Wabup Rohul H Syafaruddin Poti didampingi Kadis Kominfo Rohul Suharman Nasution dan Manager PLN ULP Ujungbatu Adit Tirawan meninjau mesin pompa air di UPTD Kecamatan Ujungbatu yang terkendala hidup akibat rendahnya tegangan listrik, Jumat (22/5/2026). Dinas Kominfo Rohul untuk Riau Pos
RIAUPOS.CO – WAKIL Bupati Rokan Hulu (Rohul) H Syafaruddin Poti SH MM turun langsung meninjau kondisi mesin pompa air di UPTD Pengelolaan Air Bersih (PAB) Ujungbatu, Jumat (22/5), menyusul gangguan pelayanan air bersih yang dikeluhkan masyarakat dalam beberapa bulan terakhir.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap keluhan warga di Kecamatan Ujungbatu terkait distribusi air bersih yang belum berjalan optimal.
Diketahui, kendala dalam penyaluran air bersih kepada pelanggan terjadi akibat rendahnya tegangan listrik yang masuk ke instalasi UPTD PAB Ujungbatu. Kondisi itu membuat mesin pompa air tidak mampu bekerja secara maksimal.
Dalam peninjauan tersebut, Wabup Rohul didampingi Plt Kadis Perkim Rohul Desma Diana, Kadis Kominfo Rohul Suharman Nasution, Camat Ujungbatu Sigit Pranjoro SSTP, Kepala UPTD PAB Ujungbatu Toni Suryawan, serta Manager ULP PLN Ujungbatu Adit Tirawan.
Di hadapan pihak PLN, Syafaruddin Poti meminta agar persoalan pasokan listrik yang berdampak langsung terhadap layanan masyarakat dapat segera ditangani.
“Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, persoalan rendahnya tegangan listrik yang menyebabkan mesin pompa tidak berfungsi maksimal harus segera dicarikan solusi bersama,” tegas Wabup.
Sementara itu, Manager ULP PLN Ujungbatu Adit Tirawan menjelaskan rendahnya tegangan listrik di area UPTD PAB dipengaruhi sejumlah faktor. Di antaranya tingginya beban pelanggan umum di sekitar lokasi serta jarak antara gardu trafo dengan instalasi pelanggan.
Menurutnya, saat ini UPTD PAB Ujungbatu menggunakan tiga unit pompa, terdiri dari dua pompa berkapasitas 11 kilowatt (kW) dan satu pompa berkapasitas 45 kW.
Dari sisi daya terpasang, kebutuhan listrik masih dinilai mencukupi. Namun, jalur listrik yang digunakan saat ini masih terhubung dengan beban pelanggan umum lainnya.
“Trafo yang digunakan saat ini berkapasitas 200 kVA. Jalur tersebut juga menampung beban pelanggan lain sehingga diduga bebannya sudah cukup tinggi dan mempengaruhi tegangan listrik menuju pompa PDAM,” jelas Adit.
Sebagai langkah awal, pihak PLN akan melakukan penyesuaian pengaturan tapping trafo guna menstabilkan tegangan listrik. Selain itu, pemantauan juga akan dilakukan selama beberapa hari ke depan. (adv)
Polsek Kuantan Mudik menertibkan PETI di areal PT KTBM dan memusnahkan lima rakit tambang ilegal…
Pemkab Bengkalis mengusulkan lima lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dengan konsep pendidikan terpadu bertaraf internasional.
Pawai Waisak di Pekanbaru berlangsung meriah dengan 3.000 peserta dan 12 mobil hias meski sempat…
Polisi mengungkap kasus pembunuhan sopir truk Minyakita di Pekanbaru. Rekan kerja korban diduga menjadi otak…
PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.