Kamis, 8 Oktober 2026
- Advertisement -

Satgas Memohon Agar Masyarakat Tidak Tolak Vaksin

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Satgas Penanganan Covid-19 memohon masyarakat tidak menolak program vaksinasi Covid-19 dari pemerintah. Sebab, melalui program ini, dapat membentuk kekebalan komunitas atau herd immunity.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan, vaksin yang diberikan kepada warga aman dan berkhasiat. Seperti vaksin Sinovac memiliki efikasi sebesar 63,5 persen di Indonesia.

“Kami telah menerima rekomendasi dari WHO bahwa nilai efikasi di atas 50 persen dapat diterima. Dan kita tahu, jika angka lebih rendah, tentunya orang yang akan divaksinasi akan lebih banyak jumlahnya. Dan, itu saya kira adalah tantangan untuk berbagai negara di dunia termasuk Indonesia,” sebut Prof Wiku.

Pemerintah akan terus memastikan bahwa program vaksinasi akan berjalan dengan baik dan terus mengikuti hasil uji klinis vaksin Covid-19 di berbagai belahan dunia dengan beragam jenis vaksin. Hal itu demi tercapainya herd immunity di Indonesia.

Baca Juga:  Pegawai Diminta Netral

Untuk hasil uji klinis tahap 3 di Indonesia sendiri, vaksin Sinovac telah lulus dan memiliki Emergency Use of Authorization (EUA) yang dikeluarkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dalam uji klinis tahap 3, dilakukan oleh Universitas Padjajaran Bandung dan PT Bio Farma untuk memastikan prosesnya berjalan lancar.

Pemerintah juga melibatkan para pakar dalam proses uji klinis tahap 3 termasuk program vaksinasi. Dan, dalam prosesnya, pemerintah juga bersikap transparan dan terus menginformasikan kepada masyarakat tentang perkembangan uji klinis vaksin Covid-19.

Pemerintah juga mengimbau warga agar tetap menerapkan protokol kesehatan 3M yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan secara rutin menggunakan air mengalir. Kegiatan ini wajib dilakukan oleh seluruh warga, termasuk yang sudah disuntik vaksin.

Baca Juga:  Pengadaan e-Blue Belum Tersedia di Dumai

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Satgas Penanganan Covid-19 memohon masyarakat tidak menolak program vaksinasi Covid-19 dari pemerintah. Sebab, melalui program ini, dapat membentuk kekebalan komunitas atau herd immunity.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan, vaksin yang diberikan kepada warga aman dan berkhasiat. Seperti vaksin Sinovac memiliki efikasi sebesar 63,5 persen di Indonesia.

“Kami telah menerima rekomendasi dari WHO bahwa nilai efikasi di atas 50 persen dapat diterima. Dan kita tahu, jika angka lebih rendah, tentunya orang yang akan divaksinasi akan lebih banyak jumlahnya. Dan, itu saya kira adalah tantangan untuk berbagai negara di dunia termasuk Indonesia,” sebut Prof Wiku.

Pemerintah akan terus memastikan bahwa program vaksinasi akan berjalan dengan baik dan terus mengikuti hasil uji klinis vaksin Covid-19 di berbagai belahan dunia dengan beragam jenis vaksin. Hal itu demi tercapainya herd immunity di Indonesia.

Baca Juga:  Polri Siapkan Telegram Restorative Justice

Untuk hasil uji klinis tahap 3 di Indonesia sendiri, vaksin Sinovac telah lulus dan memiliki Emergency Use of Authorization (EUA) yang dikeluarkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dalam uji klinis tahap 3, dilakukan oleh Universitas Padjajaran Bandung dan PT Bio Farma untuk memastikan prosesnya berjalan lancar.

- Advertisement -

Pemerintah juga melibatkan para pakar dalam proses uji klinis tahap 3 termasuk program vaksinasi. Dan, dalam prosesnya, pemerintah juga bersikap transparan dan terus menginformasikan kepada masyarakat tentang perkembangan uji klinis vaksin Covid-19.

Pemerintah juga mengimbau warga agar tetap menerapkan protokol kesehatan 3M yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan secara rutin menggunakan air mengalir. Kegiatan ini wajib dilakukan oleh seluruh warga, termasuk yang sudah disuntik vaksin.

- Advertisement -
Baca Juga:  Korupsi Asabri dan Jiwasraya Modus Operandinya Sama

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Satgas Penanganan Covid-19 memohon masyarakat tidak menolak program vaksinasi Covid-19 dari pemerintah. Sebab, melalui program ini, dapat membentuk kekebalan komunitas atau herd immunity.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan, vaksin yang diberikan kepada warga aman dan berkhasiat. Seperti vaksin Sinovac memiliki efikasi sebesar 63,5 persen di Indonesia.

“Kami telah menerima rekomendasi dari WHO bahwa nilai efikasi di atas 50 persen dapat diterima. Dan kita tahu, jika angka lebih rendah, tentunya orang yang akan divaksinasi akan lebih banyak jumlahnya. Dan, itu saya kira adalah tantangan untuk berbagai negara di dunia termasuk Indonesia,” sebut Prof Wiku.

Pemerintah akan terus memastikan bahwa program vaksinasi akan berjalan dengan baik dan terus mengikuti hasil uji klinis vaksin Covid-19 di berbagai belahan dunia dengan beragam jenis vaksin. Hal itu demi tercapainya herd immunity di Indonesia.

Baca Juga:  Dikabarkan Kondisi Kesehatan Habib Rizieq Memburuk, Ini Kata Polisi

Untuk hasil uji klinis tahap 3 di Indonesia sendiri, vaksin Sinovac telah lulus dan memiliki Emergency Use of Authorization (EUA) yang dikeluarkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dalam uji klinis tahap 3, dilakukan oleh Universitas Padjajaran Bandung dan PT Bio Farma untuk memastikan prosesnya berjalan lancar.

Pemerintah juga melibatkan para pakar dalam proses uji klinis tahap 3 termasuk program vaksinasi. Dan, dalam prosesnya, pemerintah juga bersikap transparan dan terus menginformasikan kepada masyarakat tentang perkembangan uji klinis vaksin Covid-19.

Pemerintah juga mengimbau warga agar tetap menerapkan protokol kesehatan 3M yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan secara rutin menggunakan air mengalir. Kegiatan ini wajib dilakukan oleh seluruh warga, termasuk yang sudah disuntik vaksin.

Baca Juga:  Segel Mobil Mewah Tunggak Pajak

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari