Categories: Indragiri Hilir

Harimau Sumatra Muncul di Inhil, Warga Diminta Waspada dan Tak Keluar Sendirian

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) — Warga Desa Danai, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), diminta meningkatkan kewaspadaan setelah seekor harimau sumatra dilaporkan muncul di sekitar wilayah tersebut. Satwa dilindungi itu bahkan disebut telah memangsa seekor sapi milik warga beberapa waktu lalu.

Kemunculan satwa liar tersebut membuat masyarakat khawatir. Sejumlah warga kini lebih berhati-hati dan memilih mengurangi aktivitas di luar rumah, khususnya pada malam hari, untuk mengantisipasi kemungkinan harimau kembali terlihat di sekitar permukiman.

Kapolsek Pulau Burung Iptu Danu Hidayat mengingatkan warga agar lebih waspada ketika beraktivitas di luar rumah. Ia juga meminta masyarakat tidak bepergian seorang diri dan segera melapor kepada pihak berwenang jika kembali melihat keberadaan harimau.

“Kami meminta masyarakat untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah. Jangan bepergian sendirian dan segera melapor apabila melihat keberadaan harimau,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (25/7/2026).

Mengantisipasi potensi ancaman terhadap keselamatan warga, Polsek Pulau Burung juga telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil. Koordinasi tersebut berkaitan dengan kemungkinan penghentian sementara kegiatan belajar mengajar apabila kondisi di wilayah tersebut belum dinyatakan aman.

“Jika diperlukan, aktivitas belajar mengajar akan diliburkan sementara sampai situasi benar-benar aman,” kata Iptu Danu.

Selain berkoordinasi dengan pihak pendidikan, kepolisian juga telah menghubungi Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau. Langkah tersebut dilakukan untuk mendapatkan petunjuk teknis terkait penanganan dan upaya evakuasi harimau sumatra yang dilaporkan muncul di Desa Danai.

Polisi kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan sendiri jika kembali menemukan harimau di sekitar permukiman. Warga diminta segera menyampaikan laporan kepada aparat sehingga penanganan dapat dilakukan sesuai prosedur sekaligus mencegah terjadinya konflik antara manusia dan satwa liar. (*2)

Redaksi

Recent Posts

Justin Hubner Batal ke Piala AFF 2026? Klub Belanda Disebut Tak Beri Izin

Justin Hubner dikabarkan terancam absen di Piala AFF 2026 karena Fortuna Sittard disebut tak memberi…

9 menit ago

Fajar/Fikri Tembus Final China Open 2026 usai Duel Sengit Lawan Tuan Rumah

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melaju ke final China Open 2026 setelah mengalahkan Liang Wei Keng/Wang…

36 menit ago

Bhabinkamtibmas Ikut Turun ke Arena Pacu Jalur, Jadi Timbo Ruang Endang Rumus

Bhabinkamtibmas Polsek Kuantan Mudik Bripka Asril ikut menjadi Timbo Ruang Jalur Endang Rumus dalam Pacu…

41 menit ago

Pemko Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan, 19 Ruas Sepanjang 23 Kilometer Sudah Diaspal

Pemko Pekanbaru telah mengaspal 19 ruas jalan sepanjang 23 kilometer hingga pertengahan 2026 dan terus…

55 menit ago

Polda Riau Tanam Kembali Mangrove Rusak Seluas 118 Hektare di Rohil

Kapolda Riau memimpin penanaman kembali mangrove rusak seluas 118 hektare di Rohil sebagai tindak lanjut…

1 hari ago

Truk Besar Dilarang Masuk Pusat Kota Ujung Batu, Dishub Rohul Mulai Bertindak

Dishub Rohul mulai menertibkan truk besar yang masuk pusat Kota Ujung Batu. Kendaraan berat diwajibkan…

1 hari ago