Categories: Kepulauan Meranti

Tiga Rumah di Selatpanjang Hangus Dilalap Api, Warga Panik Berhamburan

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Kebakaran melanda kawasan Jalan Diponegoro, Gang Cempaka, RT 01 RW 08, Kecamatan Tebingtinggi, pada Sabtu (29/11) sekitar pukul 23.30 WIB. Dalam sekejap, api membesar dan meludeskan tiga rumah yang berdempetan di permukiman padat penduduk tersebut.

Kobaran api yang membubung tinggi terlihat hingga ke jalan utama, membuat warga berhamburan keluar rumah. Sebagian berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, sementara yang lain segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Begitu menerima laporan, tim Damkar langsung meluncur ke lokasi. Tindakan cepat tersebut menjadi penyelamat agar api tidak merembet lebih luas. Lewat upaya intensif, kobaran yang berpotensi menyebabkan kerusakan lebih besar akhirnya dapat dikendalikan.

Meski api berhasil dipadamkan, suasana mencekam masih terasa. Puing hitam sisa bangunan memperlihatkan kepedihan, namun turut menunjukkan kuatnya solidaritas warga yang saling membantu sejak awal kejadian.

Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Kepulauan Meranti, Wan Zulkifli, menyebut pemadaman berlangsung cukup lama. Tim bekerja tanpa henti selama sekitar empat jam untuk memastikan titik api benar-benar padam. “Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 03.30 WIB. Kondisi bangunan yang saling berhimpitan, angin, serta material rumah yang mudah terbakar membuat pemadaman harus dilakukan dengan sangat hati-hati,” ujarnya.

Dua unit armada pemadam dikerahkan, dibantu satu mobil operasional Satpol PP, satu unité ministrex, 10 roll fire hose, tiga nozzle, dan dua Y Connection. Seluruh peralatan dimaksimalkan untuk menembus gang yang sempit dan padat warga.

Setelah api benar-benar padam, seluruh personel dan armada kembali ke markas dalam kondisi siap siaga.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH, melalui Kapolsek Tebingtinggi Iptu Daniel Bakara, membenarkan bahwa tiga rumah terbakar—dua rumah petak dan satu rumah bulatan—yang seluruhnya milik Sukui, warga yang berdomisili di Batam.

Dari tiga bangunan itu, hanya satu yang dihuni, yakni rumah bagian tengah yang ditempati seorang lansia warga Tionghoa. Dua rumah lainnya kosong dan gelap, yang kemudian menjadi titik awal merambatnya api.

Menurutnya, api pertama kali terlihat dari rumah tengah. Dugaan sementara, kebakaran dipicu lilin yang digunakan sebagai penerangan saat penghuni tidur. Ditambah hembusan angin yang cukup kencang, api cepat menjalar dan melalap ketiga bangunan yang semuanya berbahan papan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Petugas kepolisian, Damkar, serta warga turut bergotong-royong memadamkan api dan menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dievakuasi. (wir)

Redaksi

Recent Posts

Sempat Ditahan Dua Bulan, Pelaku Pencurian Ponsel dan Penadah Bebas Lewat Restorative Justice

Kejari Pekanbaru menghentikan penuntutan perkara pencurian dan penadahan di Rumbai Timur melalui mekanisme restorative justice…

2 jam ago

Perluas Jaringan di Riau, QJMotor Resmi Buka Dealer Lintas 3S di SM Amin Pekanbaru

Merek sepeda motor QJMotor resmi hadir di Kota Pekanbaru melalui peresmian dealer 3S di Jalan…

3 jam ago

Dipromosikan Jadi Kabaharkam Polri, Irjen Pol Herry Heryawan Tinggalkan Polda Riau

Jabatan Kapolda Riau resmi berganti dari Irjen Pol Herry Heryawan kepada Irjen Pol Arman Achdiat…

3 jam ago

Menyapa SMAN 9 Pekanbaru, Roadshow Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau Berjalan Semarak

Tim roadshow Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau hadir di SMAN 9 Pekanbaru,…

17 jam ago

Sertijab di Polres Kampar, Kompol Nurman Resmi Jabat Kapolsek Kampar Kiri

Polres Kampar menggelar upacara sertijab Kapolsek Kampar Kiri dari Kompol Rusyandi Z Siregar kepada Kompol…

17 jam ago

Soroti HGB STC, Kasi Datun Kejari Pekanbaru Tegaskan Paksa Perpanjang Masuk Perbuatan Melawan

Kejari Pekanbaru menegaskan perpanjangan HGB STC berpotensi melanggar hukum, sementara BPKP Riau menyoroti potensi kerugian…

1 hari ago