Minggu, 31 Mei 2026
- Advertisement -

Animo Masuk Pendidikan Agama Tinggi

(RIAUPOS.CO) — Minat masyarakat untuk memberikan pendidikan agama bagi anak-anaknya diperkirakan mengalami peningkatan. Hal itu ditandainya dengan bertambah banyaknya pendaftar untuk mengikuti pendidikan di sekolah berbasiskan keagamaan baik pesantren maupun sekolah negeri.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati (Wabup) Rokan Hilir (Rohil) Drs H Jamiludin kemarin.

“Ada dua keuntungan yang diperoleh sekolah agama, pertama dapat pelajaran umum tapi juga dapat pelajaran agama. Jangan pandang rendah tamat Aliyah, saya tamat Aliyah tapi bisa jadi wakil bupati,” kata Jamiludin.

Ia menerangkan, apa yang diajarkan di sekolah umum juga dipelajari di Aliyah, belajar biologi, kimia matematika di sekolah umum, di Aliyah juga belajar yang sama. Hal itu ditambah belajar tauhid, fiqih dan Alquran hadits, sementara di sekolah umum tidak.

Baca Juga:  Bupati Siak: Niat Lurus Kunci Ibadah Haji

“Banyak untungnya dan intinya orang tua harus mendukung apapun langkah yang ingin di ambil pihak madrasah, selagi itu untuk kebaikan anak,” katanya.

Penilaian serupa turut dikemukakan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Rokan Hilir (Rohil) H Agustiar SAg, Rabu (19/6).

“Antusiasme masyarakat untuk menyekolahkan anaknya ke madrasah tiap tahunnya terus meningkat. Saat ini pendaftaran belum dimulai, namun sudah ada orang tua yang mengambil formulir pendaftaran ke MTs dan madrasah, ini menunjukkan bahwa minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya ke madrasah semakin tinggi,” kata Agustiar.

Agustiar menambahkan, diperkirakan kondisi itu terjadi karena pandangan masyarakat sekarang sudah banyak terbuka untuk melirik sekolah agama.(adv)

Baca Juga:  Hari Ini Kasus Baru di Riau Bertambah 88 Orang dan 98 Sembuh

(RIAUPOS.CO) — Minat masyarakat untuk memberikan pendidikan agama bagi anak-anaknya diperkirakan mengalami peningkatan. Hal itu ditandainya dengan bertambah banyaknya pendaftar untuk mengikuti pendidikan di sekolah berbasiskan keagamaan baik pesantren maupun sekolah negeri.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati (Wabup) Rokan Hilir (Rohil) Drs H Jamiludin kemarin.

“Ada dua keuntungan yang diperoleh sekolah agama, pertama dapat pelajaran umum tapi juga dapat pelajaran agama. Jangan pandang rendah tamat Aliyah, saya tamat Aliyah tapi bisa jadi wakil bupati,” kata Jamiludin.

Ia menerangkan, apa yang diajarkan di sekolah umum juga dipelajari di Aliyah, belajar biologi, kimia matematika di sekolah umum, di Aliyah juga belajar yang sama. Hal itu ditambah belajar tauhid, fiqih dan Alquran hadits, sementara di sekolah umum tidak.

Baca Juga:  Evaluasi Kinerja Kecamatan Jadi Motivasi Camat

“Banyak untungnya dan intinya orang tua harus mendukung apapun langkah yang ingin di ambil pihak madrasah, selagi itu untuk kebaikan anak,” katanya.

- Advertisement -

Penilaian serupa turut dikemukakan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Rokan Hilir (Rohil) H Agustiar SAg, Rabu (19/6).

“Antusiasme masyarakat untuk menyekolahkan anaknya ke madrasah tiap tahunnya terus meningkat. Saat ini pendaftaran belum dimulai, namun sudah ada orang tua yang mengambil formulir pendaftaran ke MTs dan madrasah, ini menunjukkan bahwa minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya ke madrasah semakin tinggi,” kata Agustiar.

- Advertisement -

Agustiar menambahkan, diperkirakan kondisi itu terjadi karena pandangan masyarakat sekarang sudah banyak terbuka untuk melirik sekolah agama.(adv)

Baca Juga:  Bupati Kuansing Silaturahmi Dengan Mantan Kapolres di Makkah
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

(RIAUPOS.CO) — Minat masyarakat untuk memberikan pendidikan agama bagi anak-anaknya diperkirakan mengalami peningkatan. Hal itu ditandainya dengan bertambah banyaknya pendaftar untuk mengikuti pendidikan di sekolah berbasiskan keagamaan baik pesantren maupun sekolah negeri.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati (Wabup) Rokan Hilir (Rohil) Drs H Jamiludin kemarin.

“Ada dua keuntungan yang diperoleh sekolah agama, pertama dapat pelajaran umum tapi juga dapat pelajaran agama. Jangan pandang rendah tamat Aliyah, saya tamat Aliyah tapi bisa jadi wakil bupati,” kata Jamiludin.

Ia menerangkan, apa yang diajarkan di sekolah umum juga dipelajari di Aliyah, belajar biologi, kimia matematika di sekolah umum, di Aliyah juga belajar yang sama. Hal itu ditambah belajar tauhid, fiqih dan Alquran hadits, sementara di sekolah umum tidak.

Baca Juga:  Banyak Kadis Bekerja Setengah Hati, Eet Minta Gubri Segera Ganti

“Banyak untungnya dan intinya orang tua harus mendukung apapun langkah yang ingin di ambil pihak madrasah, selagi itu untuk kebaikan anak,” katanya.

Penilaian serupa turut dikemukakan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Rokan Hilir (Rohil) H Agustiar SAg, Rabu (19/6).

“Antusiasme masyarakat untuk menyekolahkan anaknya ke madrasah tiap tahunnya terus meningkat. Saat ini pendaftaran belum dimulai, namun sudah ada orang tua yang mengambil formulir pendaftaran ke MTs dan madrasah, ini menunjukkan bahwa minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya ke madrasah semakin tinggi,” kata Agustiar.

Agustiar menambahkan, diperkirakan kondisi itu terjadi karena pandangan masyarakat sekarang sudah banyak terbuka untuk melirik sekolah agama.(adv)

Baca Juga:  Hari Ini Kasus Baru di Riau Bertambah 88 Orang dan 98 Sembuh

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari