Jumat, 22 November 2024

Jokowi Perlu Publikasikan Saja Nama Calon Menteri

- Advertisement -

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Pengamat politik Ujang Komaruddin menilai Presiden Joko Widodo alias Jokowi perlu mempublikasikan ke publik nama-nama calon menteri yang direkomendasikan partai politik.

Menurut Ujang, publikasi akan sangat membantu presiden dalam menjaring calon menteri yang benar-benar kompeten di bidangnya masing-masing.

- Advertisement -

“Saya kira publikasi perlu, agar masyarakat bisa menilai track record nama-nama yang diusulkan tiap-tiap parpol yang ada,” ujar Ujang kepada JPNN, Selasa (23/7).

Dosen di Universitas Al Azhar Indonesia ini juga menilai, publikasi penting agar nantinya presiden terbebas dari opini-opini miring ketika menteri yang dipilih tidak mampu bekerja.

“Jadi, sangat penting agar publik juga bisa membandingkan dengan calon menteri dari kalangan profesional,” katanya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Anies Baswedan Salah Satu Pendiri Ormas Nasional Demokrat, Harus Diingat

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review ini membenarkan, memilih menteri memang hak prerogatif presiden. Namun, hasilnya akan lebih selektif jika membuka ruang bagi masyarakat memberi masukan.(gir)

Sumber: JPNN.com
Editor: Deslina

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Pengamat politik Ujang Komaruddin menilai Presiden Joko Widodo alias Jokowi perlu mempublikasikan ke publik nama-nama calon menteri yang direkomendasikan partai politik.

Menurut Ujang, publikasi akan sangat membantu presiden dalam menjaring calon menteri yang benar-benar kompeten di bidangnya masing-masing.

- Advertisement -

“Saya kira publikasi perlu, agar masyarakat bisa menilai track record nama-nama yang diusulkan tiap-tiap parpol yang ada,” ujar Ujang kepada JPNN, Selasa (23/7).

Dosen di Universitas Al Azhar Indonesia ini juga menilai, publikasi penting agar nantinya presiden terbebas dari opini-opini miring ketika menteri yang dipilih tidak mampu bekerja.

- Advertisement -

“Jadi, sangat penting agar publik juga bisa membandingkan dengan calon menteri dari kalangan profesional,” katanya.

Baca Juga:  645 Pemilih Tidak Penuhi Syarat di Bengkalis

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review ini membenarkan, memilih menteri memang hak prerogatif presiden. Namun, hasilnya akan lebih selektif jika membuka ruang bagi masyarakat memberi masukan.(gir)

Sumber: JPNN.com
Editor: Deslina

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari