Categories: Pelalawan

Banjir Jalintim Tinggal 2 Cm, Petugas Gabungan Ditarik

PANGKALANKERINCI (RIAUPOS.CO) – Tinggi air yang menggenangi Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera Km 83 Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan tinggal 2 sentimeter (cm), Jumat (16/2). Petugas gabungan di lokasi banjir pun ditarik.

‘’Pantauan di lokasi, badan jalan sudah terlihat semuanya dan nyaris tidak ada lagi genangan air yang menutupi sehingga pengendara sudah lebih leluasa melewati jalan lintas provinsi ini,” ujar Kapolres Pelalawan, AKBP Suwinto SH SIK melalui Kasatlantas AKP Akira Ceria SIK MM, Jumat (16/2).

‘’Bahkan, saat ini personel gabungan yang sebelumnya berjaga di lokasi banjir, seluruhnya telah ditarik sejak air surut. Namun demikian, petugas gabungan diintensifkan untuk melakukan patroli rutin guna memantau kelancaran arus lalu lintas,’’ tambahnya.

Dipaparkan Akira, sebenarnya kemarin petugas gabungan menargetkan penutupan atau penambalan lubang di Jalintim ini agar arus lalu lintas dapat berjalan normal.

‘’Tapi, karena faktor cuaca yakni turun derasnya hujan yang mengguyur sejak pagi hingga malam upaya penambalan jalan rusak ini sedikit terkendala dan tidak berjalan maksimal,” sebutnya.

Untuk itu, sambung Akira, pihaknya mengimbau agar pengendara kendaraan tetap fokus dan berhati-hati serta meningkatkan kewaspadaan terhadap jalan rusak sehingga tidak memberikan dampak negatif. “Kami tentunya akan tetap terus memantau perkembangan arus lalu lintas di Jalintim Kk 83 ini melalui giat patroli rutin hingga perbaikan jalan rusak ini rampung,” tuturnya.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pelalawan, Zulfan mengatakan, berdasarkan penghitungan alat pengukur level debit permukaan air Sungai Kampar di jembatan penyeberangan ponton Kecamatan Langgam, ketinggian debit level air Sungai Kampar saat ini mencapai 3,15 meter atau masuk dalam level kategori normal.

“Alhamdulillah, ketinggian banjir dari hari-kehari terus menurun sehingga aktivitas warga telah berangsur normal. Begitu juga dengan moda transportasi darat yang juga telah mulai bergerak dengan lancar dan normal. seluruh akses jalan darat  telah mulai dapat dilintasi kendaraan bermotor,’’ ujarnya.

“Sehingga petugas gabungan telah membuka arus lalu lintas dua arah di Jalintim KM 83. Begitu juga dengan banjir yang menggenangi badan Jalan di kecamatan lainnya. Seperti Jalan Pemda Desa Lubuk Ogung Kecamatan Bandar Seikijang yang saat ini juga telah nyaris kering total,”bebernya.

Disinggung terkait kembali meningkatnya curah hujan dan adanya pembukaan kembali pintu waduk PLTA Koto Panjang Kampar, mantan Sekretaris Dinas Perikanan Pelalawan ini menjelaskan, kondisi tersebut tidak akan mempengaruhi kondisi banjir di Pelalawan. “Paling dampaknya akan menyebabkan tinggi permukaan air yang merendam badan jalan, khususnya Jalintim KM 83 akan naik maksimal 5 cm,’’ ujarnya.

‘’Untuk itu, kita berharap curah hujan tidak terus meninggi sehingga tidak menyebabkan tinggi permukaan air di bagian hulu meningkat yang pengaruhnya akan kembali dirasakan masyarakat Negeri Amanah ini,” tambahnya.(amn)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

1 hari ago

Mandi di Sungai Kuantan Saat Pacu Jalur, Pasangan Suami Istri Terseret Arus

Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…

1 hari ago

SBK Apparel Siapkan Doorprize untuk Goweser Riau Pos

SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…

1 hari ago

PSPS Pekanbaru Sapu Bersih Tiga Laga Uji Coba, Modal Hadapi Championship 2026-2027

PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…

1 hari ago

Baru Dua Pekan Ditimbun, Jalan Sontang-Duri Rusak Lagi hingga Bus Nyaris Terguling

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…

1 hari ago

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Dikebut, Ditargetkan Dibuka Akhir 2026

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…

1 hari ago