Categories: Kuantan Singingi

Air Sungai Singingi Kembali Keruh, PETI Diduga Jadi Penyebab

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Harapan masyarakat Singingi menikmati air Sungai Singingi yang jernih kembali terganggu. Setelah sempat membaik saat pelaksanaan pacu jalur, kondisi air sungai kini kembali keruh dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi tersebut membuat masyarakat yang sebelumnya mulai memanfaatkan sungai untuk mandi di tengah musim kemarau kembali harus mengurungkan niatnya. Air yang tidak lagi jernih diduga berkaitan dengan aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) yang mulai muncul di wilayah Kecamatan Singingi.

“Air Sungai Singingi sudah keruh lagi. PETI sudah mulai beraksi,” ujar salah seorang tokoh masyarakat Singingi, H Firdaus Bahar, Sabtu (29/8) siang.

Firdaus berharap aparat kembali meningkatkan pengawasan dan razia terhadap aktivitas PETI. Menurutnya, keberadaan sungai sangat berarti bagi masyarakat, terlebih ketika wilayah tersebut sedang dilanda musim kemarau.

Menindaklanjuti informasi masyarakat, Polsek Singingi kembali melakukan penertiban terhadap aktivitas PETI. Pada Jumat (28/8) siang, personel Polsek Singingi mendatangi lokasi yang berada di Desa Kebun Lado.

Penertiban dilakukan setelah polisi menerima laporan mengenai dugaan aktivitas PETI di kawasan tersebut. Petugas kemudian melakukan pengecekan sekaligus penyelidikan untuk memastikan kondisi di lapangan.

Kapolsek Singingi AKP Azhari SH mengatakan, langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mencegah dampak negatif yang dapat ditimbulkan aktivitas PETI.

“Setelah menerima informasi, personel langsung melakukan pengecekan ke lokasi. Di sana ditemukan dua unit rakit PETI dalam kondisi tidak beroperasi. Untuk mencegah agar tidak kembali digunakan, kedua rakit tersebut dilakukan penertiban,” ujar Azhari.

Dalam penertiban itu, dua unit rakit PETI dirusak dan kemudian dibakar. Polisi tidak menemukan pelaku maupun barang bukti lain yang bisa diamankan karena saat petugas tiba, kegiatan penambangan sedang tidak berlangsung.

Meski hanya menemukan dua rakit dalam kondisi tidak beroperasi, Polsek Singingi memastikan pemantauan akan terus dilakukan. Polisi juga akan menindaklanjuti setiap informasi masyarakat terkait lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas PETI. (muh)

Redaksi

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

1 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

1 hari ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

1 hari ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

1 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

2 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

2 hari ago