Categories: Riau

Penanganan Karhutla Diperkuat, Satu Helikopter Water Bombing Tiba di Pekanbaru

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau semakin diperkuat dengan tambahan satu unit helikopter water bombing dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Helikopter tersebut telah tiba dan mendarat di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru pada Kamis (18/6/2026).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau M Edy Afrizal melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Khoiril Fahmi, mengatakan helikopter yang diterima merupakan tipe Mi-8 dan akan segera digunakan untuk mendukung operasi penanganan karhutla di sejumlah wilayah rawan.

“Provinsi Riau kembali mendapatkan bantuan berupa satu unit helikopter water bombing dari BNPB. Saat ini helikopter tersebut sudah berada di Pekanbaru,” ujar Fahmi.

Dengan tambahan armada tersebut, jumlah helikopter yang disiagakan untuk penanganan karhutla di Riau kini menjadi enam unit. Rinciannya terdiri dari lima helikopter water bombing dan satu helikopter patroli yang digunakan untuk pemantauan kondisi lapangan.

“Sekarang sudah enam helikopter, terdiri dari lima helikopter water bombing dan satu helikopter patroli,” jelasnya.

Menurut Fahmi, kehadiran tambahan helikopter ini akan semakin meningkatkan efektivitas penanganan karhutla, terutama di kawasan yang sulit dijangkau oleh personel pemadam melalui jalur darat.

Armada udara tersebut akan difokuskan untuk melakukan pemadaman dari udara sehingga titik-titik api yang muncul dapat segera dikendalikan sebelum meluas ke area yang lebih besar.

“Helikopter water bombing ini akan kami gunakan untuk memadamkan karhutla di lokasi yang sulit dijangkau tim darat. Dengan demikian, upaya pemadaman dapat dilakukan lebih cepat sehingga kebakaran tidak berkembang semakin luas,” tuturnya.

BPBD Riau berharap dukungan tambahan armada udara dari BNPB dapat memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi karhutla yang meningkat pada musim kemarau serta mempercepat respons penanganan di lapangan.(sol)

Redaksi

Recent Posts

Bareskrim Polri dan Bea Cukai Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 28,3 Kg Sabu Malaysia

Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Bengkalis menggagalkan penyelundupan 28,3 kg sabu jaringan internasional dan menangkap…

1 hari ago

Kasus Kawasan Hutan Kampar, Polda Riau Resmi Tetapkan Tersangka Oknum DPRD Kampar Inisial F

Ditreskrimsus Polda Riau menetapkan anggota DPRD Kampar berinisial F (Fahmil) sebagai tersangka kasus dugaan penguasaan…

1 hari ago

Pria Asal Dairi Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Salo Kampar

Seorang pemuda asal Dairi berusia 21 tahun ditemukan meninggal tergantung di Ruko Apotek Rama Farma,…

2 hari ago

Atasi Kelangkaan dan Dugaan Mafia Solar Subsidi, DPRD Riau Bawa Wacana Pembentukan Satgas

DPRD Provinsi Riau mengusulkan pembentukan Satgas Solar terpadu untuk memberantas dugaan mafia, penyelewengan, dan antrean…

2 hari ago

Razia Pekat Satpol PP Kuansing: 6 LC diamankan, 1 LC Remaja Positif Penyakit Menular

Satpol PP Kuansing menggelar razia warung remang-remang di Desa Marsawa. Enam LC diamankan, satu di…

2 hari ago

Kesaksian Plt Kadis Perkim Pekanbaru di PN Pekanbaru: Diperas Rp35 Juta Bermodus Berita Flexing

Plt Kadis Perkim Pekanbaru Martin Manoluk memberikan kesaksian di PN Pekanbaru terkait dugaan pemerasan dan…

2 hari ago