MHD AKHWAN/RIAU POS JALAN MULUS: Pengendara melintas di Jalan Unggas ujung yang badan jalanya sudah mulus diaspal oleh Pemerintah Kota Pekanbaru, Rabu (21/1/2026). Tahun ini Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak sepanjang lebih 42 kilometer.
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota Pekanbaru memastikan program perbaikan jalan rusak terus berlanjut pada tahun ini. Perbaikan tidak hanya difokuskan di pusat kota, tetapi juga menjangkau kawasan pinggiran.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan, Pemko menargetkan pengaspalan jalan rusak dengan total panjang lebih dari 42 kilometer yang tersebar di berbagai wilayah Kota Pekanbaru.
“Target perbaikan jalan rusak tahun ini harus lebih dari tahun kemarin. Kalau tahun lalu 42 kilometer, maka tahun ini harus lebih dari itu,” ujar Agung, Rabu (21/1).
Ia menjelaskan, perbaikan infrastruktur jalan menjadi salah satu program prioritas Pemko Pekanbaru pada tahun 2026. Anggaran pendukung telah disiapkan dan tercantum dalam APBD tahun berjalan.
Saat ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru mulai melakukan inventarisasi serta pemetaan ruas jalan yang mengalami kerusakan untuk ditetapkan sebagai prioritas perbaikan.
“APBD baru disahkan, masih ada mekanisme evaluasi di Pemprov Riau, kemudian kembali ke DPRD hingga ditetapkan menjadi perda. Setelah itu barulah pekerjaan yang menjadi program utama Pemko bisa dimulai,” jelasnya.
Agung menambahkan, perbaikan jalan akan dilakukan secara berkesinambungan. Ia mencontohkan capaian pada tahun 2025, di mana realisasi pengaspalan jalan rusak berhasil melampaui target awal.
Pada 2025 lalu, dari target pengaspalan 20 kilometer, Pemko Pekanbaru mampu merealisasikan perbaikan hingga 42 kilometer jalan rusak. (ilo)
Mantan Dirut PT SPRH Rahman divonis 11 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI 10…
Kebakaran menghanguskan lima kios di Jalan Belimbing, Pekanbaru. Damkar mengerahkan tujuh armada dan berhasil mencegah…
Kericuhan di DPRD Riau usai rapat Banggar memicu bentrokan dua kubu. Polisi menyelidiki insiden, sementara…
Polres Siak menyebut belum ditemukan tanda kekerasan secara kasat mata pada dokter PPDS yang meninggal.…
Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…
APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…