Categories: Politik

Tunggu “Surat Wasiat” Prabowo

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno kembali berkunjung ke Pekanbaru, Sabtu (18/5). Ada serangkaian agenda yang diikuti Sandi selama seharian penuh.
Di antaranya takziah ke rumah Ketua KPPS di TPS 29 Kelurahan Delima Kecamatan Tampan Pekanbaru, Hazairin bin Udin yang meninggal pascapemilu. Sandi juga sempat melaksanakan pertemuan konsolidasi internal dan silaturahmi bersama koalisi dan relawan Prabowo-Sandi se-Riau di SKA Co-Ex.

Pesawat yang ditumpangi Sandi mendarat sekitar pukul 10.30 WIB. Dari bandara, pria kelahiran Pekanbaru 49 tahun silam itu langsung bertolak ke Jalan Bunga Tanjung, Keluharan Delima, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru. Ditemani para sahabat, Sandi langsung memasuki rumah almarhum Hazairin. Di sana, ia disambut oleh istri beserta empat orang anak almarhum. Usai doa bersama, Sandi sempat berbincang-bincang dengan keluarga almarhum Hazairin.

Dalam percakapan itu, istri almarhum Yulita Harni sempat bercerita bagaimana sosok Hazairin sebelum menjadi ketua KPPS. “Lima hari sebelum pemilihan bapak sempat dirawat di rumah sakit. Pas sebelum 17 April 2019 sudah keluar dan langsung bertugas sebagai KPPS. Sehari setelah itu, kondisi bapak sempat kembali drop,” cerita Yulita.

Dengan kondisi fisik yang menurun, almarhum memaksakan diri untuk mengendarai sepeda motor. Namun nahas, diperjalan Hazairin sempat mengalami kecelakaan dan terjatuh dari sepeda motor yang ditunggangi. 21 April 2019, ayah dari empat orang anak itu kembali harus menjalani perawatan di rumah sakit. Dalam rentang waktu kurang lebih sepekan, kondisi Hazairin terus mengalami penurunan. Hingga akhirnya pada 29 April 2019 pahlawan demokrasi itu menghembuskan nafas terakhirnya.

Mendengar cerita itu, Sandi tampak berduka. Raut wajahnya seolah tak bisa menyembunyikan rasa duka yang mendalam. Ia berkesimpulan bahwa Hazairin merupakan sosok yang memiliki dedikasi tinggi terhadap bangsa dan negara. Itu terlihat dari kuatnya keinginan Hazairin dalam melaksanakan tugas sebagai ketua KPPS. Meski kondisi fisik kurang optimal, Hazairin dikatakan Sandi tetap memenuhi kewajibannya sebagai petugas.

“Bapak (Hazairin) sangat inspiratif. Seorang yang sangat berdedikasi tinggi, beliau bertanggung jawab, komitmen dengan pekerjaan beliau untuk mengawal demokrasi kita agar bisa berjalan dengan baik,” sebut Sandi.
>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos
Penulis: Afiat Ananda
Editor: Eko Faizin

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

11 jam ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

11 jam ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

11 jam ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

11 jam ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

1 hari ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

1 hari ago