Categories: Pendidikan

Dosen Unilak Bekali Siswa SMKN 1 Kandis Jurus Branding Digital dan Hitung Harga Jual

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Siswa SMK Negeri 1 Kandis, Kabupaten Siak, mendapat bekal baru untuk mengembangkan produk hasil unit produksi sekolah. Tim dosen Universitas Lancang Kuning (Unilak) memberikan pelatihan digital branding dan penghitungan harga pokok produksi (HPP) melalui kegiatan bertajuk “Digital Branding & Smart Costing”, Kamis (27/8).

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan digagas Dr Gusmarila Eka Putri SE MAk bersama Dr Efrita Soviyanti SE MM dan Liviawati SE MSi, dengan peserta yang berasal dari berbagai jurusan di SMKN 1 Kandis.

Kegiatan ini berangkat dari kondisi produk dan jasa yang dihasilkan unit produksi siswa yang dinilai masih dapat dikembangkan. Produk dari jurusan Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL), Pemasaran, Manajemen Perkantoran, Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT), Teknik Kendaraan Ringan (TKR), hingga Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) belum maksimal dalam hal promosi digital maupun penentuan harga jual.

Dalam materi digital branding, para siswa diajak memahami pentingnya membangun identitas visual yang konsisten. Mereka juga dikenalkan dengan teknik storytelling untuk membuat konten promosi serta pemanfaatan data insight media sosial untuk melihat seberapa efektif promosi yang dilakukan.

Sementara itu, materi smart costing mengajak siswa memahami dasar-dasar akuntansi biaya. Materi mencakup perbedaan antara biaya dan harga, komponen pembentuk HPP, hingga penghitungan margin keuntungan dan titik impas atau break even point.

Agar lebih mudah dipahami, materi tersebut diberikan melalui studi kasus yang menggunakan produk dari unit produksi masing-masing jurusan.

Pelatihan juga memperkenalkan pemanfaatan teknologi untuk mendukung pencatatan biaya dan penjualan. Di antaranya penggunaan spreadsheet otomatis, aplikasi kasir digital, serta barcode atau QR code untuk membantu pencatatan stok secara lebih akurat.

Ketua tim pelaksana, Gusmarila, mengatakan digital branding dan smart costing merupakan dua kemampuan yang tidak dapat dipisahkan dalam menjalankan usaha.

“Dua sisi mata uang yang sama. Promosi semenarik apa pun akan sia-sia kalau harga jual belum dihitung dengan benar, bisa jadi produk laku tapi sekolah atau siswanya justru rugi. Sebaliknya, harga sudah akurat pun kalau tidak dikenal orang lewat promosi yang tepat, produknya tetap sulit bersaing,” ujarnya.

Menurutnya, pelatihan tersebut memberikan manfaat bagi sekolah sekaligus siswa. Bagi sekolah, unit produksi setiap jurusan dapat dikembangkan sebagai media branding institusi sekaligus sumber pemasukan tambahan yang dikelola secara lebih sistematis.

Sedangkan bagi siswa, kemampuan menghitung biaya dan memasarkan produk secara digital menjadi bekal kewirausahaan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja maupun untuk membuka usaha secara mandiri setelah menyelesaikan pendidikan. (nto/c)

Redaksi

Recent Posts

Fajar Fikri Juara Denmark Open 2026 Usai Libas Aaron Soh

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses menjuarai Denmark Open 2026 usai mengalahkan pasangan…

18 jam ago

Bawa Lari 12 Ekor Sapi Kurban senilai Rp195 Juta, “Adi Black” Ditangkap Polsek Rumbai

Polsek Rumbai menangkap seorang pria berinisial SK alias Adi Black akibat mengelapkan 12 ekor sapi…

18 jam ago

Marak Pasangan Mesum di Penginapan, Anggota DPRD Pekanbaru Minta Pemko Cek Izin THM dan Hotel

Anggota DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi meminta Pemko Pekanbaru tidak sekadar menggelar razia pekat, tetapi juga…

18 jam ago

Sempat Kirim Pesan Pamit, Perempuan Muda di Meranti Ditemukan Meninggal di Perairan Tanjung Kedabu

Suleha Rindiyani (22), warga Desa Tanjung Kedabu, Kepulauan Meranti, ditemukan meninggal dunia di perairan setempat…

19 jam ago

Rektor Prof Sri Indarti Kukuhkan Lima Guru Besar Universitas Riau dari Berbagai Keilmuan

Universitas Riau resmi mengukuhkan lima guru besar baru dari berbagai disiplin ilmu, meningkatkan jumlah total…

19 jam ago

Dishub Pekanbaru Jaring 47 Truk Tonase Besar Pelanggar Lalu Lintas

Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru bersama tim gabungan menjaring 47 truk tonase besar yang melanggar aturan…

19 jam ago