Categories: Nasional

Sesditjen PDASHL KLHK Tinjau Pelaksanaan PKPM di Bengkalis

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Pelaksanaan program Padat Karya Penanaman Mangrove (PKPM) di Provinsi Riau, terus berjalan dengan baik. Sekretaris Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengendalian Daerah Alirah Sungai dan Hutan Lindung  Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PDASHL KLHK), Ir Dyah Murtiningsih, akhir pekan lalu meninjau langsung pelaksanaan PKPM di Desa Pakning Asal Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis.

Pelaksanaan PKPM di Provinsi Riau dilaksanakan oleh Badan Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASH) Indragiri Rokan, dengan melibatkan berbagai kelompok masyarakat. Adapun lokasi yang dikunjungi Sesditjen KLHK merupakan lokasi PKPM yang dilaksanakan oleh Kelompok Mangrove Sepakat Desa Pakning Asal Kecamatan Bukit Batu.

''Semoga kualitas bibit dijaga dengan baik, bibit dipelihara dan dirawat agar mangrove bisa tumbuh membesar dengan sehat. Untuk bibit yang mengalami kerusakan atau terhambat pertumbuhannya setelah ditanam, harus segera disulam dengan bibit yang baru,'' pesan Dyah Murtiningsih.

Ia pun menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kerja sama Kelompok Mangrove Sepakat di Kecamatan Bukit Batu, atas keterlibatannya dalam program PKPM yang juga menjadi andalan pemerintah dalam mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di masa pandemi.

''Mudah-mudahan dari apa yang ditanam hari ini, beberapa tahun akan datang menjadi ekowisata mangrove bagi masyarakat setempat,'' kata Dyah.

PKPM Mangrove 2020 di Provinsi Riau dilaksanakan dengan luas mencapai 692 ribu ha. Lokasi kegiatan tersebar di 5 Kabupaten, yakni Kabupaten Rokan Hilir (25 ha), Siak (8 ha),  Bengkalis (319 ha), Kepulauan Meranti (55 ha), dan  Inhil (285 ha).

KLHK telah memperluas cakupan kegiatan Padat Karya Penanaman Mangrove (PKM) seluas 15.000 ha di 34 provinsi. PKM merupakan kegiatan yang benar-benar berorientasi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir, dengan melibatkan Kelompok Tani Hutan (KTH). 

Penanaman mangrove tahun 2020 ini dilaksanakan oleh 863 kelompok masyarakat (Pokmas), dan melibatkan lebih dari 30 ribu orang dalam 50 hari kerja, atau bila dihitungkan dengan jumlah hari orang kerja (HOK) akan mencapai lebih dari 1,5 juta HOK.

Melalui kegiatan Padat Karya Penanaman Mangrove ini diharapkan dapat menjadi stimulus perekonomian bagi masyarakat di sekitar ekosistem mangrove dan sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi nasional, melalui pemberian kesempatan untuk berusaha dan melakukan aktivitas yang dapat memperbaiki keadaan ekonomi masyarakat sekitar ekosistem mangrove.

Dalam kunjungan kerjanya ke Bengkalis, Sesditjen KLHK didampingi Kepala Balai BPDASHL Indragiri Rokan Ir Tri Esti Indrarwati MSi, Kasubdit Pengendalian Peredaran Perbenihan Nurul Iftitah S Hut MSi, Kasubdit Reboisasi Ir Setyo Yuwono MSi, Kepala Seksi RHL Desmantoro SHut MSi, dan Kepala Seksi Evaluasi Sigit Budi Nugroho SSi MSc.

Rombongan Ditjen PDASHL disambut oleh Camat Siak Kecil M Fadlul Wajdi, Perwakilan Camat Bukit Batu, Perwakilan Kepala Desa Pakning Asal Rozilah, Ketua Kelompok Mangrove Sepakat Erwin Syahputra dan seluruh anggota.

Ketua Kelompok Mangrove Sepakat, mengatakan, pihaknya sangat terbantu dengan adanya PKPM. Pihaknya melaksanakan penanaman PKPM sebanyak 19.800 bibit dengan jumlah lahan seluas 6 hektare.

“Kami berterima kasih kepada jajaran Direktorat Jendral PDASHL, BPDASHL Indragiri Rokan dan Kementrian LHK RI atas bantuan program PEN PKPM ini, karena benar–benar menyentuh dan bermanfaat secara ekonomis bagi masyarakat kususnya petani mangrove yang berada di kawasan pesisir Kabupaten Bengkalis dan Provinsi Riau umumnya,'' kata Erwin.

Ia menambahkan bahwa PKPM yang dilaksanakan ini sangat berperan dalam menjaga lingkungan ekosistem bibir pantai agar terhindar dari abrasi. 

''Harapannya semoga program seperti ini dapat berlanjut di masa yang akan datang,'' jelas Erwin lagi.

Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Sebut Dana Rp1 Miliar Dilaporkan Langsung ke Gubernur

Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…

4 jam ago

Kasus Penyerangan Pekerja PT SBP, Korban Bertambah dan Pelaku Belum Ditangkap

Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…

12 jam ago

Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi MBG, Eks Kepala BGN dan Dua Wakilnya Ditahan

Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…

12 jam ago

Gaji Juni dan Gaji Ke-13 ASN Rohul Cair Bulan Ini

Pemkab Rohul menyiapkan anggaran Rp90,67 miliar untuk pembayaran gaji Juni, gaji ke-13 ASN, dan Siltap…

12 jam ago

40 Bikers Honda Adu Kemampuan di Safety Riding Regional Competition 2026

Sebanyak 40 bikers Honda dari berbagai komunitas mengikuti Safety Riding Regional Competition 2026 di Kampar…

12 jam ago

RS Awal Bros Pekanbaru Raih Penghargaan Menteri Kesehatan atas Capaian Imunisasi Nasional

RS Awal Bros Pekanbaru menerima penghargaan Menteri Kesehatan RI atas capaian layanan imunisasi program terbanyak…

13 jam ago