Aksi Timbo Ruang anggota Polres Kuansing Bripka Asril di pacu jalur rayon IV hari kedua, Sabtu (25/7/2026). Foto Polres kuansing
GUNUNG TOAR (RIAUPOS.CO) — Peran anggota Polri di tengah masyarakat tak hanya berkaitan dengan menjaga keamanan dan ketertiban. Di Kuantan Singingi (Kuansing), kepedulian terhadap budaya lokal juga ditunjukkan melalui keikutsertaan personel kepolisian dalam tradisi Pacu Jalur.
Hal itu terlihat dari aksi Bhabinkamtibmas Desa Bukit Pedusunan Polsek Kuantan Mudik, Bripka Asril. Ia turut ambil bagian sebagai Timbo Ruang Jalur Endang Rumus dari Desa Banjar Guntung dalam Pacu Jalur Tradisional Rayon IV di Tepian Datuk Bandaro, Desa Gunung, Kecamatan Gunung Toar, Sabtu (25/7/2026).
Kehadiran Bripka Asril di dalam jalur pada hari kedua perlombaan tersebut menjadi perhatian tersendiri bagi penonton yang memadati arena. Dari atas jalur berkostum biru itu, ia ikut membakar semangat anak pacuan saat berhadapan dengan lawan.
Sayangnya, perjuangan Jalur Endang Rumus harus berakhir setelah mereka dikalahkan Jalur Rajo Mudo dari Desa Pulau Deras, Kecamatan Pangean. Hasil tersebut membuat Bripka Asril bersama Jalur Endang Rumus dipastikan tidak lagi berlaga pada hari terakhir Pacu Jalur Rayon IV di Gunung Toar.
Meski demikian, keikutsertaan Bripka Asril menjadi gambaran bahwa personel Polri juga memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya lokal. Sebagai Bhabinkamtibmas, ia tidak hanya hadir menjalankan tugas kepolisian, tetapi juga ikut terlibat langsung dalam tradisi yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kuansing.
Di tengah perlombaan, Bripka Asril juga memberikan semangat dan motivasi kepada masyarakat. Ia mengajak warga untuk menjaga kekompakan, mengedepankan sportivitas, serta mempertahankan nilai kebersamaan selama seluruh rangkaian Pacu Jalur berlangsung.
Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana mengapresiasi keterlibatan personelnya tersebut. Ia menilai kehadiran polisi dalam kegiatan budaya merupakan bentuk kedekatan dengan masyarakat sekaligus upaya menjaga hubungan harmonis di tengah lingkungan sosial.
“Polri hadir bukan hanya dalam pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sosial dan budaya masyarakat. Melalui kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat, diharapkan hubungan yang harmonis terus terjalin sehingga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolres.
Menurut Hidayat, Pacu Jalur merupakan warisan budaya yang telah menjadi kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi. Karena itu, ia berharap seluruh personel Polres Kuansing dapat ikut mendukung pelestarian budaya sekaligus memastikan masyarakat merasa aman selama seluruh kegiatan berlangsung.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, menjunjung sportivitas, dan bersama-sama menyukseskan Pacu Jalur sebagai identitas budaya Kabupaten Kuantan Singingi,” ujar Kapolres.
Pacu Jalur Tradisional Rayon IV di Gunung Toar resmi dibuka oleh Plt Bupati Kuansing H Muklisin pada Jumat (24/7/2026) sore. Rangkaian perlombaan tersebut dijadwalkan berlangsung hingga Ahad (26/7/2026) petang.(dac)
Justin Hubner dikabarkan terancam absen di Piala AFF 2026 karena Fortuna Sittard disebut tak memberi…
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melaju ke final China Open 2026 setelah mengalahkan Liang Wei Keng/Wang…
Pemko Pekanbaru telah mengaspal 19 ruas jalan sepanjang 23 kilometer hingga pertengahan 2026 dan terus…
Harimau sumatra muncul di Desa Danai, Inhil, dan dilaporkan memangsa sapi warga. Polisi meminta masyarakat…
Kapolda Riau memimpin penanaman kembali mangrove rusak seluas 118 hektare di Rohil sebagai tindak lanjut…
Dishub Rohul mulai menertibkan truk besar yang masuk pusat Kota Ujung Batu. Kendaraan berat diwajibkan…