HMI cabang Pekanbaru melakukan aksi di depan Polda Riau. Jumat (24/5/2019). (Sofiah/Riau Pos)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pekanbaru mengadakan aksi di depan gedung Polda Riau. Jumat (24/5/2019). Dalam aksinya seruan yang digaungkan adalah ’’Kutuk Tindakan Represif Aparat Kepolisian’’.
Dalil represif tersebut, menurut Ketua Umum HMI Cabang Pekanbaru, Wendy Fitrah, telah mencederai demokrasi Indonesia. Di mana aparat kepolisian di Jakarta telah melakukan aksi brutal kepada rakyat Indonesia hingga ada yang meninggal.
Kemudian menurut jendral lapangan HMI Cabang Pekanbaru, Heri Kurnia, jangan sampai polisi menjadi budak penguasa, seperti sekarang ini. Mereka harusnya menjaga keamanan bukan brutal.
HMI ingin secara damai dan baik-baik untuk berdiskusi di dalam Polda. Namun pihak kepolisian tetap berdiam. Bahkan untuk melakukan salat, pagar pun tidak dibuka. Massa HMI pun sempat memblokade jalan dan membakar spanduk di jalan. Sehingga terjadi kemacetan namun, itu tidak berlangsung lama.
Pemko Pekanbaru memastikan program berobat gratis UHC terus berlanjut dengan anggaran Rp111 miliar setelah tunggakan…
Menkeu Purbaya menyebut APBN bisa tanpa defisit, namun berisiko besar bagi ekonomi. Defisit 2025 dijaga…
DPRD Pekanbaru mendukung Satgas Penertiban Kabel FO tetap bekerja meski perda belum disahkan demi keselamatan…
Sekda Inhu menegaskan tidak ada toleransi bagi ASN yang terlibat narkoba dan mendukung penuh proses…
Jonatan Christie menjadi satu-satunya wakil Indonesia di perempat final Malaysia Open 2026 dan siap menghadapi…
Pemkab Kepulauan Meranti mulai mencairkan gaji ASN dan PPPK Januari 2026 serta tunda bayar 2024…