Dua Jalur tengah berpacu dalam laga seru pacu jalur hari ke empat, Sabtu (22/8/2026) di Tepian Narosa Teluk Kuantan. (Desriandi Candra)
TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) — Suasana Tepian Narosa Teluk Kuantan, Sabtu (22/8/2026), kembali bergemuruh saat pacu jalur memasuki hari keempat. Ribuan penonton memadati arena dan tak henti memberikan sorakan ketika jalur jagoan mereka bertarung ketat menuju garis finis.
Memasuki hari keempat, setiap jalur harus menjalani dua putaran. Kondisi tersebut membuat kekompakan tim, strategi berpacu, serta kecepatan menjadi faktor penting untuk merebut tiket menuju hari penentuan.
Plt Bupati Kuansing H Muklisin bersama Pj Sekda Drs Muradi MSi, sejumlah kepala OPD dan tamu undangan dari luar Kuansing turut menyaksikan langsung sengitnya persaingan di Tepian Narosa.
Salah satu laga yang menyita perhatian terjadi pada hilir ke-24. Jalur Untung Bertuah Inhu, yang pernah menjadi juara Pacu Jalur Tepian Narosa, berhadapan dengan Jalur Batu Lompatan Harimau Kompe dari Desa Kinali, Kecamatan Kuantan Mudik.
Sejak dilepas dari pancang start, kedua jalur langsung berpacu ketat. Saling kejar terjadi hingga mendekati finis. Namun, Jalur Batu Lompatan Harimau Kompe yang berada di sisi kanan akhirnya lebih dulu menyentuh garis finis dan berhak melanjutkan perlombaan.
Hasil tersebut membuat Jalur Untung Bertuah Inhu harus mengubur harapan untuk kembali merebut gelar juara Pacu Jalur Tepian Narosa 2026.
Pada putaran berikutnya, Jalur Batu Lompatan Harimau Kompe menghadapi Jalur Pangeran Hilir Rantau Kuantan dari Desa Teluk Pauh, Cerenti. Persaingan kembali berlangsung sengit di tengah riuh penonton.
Kali ini, kecepatan Jalur Pangeran Hilir Rantau Kuantan tidak mampu dibendung. Jalur tersebut berhasil mengalahkan Batu Lompatan Harimau Kompe dan memastikan tiket menuju hari terakhir, Ahad (23/8/2026).
Laga tak kalah menegangkan terjadi saat Jalur Keramat Jubah Merah dari Desa Muaro Sentajo, Kecamatan Sentajo Raya, berhadapan dengan Jalur Rajo Bujang Pangean.
Keramat Jubah Merah sebelumnya diprediksi mampu mengatasi lawannya setelah meraih tiga gelar juara pacu jalur rayon 2026. Namun, Jalur Rajo Bujang justru tampil mengejutkan dan memberikan perlawanan sengit.
Rajo Bujang bahkan mampu meninggalkan lawannya dan lebih dahulu mencapai finis. Ketegangan sempat terjadi di antara kedua anak pacuan hingga nyaris memicu bentrokan. Beruntung, aparat keamanan segera bertindak dan memisahkan keduanya.
Pada putaran kedua, Rajo Bujang kembali tampil kuat saat menghadapi Jalur Tuah Keramat Bukit Embun Inhu. Meski lawannya merupakan mantan juara Pacu Jalur Tepian Narosa, Rajo Bujang mampu meraih kemenangan sekaligus memastikan tempat di hari final.
Dari seluruh perlombaan hari keempat, sebanyak 13 jalur berhasil melaju ke babak final, yakni Toduang Biso Rimbo Piako Kuantan Mudik, Bintang Emas Cahaya Intan Hulu Kuantan, Rajo Bujang Pangean, Ratu Sialang Kuantan Mudik, Alam Cahayo Tuah Nagori Cerenti, Panglima Indragiri Dubalang Hitam Inhu, Kalajengking Tigo Jumbalang Kuantan Mudik, Putri Anggun Sibiran Tulang Kuantan Mudik, Sari Jadi Gementar Alam Kuantan Hilir Seberang, Panglima Hitam Bintang Nagori Inuman, Pangeran Hilir Rantau Kuantan Cerenti, Panglima Tasik Indang Bunian Inhu, dan Panglimo Rimbo Piako Inhu.
“Alhamdulillah, pacu jalur hari ke empat berjalan lancar. Besok akan dilakukan perpacuan hari terakhir,” ujar Ketua Umum Pacu Jalur Tradisional 2026, Andi Cahyadi, usai perlombaan.
Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…
Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…
SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…
PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…
Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…
Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…