Minggu, 6 April 2025
spot_img

Poktan Jatibaru Berdoa Turun Sawah

SIAK (RIAUPOS.CO) — Kelompok tani (poktan) Kampung Jatibaru Kecamatan Bu­nga Raya melakukan doa turun sawah. Doa turun sa­wah ini merupakan tradisi bagi warga setempat ketika melakukan tanam padi.

Kegiatan ter­sebut dihadiri Bupati Siak, perwakilan Dinas Petanian Provinsi, Dinas Pertanian Siak, penghulu kampung dan masyarakat melakukan doa bersama dalam rangka turun sawah, serta tanam padi serentak pada kegiatan akhir pekan.

Usai melakukan doa turun ke sawah, Bupati Alfedri bersama-sama kelompok tani melakukan tanam padi legawa di persawahan Jatibaru. Alfedri berharap tanaman ini nantinya dapat menghasilkan panen yang bagus.

Bupati Siak mengatakan doa turun sawah ini merupakan bentuk syukur kepada Allah atas keberkahan terhadap pertanian.

Baca Juga:  Membuka Diri untuk Penelitian Budaya Melayu

"Doa turun sawah ini dilakukan setiap tahunnya dan menjadi tradisi bagi masyarakat setempat ketika hendak menanam padi.Saya berharap padi yang sudah ditanam bisa terhindar dari hama dan mendapat hasil yang bagus," harap Alfedri, belum lama ini.

Sekretaris Dinas Pertanian  Siak Arlisman mengatakan, tanaman padi di Kampung Jatibaru Kecamatan Bunga Raya untuk satu hektare sawah bisa menghasilkan padi sebanyak 8 ton sampai 9 ton setiap kali panen.(wik)

 

 

SIAK (RIAUPOS.CO) — Kelompok tani (poktan) Kampung Jatibaru Kecamatan Bu­nga Raya melakukan doa turun sawah. Doa turun sa­wah ini merupakan tradisi bagi warga setempat ketika melakukan tanam padi.

Kegiatan ter­sebut dihadiri Bupati Siak, perwakilan Dinas Petanian Provinsi, Dinas Pertanian Siak, penghulu kampung dan masyarakat melakukan doa bersama dalam rangka turun sawah, serta tanam padi serentak pada kegiatan akhir pekan.

Usai melakukan doa turun ke sawah, Bupati Alfedri bersama-sama kelompok tani melakukan tanam padi legawa di persawahan Jatibaru. Alfedri berharap tanaman ini nantinya dapat menghasilkan panen yang bagus.

Bupati Siak mengatakan doa turun sawah ini merupakan bentuk syukur kepada Allah atas keberkahan terhadap pertanian.

Baca Juga:  Koperasi RMB Koto Gasib Serahkan Beasiswa Pendidikan dan Rehab Masjid

"Doa turun sawah ini dilakukan setiap tahunnya dan menjadi tradisi bagi masyarakat setempat ketika hendak menanam padi.Saya berharap padi yang sudah ditanam bisa terhindar dari hama dan mendapat hasil yang bagus," harap Alfedri, belum lama ini.

Sekretaris Dinas Pertanian  Siak Arlisman mengatakan, tanaman padi di Kampung Jatibaru Kecamatan Bunga Raya untuk satu hektare sawah bisa menghasilkan padi sebanyak 8 ton sampai 9 ton setiap kali panen.(wik)

 

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Poktan Jatibaru Berdoa Turun Sawah

SIAK (RIAUPOS.CO) — Kelompok tani (poktan) Kampung Jatibaru Kecamatan Bu­nga Raya melakukan doa turun sawah. Doa turun sa­wah ini merupakan tradisi bagi warga setempat ketika melakukan tanam padi.

Kegiatan ter­sebut dihadiri Bupati Siak, perwakilan Dinas Petanian Provinsi, Dinas Pertanian Siak, penghulu kampung dan masyarakat melakukan doa bersama dalam rangka turun sawah, serta tanam padi serentak pada kegiatan akhir pekan.

Usai melakukan doa turun ke sawah, Bupati Alfedri bersama-sama kelompok tani melakukan tanam padi legawa di persawahan Jatibaru. Alfedri berharap tanaman ini nantinya dapat menghasilkan panen yang bagus.

Bupati Siak mengatakan doa turun sawah ini merupakan bentuk syukur kepada Allah atas keberkahan terhadap pertanian.

Baca Juga:  Bupati Tanam Perdana PSR

"Doa turun sawah ini dilakukan setiap tahunnya dan menjadi tradisi bagi masyarakat setempat ketika hendak menanam padi.Saya berharap padi yang sudah ditanam bisa terhindar dari hama dan mendapat hasil yang bagus," harap Alfedri, belum lama ini.

Sekretaris Dinas Pertanian  Siak Arlisman mengatakan, tanaman padi di Kampung Jatibaru Kecamatan Bunga Raya untuk satu hektare sawah bisa menghasilkan padi sebanyak 8 ton sampai 9 ton setiap kali panen.(wik)

 

 

SIAK (RIAUPOS.CO) — Kelompok tani (poktan) Kampung Jatibaru Kecamatan Bu­nga Raya melakukan doa turun sawah. Doa turun sa­wah ini merupakan tradisi bagi warga setempat ketika melakukan tanam padi.

Kegiatan ter­sebut dihadiri Bupati Siak, perwakilan Dinas Petanian Provinsi, Dinas Pertanian Siak, penghulu kampung dan masyarakat melakukan doa bersama dalam rangka turun sawah, serta tanam padi serentak pada kegiatan akhir pekan.

Usai melakukan doa turun ke sawah, Bupati Alfedri bersama-sama kelompok tani melakukan tanam padi legawa di persawahan Jatibaru. Alfedri berharap tanaman ini nantinya dapat menghasilkan panen yang bagus.

Bupati Siak mengatakan doa turun sawah ini merupakan bentuk syukur kepada Allah atas keberkahan terhadap pertanian.

Baca Juga:  Wabup Husni Merza Tanam Nanas

"Doa turun sawah ini dilakukan setiap tahunnya dan menjadi tradisi bagi masyarakat setempat ketika hendak menanam padi.Saya berharap padi yang sudah ditanam bisa terhindar dari hama dan mendapat hasil yang bagus," harap Alfedri, belum lama ini.

Sekretaris Dinas Pertanian  Siak Arlisman mengatakan, tanaman padi di Kampung Jatibaru Kecamatan Bunga Raya untuk satu hektare sawah bisa menghasilkan padi sebanyak 8 ton sampai 9 ton setiap kali panen.(wik)

 

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari