Categories: Riau

FKPMR Sampaikan Sikap kepada Pemprov Riau Terkait Corona

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Menyikapi terus mewabahnya virus corona di Indonesia termasuk di Riau, Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) mengeluarkan pernyataan sikap kepada Pemerintah provinsi (Pemprov) Riau.

Dalam surat pernyataan sikap yang diterima Riau Pos, langsung ditandatangani oleh Ketua FKPMR, Dr Drh Chaidir mengatakan, sikap FKPMR yang pertama yakni, tanpa perlu menunggu kebijakan nasional untuk melakukan lockdown (karantina wilayah), mendesak pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dan kota untuk, tidak hanya menyediakan fasilitas ruang perawatan, tapi secara tegas meminta masyarakat untuk tidak melakukan keramaian.
“Yang kedua, aktif secara gencar melakukan tindakan sterilisasi (penyemprotan disinfektan) terhadap fasilitas-fasilitas umum seperti pasar, bandara, terminal bus, pelabuhan, tempat-tempat ibadah, kedai-kedai kopi/café, halte bus, area parkir, dan sebagainya,” katanya.
Untuk sikap ketiga, mendesak Pemerintah Daerah Segera menyediakan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para dokter dan tenaga medis yang bertugas di fasilitas kesehatan yang menangani virus corona (Covid-19). Sebagai petugas yang berada di baris terdepan dalam pengendalian COVID-19, APD tersebut harus ditanggung oleh pemerintah, tidak ditanggung sendiri oleh dokter dan petugas medis.
“Pemerintah juga harus gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk bdiminta mematuhi himbauan  pemerintah, berada di rumah masing-masing untuk melindungi keluarganya, menjaga kebersihan dan kesehatan dengan pola hidup sehat,” ujarnya.
Kemudian, lanjut Chaidir, pihaknya juga meminta seluruh komponen masyarakat (pemerintah daerah, DPRD, organisasi-organisasi masyarakat, organisasi mahasiswa) untuk menjaga kondusifitas, tidak saling menyalahkan, melainkan bahu-membahu, berat sama dipikul ringan sama dijinjing dalam menangani dan mencegah meluasnya wabah tersebut.
“Kami juga mendesak pemerintah (Pusat dan Daerah), mengupayakan secara maksimal memberikan bantuan ekonomi kepada rakyat yang mengalami kesulitan sebagai dampak dari musibah wabah pandemi COVID-19 dalam bentuk bantuan pangan, stimulus fiscal dan/atau bantuan tunai langsung, maupun bentuk lainnya,” tegasnya.
Laporan Soleh Saputra (Pekanbaru)
Editor: Deslina

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

11 jam ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

12 jam ago

AI Makin Canggih, Jurnalis Diingatkan Jangan Sampai Kalah dan Kehilangan Fakta

AI membantu kerja jurnalistik, tetapi jurnalis tetap wajib menemukan, memverifikasi, dan mempertanggungjawabkan fakta di tengah…

12 jam ago

Operasional 15 SPPG di Riau Dihentikan, Ini Alasan BGN

BGN menghentikan sementara 129 SPPG, termasuk 15 di Riau, karena belum memiliki Surat Penetapan KPM…

12 jam ago

Eks Kuasa Hukum PT SPRH Dituntut 14 Tahun, Kerugian Negara Capai Rp64,2 Miliar

Mantan kuasa hukum PT SPRH Zulkifli dituntut 14 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI…

17 jam ago

Kabut Asap Kepung Pekanbaru, 21 Puskesmas Kini Disiagakan 24 Jam

Pemko Pekanbaru menyiagakan 21 Puskesmas untuk menangani dampak kabut asap Karhutla dan memastikan pelayanan kesehatan…

17 jam ago