Sabtu, 21 Februari 2026
- Advertisement -

Partai SBY Tak Baik Jadi Pendukung Pemerintah Jokowi, Itu Saran Max

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat (PD) Max Sopacua menyampaikan pandangan pribadinya terkait arah koalisi partai tempatnya bernaung setelah Pilpres 2019. Mantan penyiar TVRI itu meminta PD berada di luar pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

“Tidak harus semua partai itu berada di dalam satu rumah,” kata Max saat dihubungi, Selasa (9/7).

Menurut dia, iklim demokrasi tidak akan baik jika partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono itu menjadi pendukung pemerintahan Presiden Jokowi. Karena itu Max mendorong PD menjadi pengawas bagi jalannya pemerintahan.

“Untuk apa bernegara kalau semua masuk dalam satu lubang. Nanti berantam di lubang itu. Seharusnya ada sistem kontrol sosial dari luar yang namanya disebut oposisi atau partai di luar pemerintahan,” ucapnya.

Baca Juga:  Data Internal, PAN Klaim Menang di Siak, Bengkalis dan Rohul

Max pun menegaskan sikapnya yang tak setuju bila PD menjadi bagian pemerintahan Jokowi. Untuk itu, dia berencana menyampaikan pandangan politiknya dalam rapat internal PD.

“Saya tidak setuju (Demokrat di pemerintahan). Biarkanlah, harus ada partai oposisi. Demokrat tidak usah di dalam pemerintahan,” pungkas dia.(mg10)

Sumber: JPNN.com
Editor: Deslina

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat (PD) Max Sopacua menyampaikan pandangan pribadinya terkait arah koalisi partai tempatnya bernaung setelah Pilpres 2019. Mantan penyiar TVRI itu meminta PD berada di luar pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

“Tidak harus semua partai itu berada di dalam satu rumah,” kata Max saat dihubungi, Selasa (9/7).

Menurut dia, iklim demokrasi tidak akan baik jika partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono itu menjadi pendukung pemerintahan Presiden Jokowi. Karena itu Max mendorong PD menjadi pengawas bagi jalannya pemerintahan.

“Untuk apa bernegara kalau semua masuk dalam satu lubang. Nanti berantam di lubang itu. Seharusnya ada sistem kontrol sosial dari luar yang namanya disebut oposisi atau partai di luar pemerintahan,” ucapnya.

Baca Juga:  Kesuksesan Formula E Kartu Mati bagi PSI, Dulu Paling Lancang Mengkritisi

Max pun menegaskan sikapnya yang tak setuju bila PD menjadi bagian pemerintahan Jokowi. Untuk itu, dia berencana menyampaikan pandangan politiknya dalam rapat internal PD.

“Saya tidak setuju (Demokrat di pemerintahan). Biarkanlah, harus ada partai oposisi. Demokrat tidak usah di dalam pemerintahan,” pungkas dia.(mg10)

- Advertisement -

Sumber: JPNN.com
Editor: Deslina

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat (PD) Max Sopacua menyampaikan pandangan pribadinya terkait arah koalisi partai tempatnya bernaung setelah Pilpres 2019. Mantan penyiar TVRI itu meminta PD berada di luar pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

“Tidak harus semua partai itu berada di dalam satu rumah,” kata Max saat dihubungi, Selasa (9/7).

Menurut dia, iklim demokrasi tidak akan baik jika partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono itu menjadi pendukung pemerintahan Presiden Jokowi. Karena itu Max mendorong PD menjadi pengawas bagi jalannya pemerintahan.

“Untuk apa bernegara kalau semua masuk dalam satu lubang. Nanti berantam di lubang itu. Seharusnya ada sistem kontrol sosial dari luar yang namanya disebut oposisi atau partai di luar pemerintahan,” ucapnya.

Baca Juga:  Masyarakat Sipil Laporkan Zulhas ke Bawaslu

Max pun menegaskan sikapnya yang tak setuju bila PD menjadi bagian pemerintahan Jokowi. Untuk itu, dia berencana menyampaikan pandangan politiknya dalam rapat internal PD.

“Saya tidak setuju (Demokrat di pemerintahan). Biarkanlah, harus ada partai oposisi. Demokrat tidak usah di dalam pemerintahan,” pungkas dia.(mg10)

Sumber: JPNN.com
Editor: Deslina

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari