Wika Salim (foto/jawapos.com)
RIAUPOS.CO – Penyanyi dangdut dan aktris Wika Salim juga dikenal sebagai selebgram. Beberapa kali pelantun lagu ‘Lagi Pengen’ itu menjual barang-barang bekas yang sudah dipakainya (preloved) lewat media sosial. Berbagai macam jenisnya dari mulai tas, sepatu, baju, sampai make-up.
Dorongan untuk menjual barang-barang bekas pakainya diakui Wika karena efek dari penampilannya di panggung hiburan. Sebab, diakui Wika, harus sering kali ganti baju tiap event. Sehingga akan sayang jika bajunya hanya didiamkan dalam lemari.
“Kalau preloved sempat juga jual. Barang-barang saya, baju juga banyak. Alasannya, bosan sih enggak. Tapi kalau kita pakai baju saat tampil di TV 1-2 kali pakai kan sudah enggak enak ya. Makanya saya jual, dsripada mubazir,†kata Wika kepada JawaPos.com, Senin (19/8).
Biasanya dia menjual busananya itu dengan harga 50 persen lebih murah daripada aslinya. Umumnya busana yang dijualnya adalah merek lokal atau internasional yang tidak terlalu mahal.
“Branded tapi enggak terlalu mahal. Lebih baik dijual dengan harga jauh lebih rendah daripada enggak kepakai, karena masih banyak orang yang ingin pakai,†jelas Wika.
Perempuan yang akan bersanding dengan komedian Tukul Arwana dalam acara talkshow itu menjelaskan umumnya busana yang dijualnya sudah dikenakannya maksimal 3 kali pakai. Sehingga kondisinya masih bagus dan sayang jika dibuang. Dan Wika pasti selalu mencuci busananya dulu sebelum dijual.
“Baju masih layak 2-3 kali pakai. Saya cuci dulu ya kalau baju di laundry. Kondisinya rata-rata masih sangat layak,†kata pemain film ‘ABG Jadi Manten’ itu.
Selain menjual, dia juga gemar berburu barang preloved di media sosial. Wika mengaku tidak gengsi dalam membeli atau memakai barang preloved selama kualitasnya masih bagus.
“Saya juga pernah beli preloved kok. Selama kita nyaman, barangnya bagus, barangnya kita suka, kenapa harus gengsi,†jelasnya.
Pemko dan Polresta Pekanbaru mendatangi New Paragon KTV menyusul laporan masyarakat terkait dugaan kontes waria…
RS Awal Bros Sudirman menghadirkan layanan neurorestorasi berbasis TMS sebagai harapan baru pemulihan pasien stroke…
Atlet difabel asal Rokan Hulu, Niken, sukses meraih empat medali di ASEAN Para Games 2025…
Pemkab Inhu lakukan tes urine terhadap 29 anggota Satpol PP sebagai langkah deteksi dini narkoba…
Enam pelaku pencurian dengan kekerasan di Jalan Lingkar Pasirpengaraian ditangkap polisi. Aksi mereka sempat meresahkan…
Oknum anggota DPRD Pelalawan jalani pemeriksaan usai ditetapkan tersangka kasus dugaan penggunaan ijazah milik orang…