Categories: Pelalawan

Jalan Langgam–Lubuk Ogung Rusak Parah, Truk Bertonase Berat Disorot

PELALAWAN (RIAUPOS.CO) – Jalan penghubung Kelurahan Langgam menuju Desa Lubuk Ogung, Kecamatan Bandar Seikijang, mengalami kerusakan parah. Di sejumlah titik, jalan dipenuhi lubang dalam yang membahayakan pengguna dan mengubah akses vital masyarakat menjadi jalur berisiko tinggi.

Kerusakan jalan tersebut diduga bukan terjadi secara alami, melainkan akibat aktivitas kendaraan bertonase berat milik perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Langgam. Lemahnya pengawasan dari instansi terkait, khususnya Dinas Perhubungan (Dishub), membuat kendaraan berat bebas melintas tanpa pengendalian.

Tokoh masyarakat Langgam, Abdul Muas, menyampaikan kondisi jalan yang rusak parah telah lama dikeluhkan warga. Banyaknya lubang dan kerusakan di berbagai titik membuat keselamatan pengguna jalan terancam.

“Di jalan ini banyak berlubang dan rusak parah di banyak titik. Akses penting masyarakat kini berubah menjadi jalur yang sangat berisiko,” ujarnya, Selasa (27/1).

Menurutnya, diperlukan keterlibatan lintas instansi untuk mengakhiri praktik saling lempar tanggung jawab yang selama ini terjadi. Ia menilai perbaikan jalan harus dibarengi dengan pengawasan ketat terhadap kendaraan yang melintas.

“Jika hanya diperbaiki oleh Dinas PUPR tanpa pengawasan Dishub terhadap kendaraan yang melebihi tonase, maka kerusakan akan kembali terjadi dalam waktu singkat,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa Atuk Muas itu juga menekankan pentingnya komitmen perusahaan yang selama ini memanfaatkan jalan publik untuk kepentingan operasional bisnis mereka.

“Kami mendesak Pemkab Pelalawan melalui Dinas PUPR segera memperbaiki jalan ini. Dishub juga harus mengambil langkah tegas, mulai dari penegakan batas tonase, sanksi bagi pelanggar, hingga kejelasan skema perbaikan jalan demi keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas PUPR Pelalawan, Irham Nisbar, menyatakan akan segera menurunkan tim ke lapangan guna melakukan peninjauan dan menentukan langkah perbaikan.

“Dalam pekan ini kami akan turun ke lokasi agar perbaikan bisa segera dilakukan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Pelalawan, Ferry Zulkarnain Fasda Bino MSi, menyebutkan pihaknya juga akan menurunkan tim pengawasan untuk mengawasi kendaraan bertonase berlebih yang melintasi jalan penghubung Kelurahan Langgam–Desa Lubuk Ogung.

Dishub Pelalawan bahkan berencana membangun portal sebagai upaya pengendalian kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL).

“Dengan langkah ini, kami optimistis jalan dapat digunakan masyarakat dalam jangka panjang. Bersama Dinas PUPR, kami juga akan memanggil perusahaan jika kedapatan armadanya melanggar batas tonase,” tutupnya. (amn)

Redaksi

Recent Posts

Peringati Waisak, PSMTI Riau Kumpulkan Ratusan Kantong Darah untuk PMI

PSMTI Riau bersama PMI Pekanbaru menggelar donor darah dalam rangka Waisak 2570 BE. Ratusan peserta…

7 jam ago

Kloter Pertama Haji Riau Berangkat dari Jeddah 4 Juni, Jemaah Diminta Patuhi Aturan

Jemaah haji Riau mulai dipulangkan dari Jeddah pada 4 Juni. Kemenhaj mengingatkan larangan membawa air…

7 jam ago

Belasan Gajah Liar Masuk Kebun Warga di Rumbai, Tim Gabungan Bergerak Tengah Malam

Sekitar 12 gajah liar masuk ke perkebunan warga di Muara Fajar, Rumbai. Tim gabungan berhasil…

8 jam ago

Program CKG Belum Diminati, Baru Setengah Juta Warga Riau Periksa Kesehatan Gratis

Program Cek Kesehatan Gratis di Riau masih minim peminat. Hingga akhir Mei 2026, baru 8,54…

11 jam ago

Awas! Buaya “Beni” Kembali Muncul di Arena Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah

Kemunculan buaya "Beni" di arena Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah membuat warga diminta waspada…

11 jam ago

Rumah Bulat dan Dua Kontrakan di Marpoyan Damai Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…

1 hari ago