Categories: Riau

Optimalkan PAD, Pemprov Riau Kaji Kenaikan Nilai Pajak Air Permukaan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemprov Riau berencana merevisi Peraturan Gubernur (Pergub) Riau terkait nilai perolehan pajak air permukaan sebagai upaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau, Ninno, menyampaikan bahwa rencana revisi tersebut telah dikoordinasikan dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sejak 2025, khususnya menyangkut penetapan nilai dasar air.

Ia menjelaskan, pihaknya bersama pimpinan telah melakukan simulasi dengan mengkaji tiga opsi nilai air, yakni Rp1.700, Rp1.200, dan Rp1.000. Hal tersebut disampaikannya pada Selasa (10/2).

Berdasarkan data penerimaan pajak air permukaan tahun 2024 sebesar Rp52 miliar, ketiga opsi tersebut dinilai berpotensi meningkatkan PAD secara signifikan. Jika nilai air ditetapkan Rp1.700, PAD diproyeksikan mencapai Rp160 miliar. Sementara dengan nilai Rp1.200 diperkirakan sebesar Rp115 miliar, dan Rp1.000 sekitar Rp96 miliar.

“Dari simulasi itu terlihat bahwa potensi kenaikannya sangat besar dalam mengoptimalkan PAD,” jelas Ninno.

Selain sektor pajak air permukaan, Bapenda Riau juga terus mengupayakan peningkatan PAD dari sektor lain, termasuk optimalisasi dana transfer dari pemerintah pusat. Upaya tersebut telah dilaporkan kepada Gubernur Riau.

Dalam waktu dekat, Pemprov Riau juga akan menerbitkan Surat Edaran Gubernur terkait penggunaan sistem Coretax sebagai bagian dari strategi peningkatan pendapatan.

Surat edaran tersebut akan mengatur perpindahan pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) perusahaan maupun perorangan. Menurut Ninno, kebijakan ini berkaitan langsung dengan mekanisme bagi hasil pajak, seperti PPh 21, yang selanjutnya dibagikan kembali ke kabupaten dan kota.

Sementara itu, terkait wacana pengenaan pajak air permukaan bagi sektor perkebunan sawit, Ninno menyebutkan bahwa kebijakan tersebut merupakan usulan inisiatif dari DPRD Riau dan masih dalam tahap kajian. (sol)

Redaksi

Recent Posts

Resahkan Warga, Dua Warung Remang-remang di Kuantan Mudik Ditertibkan Polisi

Polsek Kuantan Mudik menertibkan dua warung remang-remang di Bukit Betabuh setelah menerima keluhan warga. Lima…

13 menit ago

PETI di Kampar Kiri Digerebek, Satu Operator Ekskavator Diamankan Polisi

Polisi membongkar aktivitas PETI di Kampar Kiri Hulu dan mengamankan operator ekskavator. Sejumlah peralatan tambang…

7 jam ago

Warga Rambah Sempat Krisis Air Bersih, Ternyata Kabel Pompa Dicuri

Warga Rambah sempat kesulitan air bersih setelah kabel pompa distribusi di Desa Pawan dicuri. Aliran…

7 jam ago

Dosen Unilak Bekali Siswa SMKN 1 Kandis Jurus Branding Digital dan Hitung Harga Jual

Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…

1 hari ago

Air Sungai Singingi Kembali Keruh, PETI Diduga Jadi Penyebab

Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…

1 hari ago

Tempuh 192 Km Selama 22 Jam, Goweser Paliko Siap Meriahkan Gowes Merdeka 2026

Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…

1 hari ago