Senin, 7 April 2025
spot_img

Madrid vs Atletico, Bertarung hingga Pertandingan Pamungkas

MADRID (RIAUPOS.CO) – Real Madrid dan Atletico Madrid berjuang hingga pekan pamungkas La Liga Spanyol 2020-2021 untuk menentukan tim juara. Saat ini setelah melalui 37 pertandingan, Atletico  duduk di puncak dengan 83 poin, unggul dua angka dari Madrid di tempat kedua.

Saat ini, kendali gelar juara sepenuhnya ada di tangan Los Colchoneros.  Sebab, Atletico Madrid hanya butuh memenangkan laga pamungkas kontra Real Valladolid untuk memastikan gelar juara Liga Spanyol 2020-2021.

Sementara bagi Madrid, kemenangan atas Villarreal saja belum cukup. Selain wajib menang, Madrid harus berharap  Atletico bermain imbang atau kalah dari Valladolid.

Semisal  Madrid menang dan Atletico Madrid imbang, Los Blancos  akan keluar menjadi juara Liga Spanyol 2020-2021, meski poin sama kuat 84. Kenapa itu bisa terjadi?

Baca Juga:  Bantai Myanmar 5-1, Indonesia Tetap Gagal ke Semifinal Piala AFF U-19

Ketika ada dua tim atau lebih mempunyai poin yang sama, Liga Spanyol menjadikan head-to-head sebagai tolok ukur penentu posisi tim. Madrid unggul head-to-head atas Atletico  di Liga Spanyol 2020-2021.

Setelah menang 2-0 atas Atletico  di kandang sendiri, Madrid menahan sang rival sekota 1-1 di kandang lawan. Satu hal yang pasti, gelar juara menjadi penting bagi kedua tim.

Pelatih Atletico, Diego Simeone, ingin menunjukkan bahwa dirinya masih bisa membawa sang klub bersaing di jalur juara Liga Spanyol. Terlebih, sudah cukup lama Atletico  tidak menjadi yang terbaik di Liga Spanyol. Terakhir kali Atletico menjadi kampiun Liga Spanyol pada 2013-2014.

Sementara skuad  Madrid, ingin memberi kado perpisahan kepada sang pelatih, Zinedine Zidane. Menurut laporan Marca, Zidane akan meninggalkan Madrid akhir musim ini menuju Juventus atau Timnas Prancis.

Baca Juga:  Bantu Timnya Kalahkan Villarreal, Ronaldo Cetak Gol Ke-799

Sementara itu, kursi pelatih yang ditinggalkan Zidane diperebutkan tiga nama yakni Massmiliano Allegri, Joachim Low, dan Raul Gonzalez.

Jika menjadi juara, Madrid menahbiskan status sebagai tim tersukses di Liga Spanyol dengan 35 trofi. Sementara Atletico, jika menjadi juara telah mengoleksi 11 trofi Liga Spanyol. Hingga saat ini pun, Madrid masih menjadi tim terbanyak meraih gelar La Liga.

Sumber: Marca/News/Daily Mail
Editor: Hary B Koriun

MADRID (RIAUPOS.CO) – Real Madrid dan Atletico Madrid berjuang hingga pekan pamungkas La Liga Spanyol 2020-2021 untuk menentukan tim juara. Saat ini setelah melalui 37 pertandingan, Atletico  duduk di puncak dengan 83 poin, unggul dua angka dari Madrid di tempat kedua.

Saat ini, kendali gelar juara sepenuhnya ada di tangan Los Colchoneros.  Sebab, Atletico Madrid hanya butuh memenangkan laga pamungkas kontra Real Valladolid untuk memastikan gelar juara Liga Spanyol 2020-2021.

Sementara bagi Madrid, kemenangan atas Villarreal saja belum cukup. Selain wajib menang, Madrid harus berharap  Atletico bermain imbang atau kalah dari Valladolid.

Semisal  Madrid menang dan Atletico Madrid imbang, Los Blancos  akan keluar menjadi juara Liga Spanyol 2020-2021, meski poin sama kuat 84. Kenapa itu bisa terjadi?

Baca Juga:  Kurang Tajam, Prancis Hanya Menang 2-0 atas Kazakhstan

Ketika ada dua tim atau lebih mempunyai poin yang sama, Liga Spanyol menjadikan head-to-head sebagai tolok ukur penentu posisi tim. Madrid unggul head-to-head atas Atletico  di Liga Spanyol 2020-2021.

Setelah menang 2-0 atas Atletico  di kandang sendiri, Madrid menahan sang rival sekota 1-1 di kandang lawan. Satu hal yang pasti, gelar juara menjadi penting bagi kedua tim.

Pelatih Atletico, Diego Simeone, ingin menunjukkan bahwa dirinya masih bisa membawa sang klub bersaing di jalur juara Liga Spanyol. Terlebih, sudah cukup lama Atletico  tidak menjadi yang terbaik di Liga Spanyol. Terakhir kali Atletico menjadi kampiun Liga Spanyol pada 2013-2014.

Sementara skuad  Madrid, ingin memberi kado perpisahan kepada sang pelatih, Zinedine Zidane. Menurut laporan Marca, Zidane akan meninggalkan Madrid akhir musim ini menuju Juventus atau Timnas Prancis.

Baca Juga:  Fokus ke Leipzig, Guardiola Tak Pikirkan Messi dan PSG

Sementara itu, kursi pelatih yang ditinggalkan Zidane diperebutkan tiga nama yakni Massmiliano Allegri, Joachim Low, dan Raul Gonzalez.

Jika menjadi juara, Madrid menahbiskan status sebagai tim tersukses di Liga Spanyol dengan 35 trofi. Sementara Atletico, jika menjadi juara telah mengoleksi 11 trofi Liga Spanyol. Hingga saat ini pun, Madrid masih menjadi tim terbanyak meraih gelar La Liga.

Sumber: Marca/News/Daily Mail
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Madrid vs Atletico, Bertarung hingga Pertandingan Pamungkas

MADRID (RIAUPOS.CO) – Real Madrid dan Atletico Madrid berjuang hingga pekan pamungkas La Liga Spanyol 2020-2021 untuk menentukan tim juara. Saat ini setelah melalui 37 pertandingan, Atletico  duduk di puncak dengan 83 poin, unggul dua angka dari Madrid di tempat kedua.

Saat ini, kendali gelar juara sepenuhnya ada di tangan Los Colchoneros.  Sebab, Atletico Madrid hanya butuh memenangkan laga pamungkas kontra Real Valladolid untuk memastikan gelar juara Liga Spanyol 2020-2021.

Sementara bagi Madrid, kemenangan atas Villarreal saja belum cukup. Selain wajib menang, Madrid harus berharap  Atletico bermain imbang atau kalah dari Valladolid.

Semisal  Madrid menang dan Atletico Madrid imbang, Los Blancos  akan keluar menjadi juara Liga Spanyol 2020-2021, meski poin sama kuat 84. Kenapa itu bisa terjadi?

Baca Juga:  Spence Cedera, Ugas Jadi Lawan Pacquiao

Ketika ada dua tim atau lebih mempunyai poin yang sama, Liga Spanyol menjadikan head-to-head sebagai tolok ukur penentu posisi tim. Madrid unggul head-to-head atas Atletico  di Liga Spanyol 2020-2021.

Setelah menang 2-0 atas Atletico  di kandang sendiri, Madrid menahan sang rival sekota 1-1 di kandang lawan. Satu hal yang pasti, gelar juara menjadi penting bagi kedua tim.

Pelatih Atletico, Diego Simeone, ingin menunjukkan bahwa dirinya masih bisa membawa sang klub bersaing di jalur juara Liga Spanyol. Terlebih, sudah cukup lama Atletico  tidak menjadi yang terbaik di Liga Spanyol. Terakhir kali Atletico menjadi kampiun Liga Spanyol pada 2013-2014.

Sementara skuad  Madrid, ingin memberi kado perpisahan kepada sang pelatih, Zinedine Zidane. Menurut laporan Marca, Zidane akan meninggalkan Madrid akhir musim ini menuju Juventus atau Timnas Prancis.

Baca Juga:  City Ditahan Tim Promosi Leeds United

Sementara itu, kursi pelatih yang ditinggalkan Zidane diperebutkan tiga nama yakni Massmiliano Allegri, Joachim Low, dan Raul Gonzalez.

Jika menjadi juara, Madrid menahbiskan status sebagai tim tersukses di Liga Spanyol dengan 35 trofi. Sementara Atletico, jika menjadi juara telah mengoleksi 11 trofi Liga Spanyol. Hingga saat ini pun, Madrid masih menjadi tim terbanyak meraih gelar La Liga.

Sumber: Marca/News/Daily Mail
Editor: Hary B Koriun

MADRID (RIAUPOS.CO) – Real Madrid dan Atletico Madrid berjuang hingga pekan pamungkas La Liga Spanyol 2020-2021 untuk menentukan tim juara. Saat ini setelah melalui 37 pertandingan, Atletico  duduk di puncak dengan 83 poin, unggul dua angka dari Madrid di tempat kedua.

Saat ini, kendali gelar juara sepenuhnya ada di tangan Los Colchoneros.  Sebab, Atletico Madrid hanya butuh memenangkan laga pamungkas kontra Real Valladolid untuk memastikan gelar juara Liga Spanyol 2020-2021.

Sementara bagi Madrid, kemenangan atas Villarreal saja belum cukup. Selain wajib menang, Madrid harus berharap  Atletico bermain imbang atau kalah dari Valladolid.

Semisal  Madrid menang dan Atletico Madrid imbang, Los Blancos  akan keluar menjadi juara Liga Spanyol 2020-2021, meski poin sama kuat 84. Kenapa itu bisa terjadi?

Baca Juga:  Neymar Setuju Kontrak Lima Tahun dengan Barcelona

Ketika ada dua tim atau lebih mempunyai poin yang sama, Liga Spanyol menjadikan head-to-head sebagai tolok ukur penentu posisi tim. Madrid unggul head-to-head atas Atletico  di Liga Spanyol 2020-2021.

Setelah menang 2-0 atas Atletico  di kandang sendiri, Madrid menahan sang rival sekota 1-1 di kandang lawan. Satu hal yang pasti, gelar juara menjadi penting bagi kedua tim.

Pelatih Atletico, Diego Simeone, ingin menunjukkan bahwa dirinya masih bisa membawa sang klub bersaing di jalur juara Liga Spanyol. Terlebih, sudah cukup lama Atletico  tidak menjadi yang terbaik di Liga Spanyol. Terakhir kali Atletico menjadi kampiun Liga Spanyol pada 2013-2014.

Sementara skuad  Madrid, ingin memberi kado perpisahan kepada sang pelatih, Zinedine Zidane. Menurut laporan Marca, Zidane akan meninggalkan Madrid akhir musim ini menuju Juventus atau Timnas Prancis.

Baca Juga:  Bantu Timnya Kalahkan Villarreal, Ronaldo Cetak Gol Ke-799

Sementara itu, kursi pelatih yang ditinggalkan Zidane diperebutkan tiga nama yakni Massmiliano Allegri, Joachim Low, dan Raul Gonzalez.

Jika menjadi juara, Madrid menahbiskan status sebagai tim tersukses di Liga Spanyol dengan 35 trofi. Sementara Atletico, jika menjadi juara telah mengoleksi 11 trofi Liga Spanyol. Hingga saat ini pun, Madrid masih menjadi tim terbanyak meraih gelar La Liga.

Sumber: Marca/News/Daily Mail
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari