Rabu, 10 Juni 2026
- Advertisement -

Cegah Macet, U-Turn Ditutup

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Menutup u-turn menjadi cara yang diambil Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di Jalan Tuanku Tambusai. Penutupan u-turn ada yang dilakukan penuh maupun setengah.

Beberapa u-turn di Jalan Tuanku Tambusai yang dipasang pembatas jalan atau separator adalah di depan Mal Living World. Berdasrakan informasi Dishub Pekanbaru, penutupan u-turn di sini dilakukan penuh.

Kemudian u-turn dekat simpang Jalan Paus buka sebagian. Bagian tengah u-turn dipasang pembatas jalan atau separotor. Sehingga mobil yang berbelok hanya bisa satu lapis di masing-masing sisi.

Kemudian, kendaraan yang berbelok di u-turn dekat simpang Jalan Belimbing/Manggis, tidak boleh langsung crossing ke Jalan Manggis.

Baca Juga:  3.205 KPM Terima BST

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru Yuliarso mengatakan, penutupan dilakukan guna mengurangi kemacetan akibat pengendara yang berbelok di u turn. Atas penutupan u turn di beberapa titik ini, Yuliarso katakan pihaknya telah berkoordinasi dengan jajaran satuan polisi lalu lintas Polresta Pekanbaru. "Namun ada beberapa rambu-rambu yang harus kami persiapkan. Maka, ini akan berlaku dalam berjalan waktu. Tapi untuk pembatas jalan sudah mulai kami pasang,"ujarnya.

Terkait masih adanya oknum pengendara yang membuka pembatas jalan atau separator tersebut, Dishub bersama aparat kepolisian akan memberikan waktu dalam satu pekan untuk menyosialisasikannya. 

"Imbauan kami kepada masyarakat mari kita ikuti rekayasa lalu lintas ini supaya pihak lain tidak dirugikan. Karena ini juga untuk kepentingan kita bersama. Sehingga kota ini lebih nyaman digunakan untuk lalu lintas," harapnya. 

Baca Juga:  Sudah 4.500 Pasangan Menikah

Pantauan Riau Pos, Selasa (26/11) di u-turn Jalan Tuanku Tambusai dekat Mal Living World, water barrier sebagian berpindah. Kendaran roda dua maupun roda empat berbelok di u turn tersebut. Tidak terlihat ada petugas yang berjaga. Diduga, separator dipindahkan oleh pengendara yang hendak berbelok di u turn itu.(yls)

Laporan DOFI ISKANDAR, Kota

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Menutup u-turn menjadi cara yang diambil Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di Jalan Tuanku Tambusai. Penutupan u-turn ada yang dilakukan penuh maupun setengah.

Beberapa u-turn di Jalan Tuanku Tambusai yang dipasang pembatas jalan atau separator adalah di depan Mal Living World. Berdasrakan informasi Dishub Pekanbaru, penutupan u-turn di sini dilakukan penuh.

Kemudian u-turn dekat simpang Jalan Paus buka sebagian. Bagian tengah u-turn dipasang pembatas jalan atau separotor. Sehingga mobil yang berbelok hanya bisa satu lapis di masing-masing sisi.

Kemudian, kendaraan yang berbelok di u-turn dekat simpang Jalan Belimbing/Manggis, tidak boleh langsung crossing ke Jalan Manggis.

Baca Juga:  Samsung Store Buka Pre-order Pertama Galaxy Z Flip

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru Yuliarso mengatakan, penutupan dilakukan guna mengurangi kemacetan akibat pengendara yang berbelok di u turn. Atas penutupan u turn di beberapa titik ini, Yuliarso katakan pihaknya telah berkoordinasi dengan jajaran satuan polisi lalu lintas Polresta Pekanbaru. "Namun ada beberapa rambu-rambu yang harus kami persiapkan. Maka, ini akan berlaku dalam berjalan waktu. Tapi untuk pembatas jalan sudah mulai kami pasang,"ujarnya.

- Advertisement -

Terkait masih adanya oknum pengendara yang membuka pembatas jalan atau separator tersebut, Dishub bersama aparat kepolisian akan memberikan waktu dalam satu pekan untuk menyosialisasikannya. 

"Imbauan kami kepada masyarakat mari kita ikuti rekayasa lalu lintas ini supaya pihak lain tidak dirugikan. Karena ini juga untuk kepentingan kita bersama. Sehingga kota ini lebih nyaman digunakan untuk lalu lintas," harapnya. 

- Advertisement -
Baca Juga:  Penataan Kawasan Agus Salim, Disperindag Diminta Tak Lepas Tangan

Pantauan Riau Pos, Selasa (26/11) di u-turn Jalan Tuanku Tambusai dekat Mal Living World, water barrier sebagian berpindah. Kendaran roda dua maupun roda empat berbelok di u turn tersebut. Tidak terlihat ada petugas yang berjaga. Diduga, separator dipindahkan oleh pengendara yang hendak berbelok di u turn itu.(yls)

Laporan DOFI ISKANDAR, Kota

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Menutup u-turn menjadi cara yang diambil Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di Jalan Tuanku Tambusai. Penutupan u-turn ada yang dilakukan penuh maupun setengah.

Beberapa u-turn di Jalan Tuanku Tambusai yang dipasang pembatas jalan atau separator adalah di depan Mal Living World. Berdasrakan informasi Dishub Pekanbaru, penutupan u-turn di sini dilakukan penuh.

Kemudian u-turn dekat simpang Jalan Paus buka sebagian. Bagian tengah u-turn dipasang pembatas jalan atau separotor. Sehingga mobil yang berbelok hanya bisa satu lapis di masing-masing sisi.

Kemudian, kendaraan yang berbelok di u-turn dekat simpang Jalan Belimbing/Manggis, tidak boleh langsung crossing ke Jalan Manggis.

Baca Juga:  Sudah 4.500 Pasangan Menikah

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru Yuliarso mengatakan, penutupan dilakukan guna mengurangi kemacetan akibat pengendara yang berbelok di u turn. Atas penutupan u turn di beberapa titik ini, Yuliarso katakan pihaknya telah berkoordinasi dengan jajaran satuan polisi lalu lintas Polresta Pekanbaru. "Namun ada beberapa rambu-rambu yang harus kami persiapkan. Maka, ini akan berlaku dalam berjalan waktu. Tapi untuk pembatas jalan sudah mulai kami pasang,"ujarnya.

Terkait masih adanya oknum pengendara yang membuka pembatas jalan atau separator tersebut, Dishub bersama aparat kepolisian akan memberikan waktu dalam satu pekan untuk menyosialisasikannya. 

"Imbauan kami kepada masyarakat mari kita ikuti rekayasa lalu lintas ini supaya pihak lain tidak dirugikan. Karena ini juga untuk kepentingan kita bersama. Sehingga kota ini lebih nyaman digunakan untuk lalu lintas," harapnya. 

Baca Juga:  Jalan Rusak, Pemko Harus Tegas

Pantauan Riau Pos, Selasa (26/11) di u-turn Jalan Tuanku Tambusai dekat Mal Living World, water barrier sebagian berpindah. Kendaran roda dua maupun roda empat berbelok di u turn tersebut. Tidak terlihat ada petugas yang berjaga. Diduga, separator dipindahkan oleh pengendara yang hendak berbelok di u turn itu.(yls)

Laporan DOFI ISKANDAR, Kota

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari