Categories: Riau

20 Kades Asal Inhil Dilatih Manajemen Pengelolaan DesaÂ

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sekitar 20 orang kepala desa (kades) asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengikuti pelatihan pengelolaan desa, Senin (16/11/2020) pagi. Diharapkan setelah pelatihan usai para kades dapat menerapkan tata kelola desa yang baik dan efisien. 

Kegiatan ini sendiri adalah tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Riau dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil. Pelatihan digelar di Hotel Pangeran Jalan Sudirman selama tiga hari sejak 16 hingga 19 November nanti. 

Pelatihan ini dibuka langsung oleh Rektor Unri Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA didampingi Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat  (LPPM) Unri Prof Dr Zulkarnain MM yang diwakili Sekretaris LPPM Dr Suyanto SSos MSc. Hadir pula Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Kadis PMD) Inhil Budi M Pamungkas mewakili Bupati Inhil HM Wardan. 

Rektor Unri Aras Mulyadi membuka pelatihan ini menyampaikan harapan agar para kades yang menjadi peserta bisa menerapkan ilmu yang didapat untuk memimpin desanya dengan baik.

''Diharapkan peserta bisa memahami bagaimana bisa mengelola dana desa, manajemen kepemimpinan desa dan bagaimana memajukan masyarakat desa,'' ucapnya. 

Sementara itu, Sekretaris LPPM Unri Dr Suyanto pada Riau Pos di sela-sela kegiatan menjelaskan bahwa ada sekitar 20 orang kades dari Inhil yang menjadi peserta.

''Ini sekolah kepala desa.Pesertanya sekarang 20 orang kades dari Inhil,'' katanya. 

Dia melanjutkan, LPPM Unri dalam hal ini adalah pelaksana kegiatan. Selain para kades dari Inhil, dia menyebut kegiatan serupa akan digelar tiap tahun.

''Ini bisa dilakukan tiap tahun. Ke depannya dengan kabupaten kota yang lain,'' imbuhnya. 

Dalam pelatihan, Suyanto yang juga merupakan dosen Pasca Sarjana Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unri ini menyebut para kades mendapatkan banyak materi tentang pengelolaan desa.

''Agar memahami Misalnya mengelola dana desa. Memahami keuangan desa. Memahami manajemen kepala desa. Dan mengelola aset pemerintahan desa yang benar efektif, efisien dan tidak melanggar hukum,'' paparnya. 

Laporan: M Ali Nurman (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

14 jam ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

15 jam ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

15 jam ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

15 jam ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

1 hari ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

1 hari ago