Minggu, 6 April 2025
spot_img

PUPR Diminta Fokus Benahi Jalan Rusak

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau meminta Dinas PUPR segera memperbaiki kerusakan jalan di sejumlah titik di Riau. Pasalnya, kurang dari 5 hari lagi arus mudik dari dan ke luar Provinsi Riau diperkirakan bakal meningkat. Untuk itu, kondisi jalan lintas provinsi yang hancur dikhawatirkan dapat menyebabkan terjadinya kemacetan panjang. Lebih buruk lagi bisa menyebabkan kecelakaan.

Permintaan itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Riau Asri Auzar kepada Riau Pos, Selasa (28/5). Ia menjelaskan, hingga kini masih banyak aduan dari masyarakat mengenai kerusakan jalan di sejumlah titik.”Ya memang sampai saat ini masih banyak aduan. Apalagi di jalan lintas menuju Sumatera Barat (Sumbar). Di sana diperkirakan jumlah pemudik mulai meningkat pada H-5 jelang hari raya,” sebut Asri.

Baca Juga:  Klaster Lapas Makin Meluas

Ia menegaskan kembali, bahwa dana untuk pemeliharaan dan perbaikan jalan sudah dianggarkan ke dalam pos Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2019. Namun ia merasa heran, sekaligus bertanya-tanya dengan sikap dinas terkait yang seakan cuek. Padahal persoalan jalan merupakan kepentingan masyarakat luas. Apalagi pada momentum jelang Hari Raya Idulfitri ini.

“Kan sudah ada di APBD. Kalau memang harus dilelang, segera laksanakan. Jangan tunda-tunda sampai rusak parah. Kalau memang ada di UPT atau swakelola itu kan bisa langsung diperbaiki. Artinya apa, ini kan untuk kepentingan masyarakat luas. Jangan untuk masyarakat harus ditunda-tunda,” tegasnya.

Lebih lanjut dijelaskan dia, sebetulnya ada tiga jenis klasifikasi jalan. Pertama adalah jalan milik pemerintah nasional. Selanjutnya adalagi jalan milik pemkab/pemkot. Kemudian ada juga jalan milik provinsi. ”Untuk provinsi itu memang sudah sepatutnya ditangani segera oleh Pemprov. Kalau memang milik nasional maka harus segera dikomunikasikan dengan pemerintah pusat. Begitu juga dengan pemkab/pemkot. Harus ada komunikasi lanjutan,” tambahnya.(nda)

Baca Juga:  Ditargetkan Buka Dua Arah sebelum Nataru, Lintas Riau-Sumbar Buka Tutup selama Uji Coba

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau meminta Dinas PUPR segera memperbaiki kerusakan jalan di sejumlah titik di Riau. Pasalnya, kurang dari 5 hari lagi arus mudik dari dan ke luar Provinsi Riau diperkirakan bakal meningkat. Untuk itu, kondisi jalan lintas provinsi yang hancur dikhawatirkan dapat menyebabkan terjadinya kemacetan panjang. Lebih buruk lagi bisa menyebabkan kecelakaan.

Permintaan itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Riau Asri Auzar kepada Riau Pos, Selasa (28/5). Ia menjelaskan, hingga kini masih banyak aduan dari masyarakat mengenai kerusakan jalan di sejumlah titik.”Ya memang sampai saat ini masih banyak aduan. Apalagi di jalan lintas menuju Sumatera Barat (Sumbar). Di sana diperkirakan jumlah pemudik mulai meningkat pada H-5 jelang hari raya,” sebut Asri.

Baca Juga:  Mia Amiati Jabat Direktur di Jamintel, Jaja Jadi Kajati Riau

Ia menegaskan kembali, bahwa dana untuk pemeliharaan dan perbaikan jalan sudah dianggarkan ke dalam pos Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2019. Namun ia merasa heran, sekaligus bertanya-tanya dengan sikap dinas terkait yang seakan cuek. Padahal persoalan jalan merupakan kepentingan masyarakat luas. Apalagi pada momentum jelang Hari Raya Idulfitri ini.

“Kan sudah ada di APBD. Kalau memang harus dilelang, segera laksanakan. Jangan tunda-tunda sampai rusak parah. Kalau memang ada di UPT atau swakelola itu kan bisa langsung diperbaiki. Artinya apa, ini kan untuk kepentingan masyarakat luas. Jangan untuk masyarakat harus ditunda-tunda,” tegasnya.

Lebih lanjut dijelaskan dia, sebetulnya ada tiga jenis klasifikasi jalan. Pertama adalah jalan milik pemerintah nasional. Selanjutnya adalagi jalan milik pemkab/pemkot. Kemudian ada juga jalan milik provinsi. ”Untuk provinsi itu memang sudah sepatutnya ditangani segera oleh Pemprov. Kalau memang milik nasional maka harus segera dikomunikasikan dengan pemerintah pusat. Begitu juga dengan pemkab/pemkot. Harus ada komunikasi lanjutan,” tambahnya.(nda)

Baca Juga:  Libur Serasa Tak Libur
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

PUPR Diminta Fokus Benahi Jalan Rusak

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau meminta Dinas PUPR segera memperbaiki kerusakan jalan di sejumlah titik di Riau. Pasalnya, kurang dari 5 hari lagi arus mudik dari dan ke luar Provinsi Riau diperkirakan bakal meningkat. Untuk itu, kondisi jalan lintas provinsi yang hancur dikhawatirkan dapat menyebabkan terjadinya kemacetan panjang. Lebih buruk lagi bisa menyebabkan kecelakaan.

Permintaan itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Riau Asri Auzar kepada Riau Pos, Selasa (28/5). Ia menjelaskan, hingga kini masih banyak aduan dari masyarakat mengenai kerusakan jalan di sejumlah titik.”Ya memang sampai saat ini masih banyak aduan. Apalagi di jalan lintas menuju Sumatera Barat (Sumbar). Di sana diperkirakan jumlah pemudik mulai meningkat pada H-5 jelang hari raya,” sebut Asri.

Baca Juga:  Klaster Lapas Makin Meluas

Ia menegaskan kembali, bahwa dana untuk pemeliharaan dan perbaikan jalan sudah dianggarkan ke dalam pos Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2019. Namun ia merasa heran, sekaligus bertanya-tanya dengan sikap dinas terkait yang seakan cuek. Padahal persoalan jalan merupakan kepentingan masyarakat luas. Apalagi pada momentum jelang Hari Raya Idulfitri ini.

“Kan sudah ada di APBD. Kalau memang harus dilelang, segera laksanakan. Jangan tunda-tunda sampai rusak parah. Kalau memang ada di UPT atau swakelola itu kan bisa langsung diperbaiki. Artinya apa, ini kan untuk kepentingan masyarakat luas. Jangan untuk masyarakat harus ditunda-tunda,” tegasnya.

Lebih lanjut dijelaskan dia, sebetulnya ada tiga jenis klasifikasi jalan. Pertama adalah jalan milik pemerintah nasional. Selanjutnya adalagi jalan milik pemkab/pemkot. Kemudian ada juga jalan milik provinsi. ”Untuk provinsi itu memang sudah sepatutnya ditangani segera oleh Pemprov. Kalau memang milik nasional maka harus segera dikomunikasikan dengan pemerintah pusat. Begitu juga dengan pemkab/pemkot. Harus ada komunikasi lanjutan,” tambahnya.(nda)

Baca Juga:  Ditargetkan Buka Dua Arah sebelum Nataru, Lintas Riau-Sumbar Buka Tutup selama Uji Coba

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau meminta Dinas PUPR segera memperbaiki kerusakan jalan di sejumlah titik di Riau. Pasalnya, kurang dari 5 hari lagi arus mudik dari dan ke luar Provinsi Riau diperkirakan bakal meningkat. Untuk itu, kondisi jalan lintas provinsi yang hancur dikhawatirkan dapat menyebabkan terjadinya kemacetan panjang. Lebih buruk lagi bisa menyebabkan kecelakaan.

Permintaan itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Riau Asri Auzar kepada Riau Pos, Selasa (28/5). Ia menjelaskan, hingga kini masih banyak aduan dari masyarakat mengenai kerusakan jalan di sejumlah titik.”Ya memang sampai saat ini masih banyak aduan. Apalagi di jalan lintas menuju Sumatera Barat (Sumbar). Di sana diperkirakan jumlah pemudik mulai meningkat pada H-5 jelang hari raya,” sebut Asri.

Baca Juga:  Syamsuar Pastikan Ganti Sejumlah Kepala OPD

Ia menegaskan kembali, bahwa dana untuk pemeliharaan dan perbaikan jalan sudah dianggarkan ke dalam pos Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2019. Namun ia merasa heran, sekaligus bertanya-tanya dengan sikap dinas terkait yang seakan cuek. Padahal persoalan jalan merupakan kepentingan masyarakat luas. Apalagi pada momentum jelang Hari Raya Idulfitri ini.

“Kan sudah ada di APBD. Kalau memang harus dilelang, segera laksanakan. Jangan tunda-tunda sampai rusak parah. Kalau memang ada di UPT atau swakelola itu kan bisa langsung diperbaiki. Artinya apa, ini kan untuk kepentingan masyarakat luas. Jangan untuk masyarakat harus ditunda-tunda,” tegasnya.

Lebih lanjut dijelaskan dia, sebetulnya ada tiga jenis klasifikasi jalan. Pertama adalah jalan milik pemerintah nasional. Selanjutnya adalagi jalan milik pemkab/pemkot. Kemudian ada juga jalan milik provinsi. ”Untuk provinsi itu memang sudah sepatutnya ditangani segera oleh Pemprov. Kalau memang milik nasional maka harus segera dikomunikasikan dengan pemerintah pusat. Begitu juga dengan pemkab/pemkot. Harus ada komunikasi lanjutan,” tambahnya.(nda)

Baca Juga:  Cegah Karhutla, Kapolresta Terima Penghargaan
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari