Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie mengembalikan kok dari Lee Chia-hao (Taiwan) pada babak kedua Malaysia Open 2026 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Kamis (8/1/2026). Usai menang lawan Lee, Jojo bersiap menghadapi Kodai. PBSI
KUALA LUMPUR (RIAUPOS.CO) – Indonesia mengirimkan dua wakil tunggal putra pada turnamen Malaysia Open 2026. Namun, hingga babak perempat final, hanya Jonatan Christie yang masih bertahan dan menjaga asa Merah Putih.
Jonatan Christie, yang akrab disapa Jojo, menjadi satu-satunya wakil Indonesia di sektor tunggal putra pada turnamen level Super 1000 yang digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur. Sementara rekannya, Alwi Farhan, harus tersingkir lebih awal di babak 32 besar.
Alwi terhenti setelah kalah tiga gim dari pebulu tangkis Prancis, Alex Lanier, dengan skor 13-21, 21-19, 13-21. Di sisi lain, Jojo tampil konsisten dengan menyingkirkan Lee Chia-hao asal Taiwan di 32 besar dan Leon Jun Hao dari Malaysia pada laga sebelumnya, Kamis (8/1).
Di perempat final yang digelar hari ini, Jumat (9/1), Jojo akan menghadapi wakil Jepang, Kodai Naraoka. Laga ini menjadi pertemuan kelima bagi kedua pemain.
Dari catatan pertemuan, Jojo unggul dengan empat kemenangan dan satu kekalahan. Pertemuan terakhir terjadi pada babak 16 besar Denmark Open 2025, di mana Jojo menang meyakinkan 21-7, 21-13. Sebelumnya, Jojo juga mencatat kemenangan atas Kodai di BWF World Tour Finals, Hong Kong Open 2024, serta French Open 2023. Sementara satu-satunya kemenangan Kodai terjadi pada Singapore Open 2022.
Menjelang laga, Jojo memilih menjaga fokus dan kondisi mental, mengingat padatnya jadwal turnamen internasional. “Saya lebih fokus ke pikiran dan mental. Capek pasti, karena sejak Juni tahun lalu jadwal pertandingan cukup padat,” ujar Jojo dalam siaran pers PBSI.
Berkaca dari kemenangannya atas Leon Jun Hao yang bermain di hadapan publik sendiri, Jojo menyebut kunci permainannya adalah menikmati pertandingan. Strategi tersebut juga akan ia terapkan saat menghadapi Kodai. “Saya harus bermain nothing to lose dan menikmati pertandingan,” ucapnya.
Tak hanya dari sektor tunggal putra, kabar positif juga datang dari ganda putri. Pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspita Sari sukses menumbangkan unggulan kedua tuan rumah, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, dengan skor 26-24, 21-17.
Febriana mengatakan tekanan dari publik Malaysia sudah mereka antisipasi sejak awal. “Kami sudah siap dengan tekanan karena lawan bermain di depan pendukungnya. Kami fokus bermain dengan pola kami sendiri,” ujarnya. (fiq/dns/jpg)
Kades Langkai Siak positif narkoba usai penggerebekan kasus sabu. Polisi amankan 4 tersangka dan barang…
Mantan ajudan Sekwan Pekanbaru dituntut 4 tahun penjara dalam kasus obstruction of justice SPPD fiktif…
Seorang pria ditemukan tewas terikat di kabin truk di Pekanbaru. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian…
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho melantik 7 pejabat baru dan menegaskan pentingnya adaptasi cepat serta…
Bupati Siak Afni Z kawal langsung keberangkatan 256 JCH ke Batam, tekankan pengawasan ketat terutama…
Pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Kepulauan Meranti untuk April 2026 dipastikan hampir…