RONI RAKHMAT
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Riau mengklaim jumlah kunjungan wisatawan ke Riau selama momen libur Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah mengalami peningkatan, tetapi tidak setinggi jumlah kunjungan wisatawan jika dibandingkan dengan liburan tahun lalu.
Kepala Dispar Riau Roni Rakhmat mengatakan, jumlah kunjungan mengalami peningkatan, tetapi tidak setinggi momen liburan Lebaran tahun kemarin. Terjadinya penurunan yang telah dihitung jumlah kunjungan mencapai mencapai 1 juta lebih se-Riau berdasarkan laporan dari kabupaten/kota.
Ia mengungkapkan, juga terjadi perpindahan wisatawan tujuan wisatawan yang sebelumnya di Siak yang ramai, tetapi saat ini kunjungan wisatawan terjadi peningkatan malah di daerah Dumai dan juga yang menjadi fokus perhatian Pemprov Riau kedepannya adalah wisawatan destinasi yang terlalu membeludak.
“Yang menjadi perhatian kita kedepannya adalah wisawatan destinasi yang terlalu memebludak, dan itu sebetulnya kurang bagus juga dalam perkembangan wisata kedepannya, karena orang tidak akan mau datang kembali karena kenyamanan dan kenikmatan wisata itu hilang. Memang ramai tetapi hanya sesaat dan akan menjadi pengalaman yang tidak mengenakkan bagi wisatawan,” ujarnya, Selasa (16/4).
Lebih lanjut dikatakannya, untuk itu yang perlu dilakukan adalah Pemprov Riau yakni akan melakukan pembinaan kepada pemilik wisata agar perlu pembatasan kunjungan yang disiplin sehingga jangan hanya mengambil uang masuk, tetapi kenyamanan dalam wisatawan juga
perlu diperhatikan.
Ia menambahkan, terkait penurunan jumlah wisatawan tersebut, Roni Rakhmat mengaku tidak mengetahui pasti apa penyebabnya. Kemungkinan juga terkait masalah ekonomi masyarakat saat ini sehingga itu salah satu penyebab terjadinya penurunan kunjungan wisatawan ke Riau selama momen libur Hari Raya Idulfitri.
“Ada penurunan, tidak tau karena apa, mungkin masalah ekonomi juga,” pungkasnya.(gem)
Laporan DOFI ISKANDAR, Pekanbaru
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…