Categories: Bengkalis

Bupati Bengkalis Kasmarni Berharap Terus Kembangkan Program OVOP

BATHIN SOLAPAN (RIAUPOS.CO)- Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bengkalis melaksanakan Pelatihan Pembinaan Pelaku Usaha One Village One Product (OVOP) di Hotel Surya, Kecamatan Bathin Solapan, Duri, Rabu (8/6).

Kegiatan yang diikuti 30 orang peserta tersebut berasal dari Kecamatan Mandau 8 orang, Kecamatan Pinggir 8 orang, Kecamatan Bathin Solapan 8 orang dan Kecamatan Talang Muandau 6 orang.

Pada saat pembukaan, Bupati Bengkalis Kasmarni mengatakan, pelatihan ini salah satu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi dan kekayaan daerah, dengan menggali dan mempromosikan produk inovatif dan kreatif berbasis sumber daya lokal yang bersifat unit khas daerah. Sehingga ke depan mampu bersaing serta menembus pasar global.

"Kabupaten Bengkalis memiliki sejumlah potensi yang bisa dikembangkan, karena masing-masing cluster daerah, memiliki produk serta keunikan produk tersendiri. Seperti produk holtikultura, kerajinan tangan, olahan keripik, kue kering maupun potensi usaha batik, tenun lejo,"  terang  Kasmarni.

Namun, lanjut Bupati Kasmarni, karena minimnya inovasi, promosi dan kreatifitas pelaku UMKM, membuat segala potensi yang kita miliki sulit maju dan berkembang, apatah lagi untuk bersaing secara global. Padahal produk UMKM tersebut dari segi kualitas juga tidak kalah dengan produk-produk daerah lainnya.

"Pemerintah daerah akan terus berupaya meningkatkan kompetensi para pelaku UMKM. Karena kami yakin, pemberdayaan terhadap usaha mikro, kecil dan menengah, menjadi sesuatu yang penting dan bernilai strategis. Mengingat, UMKM memiliki peran signifikan dalam penguatan struktur ekonomi nasional, pengentasan kemiskinan dan perluasan kesempatan kerja," jelas Kasmarni.

"Pembinaan dan pengembangan UMKM, akan terus kita lakukan dengan berbagai strategi, salah satunya melalui pelatihan program OVOP ini. Karena OVOP membawa visi untuk mengangkat potensi daerah yang memiliki kearifan lokal guna menghasilkan produk yang berdaya saing dan diterima oleh pasar global," ujar Kasmarni.

Selain itu pemerintah daerah juga bertekad terus memperkuat dan menonjolkan aspek keunggulan yang melekat pada produk daerah. "Baik karena bahan bakunya, ciri khasnya, keunikannya, tradisinya, kearifan lokalnya maupun reputasinya," lanjut Kasmarni.

Agar program OVOP ini dapat terus maju dan berkembang serta terlaksana secara baik, maka para pelaku UMKM dituntut untuk lebih kreatif, inovatif, dan tekun dalam mengolah potensi sumber daya daerah. ‘‘Sehingga produk-produk  daerah yang dihasilkan dapat menjadi produk ikon masing-masing wilayah atau cluster yang ada di Negeri Junjungan ini," harap Kasmarni.

Tidak hanya itu, lanjut Kasmarni, melalui pelaksanaan  kegiatan Pelatihan Pembinaan Pelaku Usaha One Village One Product  ini, pelaku UMKM Kabupaten Bengkalis dapat meningkatkan kompetensinya. Sehingga mampu berinovasi dan bersaing dalam menghasilkan, mempromosikan maupun memasarkan produk-produk yang dihasilkan. Sehingga akan berdampak pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan para pelaku UMKM.

"Mari kita bersinergi dan berkolaborasi menyukseskan program OVOP ini. Karena program ini memiliki nilai tambah yang sangat besar dan strategis," ucapnya.(ifr)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Razia Pekat Beruntun di Singingi dan Kuantan Mudik, Satpol PP Kuansing Jaring 6 LC

Satpol PP-PKP Kabupaten Kuansing menjaring enam wanita penghibur (LC) dan menyita miras dalam razia pekat…

10 jam ago

Sampah Harian Capai 85 Ton, Pengelolaan Baru 2 Persen, Pemkab Meranti Siapkan Pembentukan LPS dan TPST

Kabupaten Kepulauan Meranti menghadapi tantangan besar pengelolaan sampah, di mana dari 85 ton timbulan sampah…

11 jam ago

Sempat Gagal Tahap Pertama, 6 Bakal Calon Penghulu di Rohil Ikuti Tes Mengaji Ulang

Sebanyak enam bakal calon penghulu yang sempat gagal pada tahap pertama mengikuti tes mengaji susulan…

12 jam ago

Peningkatan Jalan Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Tuntas 100 Persen

Pengecoran jalan akses Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang selesai 100 persen dan kini memasuki…

18 jam ago

Kebakaran Hebat di Payung Sekaki Pekanbaru: 7 Gudang Avian Terbakar, Tak Ada Korban Jiwa

Sebanyak tujuh unit gudang di Kawasan Pergudangan Avian Jalan Siak II Pekanbaru ludes terbakar pada…

18 jam ago

Penyaluran Makan Bergizi Gratis Bagi 39 Ribu Warga Meranti Dihentikan Sementara

Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara penyaluran program Makan Bergizi Gratis bagi 39 ribu penerima…

19 jam ago