Categories: Rokan Hilir

Nelayan Korban Serangan Buaya di Rokan Hilir Meninggal Setelah Dirawat Intensif

BANGKO PUSAKO (RIAUPOS.CO) – Abdul Aziz (44), nelayan asal Dusun Harapan Makmur, Kepenghuluan Sungai Manasib, Kecamatan Bangko Pusako, meninggal dunia pada Rabu (8/7/2026) malam setelah beberapa hari menjalani perawatan intensif akibat luka parah yang dideritanya karena serangan buaya.

Kabar duka tersebut dibenarkan Elyas Pical (39), warga yang juga menjadi saksi setelah peristiwa nahas itu terjadi. Menurutnya, Abdul Aziz mengembuskan napas terakhir usai menjalani perawatan di rumah sakit.

“Betul, meninggalnya tadi malam,” ujar Elyas, Kamis (9/7/2026).

Elyas menjelaskan, saat pertama kali dievakuasi ke rumah sakit, kondisi korban sangat kritis. Abdul Aziz mengalami luka serius akibat gigitan buaya, kehilangan banyak darah, serta mengalami patah tulang rusuk bagian belakang.

Setelah mendapatkan penanganan medis di RS Awal Bros Bagan Batu, kondisi korban sempat menunjukkan perkembangan yang baik. Ia bahkan sudah dapat berbincang dengan keluarga dan kembali makan seperti biasa.

Namun, kondisi tersebut tidak berlangsung lama. Korban mendadak mengalami batuk disertai sesak napas. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya pendarahan pada paru-paru sehingga tim medis melakukan operasi penyedotan cairan yang masuk ke organ tersebut.

Usai menjalani tindakan medis, kondisi Abdul Aziz kembali membaik. Sayangnya, beberapa jam kemudian kesehatannya kembali menurun hingga harus dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU). Tak lama berselang, korban dinyatakan meninggal dunia.

Elyas mengatakan, peristiwa serangan buaya itu merupakan kejadian pertama yang menimpa warga Kepenghuluan Sungai Manasib. Meski demikian, lokasi serangan dipastikan bukan berada di wilayah Sungai Manasib.

Menurutnya, insiden tersebut terjadi di kawasan Teluk Bano II, Kecamatan Pekaitan. Sebelum diserang, Abdul Aziz diketahui sedang mencari ikan di perairan Sungai Manasib, lalu berpindah lokasi hingga akhirnya tiba di Teluk Bano II.

“Kawasan tempat kejadiannya itu di daerah Teluk Bano II, Kecamatan Pekaitan. Memang waktu sebelum kejadian itu korban mencari ikan di areal Sungai Manasib, tapi berpindah-pindah sampai akhirnya sampai di Teluk Bano II tersebut,” jelas Elyas.

Saat ditemukan, korban sudah berhasil melepaskan diri dari gigitan buaya meski dalam kondisi berlumuran darah. Ketika itu Abdul Aziz berada seorang diri di atas perahu.

“Saat itu dia sendirian di boat, dan kami bantu evakuasi,” katanya.

Korban kemudian dievakuasi menuju puskesmas terdekat sebelum dirujuk ke RS Awal Bros Bagan Batu untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Diketahui, Abdul Aziz diserang buaya saat memasang jaring ikan di Sungai Rokan pada Senin (6/7/2026).(fad)

Redaksi

Recent Posts

Nurul Angely Juara Pertama Bintang Radio Kabupaten Kuansing 2026

Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…

8 jam ago

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

1 hari ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

1 hari ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

2 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

2 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

2 hari ago