Sabtu, 10 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Shinta Bachir Kesulitan Eksplore Peran di Film

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Shinta Bachir mengakui bahwa dirinya sudah diidentikkan dengan imej seksi di dunia film. Gara-gara imej itu terlalu lengket pada dirinya, pemain film Suster Keramas itu mengaku malah kesulitan melakukan eksplorasi peran.

Shinta Bachir sejatinya tertantang untuk mendapatkan peran yang bagus. Karena sesuai dengan keyakinannya, mampu menjalani banyak peran di dunia film. Namun sayangnya dia tidak mendapat kesempatan untuk mengeksplore banyak peran. Salah satu penyebabnya, kata Shinta Bachir, dia sudah diidentikkan dengan perempuan seksi. Tawaran peran yang kerap disodorkan kepadanya lagi-lagi peran seksi.

Shinta Bachir mengaku bosan dengan peran kayak gitu terus. Dia justru merasa tertantang untuk main di film action di tahun depan. Mengingat dia termasuk perempuan tomboy, Shinta Bachir optimistis akan mampu bermain dalam film action dengan baik.

Baca Juga:  Pandemi Covid-19 di Indonesia, Australia Sementara Tarik Dubes

"Pengin film action gitu sih. Sebenarnya saya kan orangnya tomboy ya, cuma di Indonesia ketika dicap artis seksi tidak diberi kesempatan dengan peran yang lain," ucap Shinta Bachir saat ditemui di Bandara Soekarno- Hatta, Jakarta, Jumat (27/12).

Seolah hendak membuktikan kalau dia bisa menjawab tantangan dalam peran, Shinta Bachir menceritakan pengalamannya dulu ketika memerankan sebuah karakter perempuan Jawa dalam sebuah sinetron. Menurut penuturannya, banyak pihak menyangsikan kalau dia akan mampu memerankannya. Namun Shinta Bachir mampu membuktikan bisa memainkan peran itu dengan baik.

"Kayak dulu di sinetron enggak ada yang nyangka aku bisa peranin perempuan jawa. Tapi begitu saya peranin, sukses kan," tutur perempuan kelahiran Wonosobo.

Baca Juga:  "A Quiet Place Part II" Tunda Rilis hingga September 2021

Beberapa tahun belakangan Shinta Bachir beberapa kali mendapat tawaran bermain film. Tapi dia menyesalkan tawaran yang masuk adalah peran seksi. Dia pun memilih tidak mengambil tawaran itu. Dia lebih senang menjalani bisnis kuliner yang dimulainya sejak sekitar 2015 silam.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Shinta Bachir mengakui bahwa dirinya sudah diidentikkan dengan imej seksi di dunia film. Gara-gara imej itu terlalu lengket pada dirinya, pemain film Suster Keramas itu mengaku malah kesulitan melakukan eksplorasi peran.

Shinta Bachir sejatinya tertantang untuk mendapatkan peran yang bagus. Karena sesuai dengan keyakinannya, mampu menjalani banyak peran di dunia film. Namun sayangnya dia tidak mendapat kesempatan untuk mengeksplore banyak peran. Salah satu penyebabnya, kata Shinta Bachir, dia sudah diidentikkan dengan perempuan seksi. Tawaran peran yang kerap disodorkan kepadanya lagi-lagi peran seksi.

Shinta Bachir mengaku bosan dengan peran kayak gitu terus. Dia justru merasa tertantang untuk main di film action di tahun depan. Mengingat dia termasuk perempuan tomboy, Shinta Bachir optimistis akan mampu bermain dalam film action dengan baik.

Baca Juga:  Guru Penggerak Isi Kekosongan Kepsek

"Pengin film action gitu sih. Sebenarnya saya kan orangnya tomboy ya, cuma di Indonesia ketika dicap artis seksi tidak diberi kesempatan dengan peran yang lain," ucap Shinta Bachir saat ditemui di Bandara Soekarno- Hatta, Jakarta, Jumat (27/12).

Seolah hendak membuktikan kalau dia bisa menjawab tantangan dalam peran, Shinta Bachir menceritakan pengalamannya dulu ketika memerankan sebuah karakter perempuan Jawa dalam sebuah sinetron. Menurut penuturannya, banyak pihak menyangsikan kalau dia akan mampu memerankannya. Namun Shinta Bachir mampu membuktikan bisa memainkan peran itu dengan baik.

- Advertisement -

"Kayak dulu di sinetron enggak ada yang nyangka aku bisa peranin perempuan jawa. Tapi begitu saya peranin, sukses kan," tutur perempuan kelahiran Wonosobo.

Baca Juga:  Lanal Dumai Gagalkan Penyeludupan 1 Kg Sabu-Sabu

Beberapa tahun belakangan Shinta Bachir beberapa kali mendapat tawaran bermain film. Tapi dia menyesalkan tawaran yang masuk adalah peran seksi. Dia pun memilih tidak mengambil tawaran itu. Dia lebih senang menjalani bisnis kuliner yang dimulainya sejak sekitar 2015 silam.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Shinta Bachir mengakui bahwa dirinya sudah diidentikkan dengan imej seksi di dunia film. Gara-gara imej itu terlalu lengket pada dirinya, pemain film Suster Keramas itu mengaku malah kesulitan melakukan eksplorasi peran.

Shinta Bachir sejatinya tertantang untuk mendapatkan peran yang bagus. Karena sesuai dengan keyakinannya, mampu menjalani banyak peran di dunia film. Namun sayangnya dia tidak mendapat kesempatan untuk mengeksplore banyak peran. Salah satu penyebabnya, kata Shinta Bachir, dia sudah diidentikkan dengan perempuan seksi. Tawaran peran yang kerap disodorkan kepadanya lagi-lagi peran seksi.

Shinta Bachir mengaku bosan dengan peran kayak gitu terus. Dia justru merasa tertantang untuk main di film action di tahun depan. Mengingat dia termasuk perempuan tomboy, Shinta Bachir optimistis akan mampu bermain dalam film action dengan baik.

Baca Juga:  KPK Panggil 6 Orang Saksi Terkait DAK Kota Dumai, Dua di Antaranya ASN

"Pengin film action gitu sih. Sebenarnya saya kan orangnya tomboy ya, cuma di Indonesia ketika dicap artis seksi tidak diberi kesempatan dengan peran yang lain," ucap Shinta Bachir saat ditemui di Bandara Soekarno- Hatta, Jakarta, Jumat (27/12).

Seolah hendak membuktikan kalau dia bisa menjawab tantangan dalam peran, Shinta Bachir menceritakan pengalamannya dulu ketika memerankan sebuah karakter perempuan Jawa dalam sebuah sinetron. Menurut penuturannya, banyak pihak menyangsikan kalau dia akan mampu memerankannya. Namun Shinta Bachir mampu membuktikan bisa memainkan peran itu dengan baik.

"Kayak dulu di sinetron enggak ada yang nyangka aku bisa peranin perempuan jawa. Tapi begitu saya peranin, sukses kan," tutur perempuan kelahiran Wonosobo.

Baca Juga:  SMAN 2 Kuok Terima CSR dari PT Wijaya Karya (Pesero) Tbk

Beberapa tahun belakangan Shinta Bachir beberapa kali mendapat tawaran bermain film. Tapi dia menyesalkan tawaran yang masuk adalah peran seksi. Dia pun memilih tidak mengambil tawaran itu. Dia lebih senang menjalani bisnis kuliner yang dimulainya sejak sekitar 2015 silam.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari