Situasi Jalan Banglas, Kecamatan Tebingtinggi Kepulauan Meranti dipadati pengendara sepeda motor, Kamis (14/3/2024). (wira saputra/riaupos.co)
SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Sejumlah ruas jalan di Kota Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, dipadati pengendara sepeda motor menjelang waktu berbuka puasa Ramadan 1445 Hijriah.
Pantauan Riau Pos, situasi tersebut berlangsung sejak awal puasa hingga Ramadan kedua, Rabu (13/3) sore.
Di sejumlah persimpangan, pihak kepolisian tampak membantu mengurai kemacetan yang terjadi. Salah satu di antaranya persimpangan Jalan Kartini-Diponegoro.
Eny, salah seorang pengendara mengaku senang bisa jalan-jalan sore menjelang waktu berbuka puasa meski dengan kondisi kendaraan padat di jalan, terutama di sejumlah persimpangan.
“Ini sudah biasa, karena hampir setiap tahun kalau sore-sore di bulan Ramadan ini pasti ramai. Sedangkan hari biasa saja ramai kalau sore-sore, apalagi ini bulan puasa. Sambil beli jajanan puasa,” ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan Amin, yang mengaku telah terbiasa dengan kepadatan tersebut. Namun, dia memilih keluar lebih awal sekitar pukul 16.00 WIB untuk membeli juadah berbuka puasa.
“Kalau sudah pukul 17.00 WIB itu pasti padat jalannya. Makanya kalau kami pukul segitu sudah selesai membeli juadah berbuka puasanya,” ungkapnya.
Menyikapi situasi tersebut, Polres Kepulauan Meranti meminta kepada pengendara untuk mengutamakan keselamatan berlalu lintas.
Pihak kepolisian juga telah melaksanakan Apel Konsolidasi Operasi Tertib Ramadan dan Strong Point 2024 Polres Kepulauan Meranti bertempat di Taman Cikpuan Jalan Merdeka, Selasa (12/3) kemarin.
Kabag Ops Polres Kepulauan Meranti, Kompol Yudi Setiawan, menyampaikan, tujuan dilaksanakannya Operasi Tertib Ramadan 2024 dengan mengedepankan satgas preemtif dan preventif sehingga terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti.
“Serta diharapkan dapat memberikan rasa aman dan perlindungan kepada masyarakat selama pelaksanaan ibadah puasa Ramadan,” ungkapnya.
Dia juga berharap kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Tertib Ramadan 2024 ini dapat bekerja secara profesional dan penuh rasa tanggung jawab.
“Untuk personel yang melaksanakan strong point agar dapat melaksanakan sesuai dengan titik yang telah ditentukan serta selalu memberikan imbauan kepada masyarakat yang melanggar aturan dengan humanis,” ingatnya.(wir)
KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…
Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…
Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…
Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…
Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…
Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…