Categories: Siak

Sambut Ramadan, Alfedri Minta Potensi Gangguan Kamtibmas Dipetakan

SIAK (RIAUPOS.CO) – Bupati Siak Alfedri meminta Tim Penertiban dan Yustisi Satuan Polisi Pamong Praja berkoordinasi dengan camat dan upika, melakukan monitoring dan pengawasan kamtibmas selama Ramadan.

Hal itu disampaikan Bupati Alfedri dalam rapat sinkronisasi penyelenggaraan pemerintah daerah bersama forkopimda di Balairung Datuk Empat Suku, Kompleks Abdi Praja Siak, Rabu (30/3) siang.

Dalam rapat tersebut membahas persiapan menyambut Ramadan 1443 H, berupa mengantisipasi potensi gangguan kamtibas dan karhutla.

Bupati Alfedri menekankan hal-hal yang perlu dilakukan dalam mendukung pelaksanaan ibadah selama Ramadan, di antaranya melakukan pembatasan jam operasional warnet, penertiban tempat hiburan malam dan warung remang-remang, serta lokasi yang berpotensi terjadi penyakit masyarakat (pekat) dan gangguan sosial lainnya.

"Tolong para camat segera menyampaikan surat edaran berupa imbauan ini, sekaligus menindaklanjutinya bersama upika, supaya tempat-tempat hiburan tidak buka selama Ramadan," kata Bupati Alfedri.

Bupati Alfedri juga meminta dinas terkait melakukan pengaturan lokasi Pasar Ramadan. Meski pandemi Covid-19 menuju endemi, namun tetap berpotensi melonjak kembali.

"Pasar Ramadan supaya diatur lokasi berjualan pedagang. Yang paling penting pembeli dan pedagang tetap menerapkan prokes ketat," tegas Bupati Alfedri.

Begitu juga dengan pendistribusian kebutuhan pokok di antaranya minyak goreng, mengingat di wilayah lain, umumnya rawan terjadi antrean yang menyebabkan kerumunan.

"Meskipun ketersediaan minyak goreng di Kabupaten Siak cukup dengan harga pasar Rp24.000 per liter. dinas terkait perlu mempertimbangkan operasi pasar," sebut Bupati Alfedri.

Bupati Alfedri juga meminta dinas terkait mewaspadai penumpukan minyak goreng dan kebutuhan pokok lainnya. Tetap berkoordinasi dengan kepolisian untuk menindak tegas jika menemukan adanya penimbunan.

"Waspadai spekulan yang dikhawatirkan melakukan penumpukan. Jatah Riau 20 ribu kiloliter per pekan untuk minyak goreng curah dengan HET Rp14.000 per liter," jelas Bupati Alfedri.

Diminta Dinas Perindustrian Perdagangan selalu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam hal ketersediaan dan pendistribusian minyak goreng ini, supaya jatah tersebut bisa masuk lebih banyak lagi ke Siak.(mng)

 

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

4 jam ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

5 jam ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

5 jam ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

1 hari ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

1 hari ago

Butuh Pegawai Tangguh, BPR Indra Arta Perpanjang Pendaftaran Rekrutmen

BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…

1 hari ago