Categories: Siak

Penangkaran Walet Dikeluhkan, Lurah Siak Siap Koordinasi dengan Satpol PP

SIAK SRIINDRAPURA (RIAUPOS.CO) – Warga Kelurahan Kampung Dalam, Kabupaten Siak mengeluhkan suara bising dari aktivitas penangkaran burung walet, terutama pada pagi dan senja hari. Keluhan tersebut disampaikan langsung kepada pihak kelurahan dengan mempertanyakan sanksi bagi pemilik usaha yang dinilai abai terhadap lingkungan sekitar.

Lurah Kampung Dalam, Romadella yang akrab disapa Ade Minan, membenarkan adanya pengaduan tersebut. Ia menyebutkan akan segera berkoordinasi dengan Satpol PP terkait persoalan ini.

Menurutnya, dalam Perda Nomor 18 Tahun 2018 tentang Izin Pengelolaan dan Pengusahaan Penangkaran Burung Walet, disebutkan bahwa pelaku usaha wajib memiliki surat persetujuan dari masyarakat sekitar dalam radius 100 meter yang diketahui RT, RW, kepala desa/lurah, serta camat setempat.

Selain itu, pemilik usaha juga harus membuat pernyataan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat di sekitar lokasi usaha dalam radius yang sama.

“Saya akan telusuri hal ini, sejauh mana kedua poin ini, dan poin-poin lainnya sesuai Perda direalisasikan,” tegasnya, Ahad (22/2) siang.

Ia menambahkan, sesuai ketentuan perda, penangkaran walet hanya diperbolehkan di luar wilayah Cagar Budaya dan Kota Wisata. Karena itu, ia berharap para pemilik usaha bersikap kooperatif dan memperbarui izin setiap lima tahun sesuai aturan.

Diakuinya, di wilayah Kelurahan Kampung Dalam terdapat cukup banyak penangkaran sarang burung walet. Pihaknya berjanji akan melakukan pendataan ulang dan memastikan kelengkapan izin masing-masing usaha. Jika terbukti meresahkan warga dan tidak sesuai aturan, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan penutupan.

“Tentu saja untuk penegakan perda, kami akan bekerja sama dengan Satpol PP,” ujarnya.(mng)

Redaksi

Recent Posts

Bareskrim Polri dan Bea Cukai Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 28,3 Kg Sabu Malaysia

Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Bengkalis menggagalkan penyelundupan 28,3 kg sabu jaringan internasional dan menangkap…

2 hari ago

Kasus Kawasan Hutan Kampar, Polda Riau Resmi Tetapkan Tersangka Oknum DPRD Kampar Inisial F

Ditreskrimsus Polda Riau menetapkan anggota DPRD Kampar berinisial F (Fahmil) sebagai tersangka kasus dugaan penguasaan…

2 hari ago

Pria Asal Dairi Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Salo Kampar

Seorang pemuda asal Dairi berusia 21 tahun ditemukan meninggal tergantung di Ruko Apotek Rama Farma,…

3 hari ago

Atasi Kelangkaan dan Dugaan Mafia Solar Subsidi, DPRD Riau Bawa Wacana Pembentukan Satgas

DPRD Provinsi Riau mengusulkan pembentukan Satgas Solar terpadu untuk memberantas dugaan mafia, penyelewengan, dan antrean…

3 hari ago

Razia Pekat Satpol PP Kuansing: 6 LC diamankan, 1 LC Remaja Positif Penyakit Menular

Satpol PP Kuansing menggelar razia warung remang-remang di Desa Marsawa. Enam LC diamankan, satu di…

3 hari ago

Kesaksian Plt Kadis Perkim Pekanbaru di PN Pekanbaru: Diperas Rp35 Juta Bermodus Berita Flexing

Plt Kadis Perkim Pekanbaru Martin Manoluk memberikan kesaksian di PN Pekanbaru terkait dugaan pemerasan dan…

3 hari ago