Categories: Kuantan Singingi

Pacu Jalur Hari Keempat Memanas, 13 Jalur Berhasil Tembus Final

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) — Suasana Tepian Narosa Teluk Kuantan, Sabtu (22/8/2026), kembali bergemuruh saat pacu jalur memasuki hari keempat. Ribuan penonton memadati arena dan tak henti memberikan sorakan ketika jalur jagoan mereka bertarung ketat menuju garis finis.

Memasuki hari keempat, setiap jalur harus menjalani dua putaran. Kondisi tersebut membuat kekompakan tim, strategi berpacu, serta kecepatan menjadi faktor penting untuk merebut tiket menuju hari penentuan.

Plt Bupati Kuansing H Muklisin bersama Pj Sekda Drs Muradi MSi, sejumlah kepala OPD dan tamu undangan dari luar Kuansing turut menyaksikan langsung sengitnya persaingan di Tepian Narosa.

Salah satu laga yang menyita perhatian terjadi pada hilir ke-24. Jalur Untung Bertuah Inhu, yang pernah menjadi juara Pacu Jalur Tepian Narosa, berhadapan dengan Jalur Batu Lompatan Harimau Kompe dari Desa Kinali, Kecamatan Kuantan Mudik.

Sejak dilepas dari pancang start, kedua jalur langsung berpacu ketat. Saling kejar terjadi hingga mendekati finis. Namun, Jalur Batu Lompatan Harimau Kompe yang berada di sisi kanan akhirnya lebih dulu menyentuh garis finis dan berhak melanjutkan perlombaan.

Hasil tersebut membuat Jalur Untung Bertuah Inhu harus mengubur harapan untuk kembali merebut gelar juara Pacu Jalur Tepian Narosa 2026.

Pada putaran berikutnya, Jalur Batu Lompatan Harimau Kompe menghadapi Jalur Pangeran Hilir Rantau Kuantan dari Desa Teluk Pauh, Cerenti. Persaingan kembali berlangsung sengit di tengah riuh penonton.

Kali ini, kecepatan Jalur Pangeran Hilir Rantau Kuantan tidak mampu dibendung. Jalur tersebut berhasil mengalahkan Batu Lompatan Harimau Kompe dan memastikan tiket menuju hari terakhir, Ahad (23/8/2026).

Laga tak kalah menegangkan terjadi saat Jalur Keramat Jubah Merah dari Desa Muaro Sentajo, Kecamatan Sentajo Raya, berhadapan dengan Jalur Rajo Bujang Pangean.

Keramat Jubah Merah sebelumnya diprediksi mampu mengatasi lawannya setelah meraih tiga gelar juara pacu jalur rayon 2026. Namun, Jalur Rajo Bujang justru tampil mengejutkan dan memberikan perlawanan sengit.

Rajo Bujang bahkan mampu meninggalkan lawannya dan lebih dahulu mencapai finis. Ketegangan sempat terjadi di antara kedua anak pacuan hingga nyaris memicu bentrokan. Beruntung, aparat keamanan segera bertindak dan memisahkan keduanya.

Pada putaran kedua, Rajo Bujang kembali tampil kuat saat menghadapi Jalur Tuah Keramat Bukit Embun Inhu. Meski lawannya merupakan mantan juara Pacu Jalur Tepian Narosa, Rajo Bujang mampu meraih kemenangan sekaligus memastikan tempat di hari final.

Dari seluruh perlombaan hari keempat, sebanyak 13 jalur berhasil melaju ke babak final, yakni Toduang Biso Rimbo Piako Kuantan Mudik, Bintang Emas Cahaya Intan Hulu Kuantan, Rajo Bujang Pangean, Ratu Sialang Kuantan Mudik, Alam Cahayo Tuah Nagori Cerenti, Panglima Indragiri Dubalang Hitam Inhu, Kalajengking Tigo Jumbalang Kuantan Mudik, Putri Anggun Sibiran Tulang Kuantan Mudik, Sari Jadi Gementar Alam Kuantan Hilir Seberang, Panglima Hitam Bintang Nagori Inuman, Pangeran Hilir Rantau Kuantan Cerenti, Panglima Tasik Indang Bunian Inhu, dan Panglimo Rimbo Piako Inhu.

“Alhamdulillah, pacu jalur hari ke empat berjalan lancar. Besok akan dilakukan perpacuan hari terakhir,” ujar Ketua Umum Pacu Jalur Tradisional 2026, Andi Cahyadi, usai perlombaan.

Redaksi

Recent Posts

Batal Diusulkan di Desa Wonosari, Dinsos Bengkalis Cari Lokasi Alternatif Pembangunan Sekolah Rakyat

Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…

11 jam ago

Modus Investasi Pengangkutan Batu Bara, Pria Berinisial S Ditangkap Polresta Pekanbaru

Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…

12 jam ago

UIN Suska Riau Kukuhkan Prof Afrizal Nur Sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer Pertama

Prof Dr Afrizal Nur dikukuhkan sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer UIN Suska Riau usai menyampaikan…

12 jam ago

Kabut Asap Makin Pekat, Jarak Pandang di Kota Pekanbaru Jadi 800 Meter

Kondisi kabut asap karhutla di Pekanbaru kian memburuk hingga menurunkan jarak pandang menjadi 800 meter…

15 jam ago

Putusan Banding PT Pekanbaru: Hukuman Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Diperberat 4 Tahun Penjara

Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Pekanbaru memperberat hukuman Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid menjadi 4 tahun…

2 hari ago

Panjat Atap Hingga Lompat Tembok, Tahanan Narkoba Kabur dari Lapas Pasirpengaraian

Seorang tahanan kasus narkotika berinisial RI melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Pasirpengaraian, Rohul, usai…

2 hari ago