Kasus Ijazah, Kriminal Pelalawan, DPRD Pelalawan, Polres Pelalawan, Pemalsuan Dokumen, Hukum
PANGKALAN KERINCI (RIAUPOS.CO) – Pascaditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penggunaan ijazah milik orang lain, seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Pelalawan akhirnya memenuhi panggilan penyidik Polres Pelalawan untuk menjalani pemeriksaan, Jumat (30/1/2026).
Oknum anggota DPRD tersebut diketahui bernama Sunardi, politisi Partai Golkar. Ia datang ke Polres Pelalawan sekitar pukul 10.30 WIB dan langsung memasuki ruang Unit III Satreskrim untuk diperiksa penyidik.
Penetapan status tersangka terhadap Sunardi tertuang dalam Surat Ketetapan Nomor: SP.Tap/06/I/RES.1.9/2026/Satreskrim tertanggal 26 Januari 2026, setelah penyidik menemukan alat bukti yang cukup melalui proses penyidikan dan gelar perkara.
Kepala Polres Pelalawan AKBP John Louis Letedara SIK melalui Kasi Humas Iptu Thomas Bernandes Siahaan SSos membenarkan pemeriksaan terhadap oknum anggota DPRD tersebut.
“Setelah penyidik menemukan sekurang-kurangnya dua alat bukti yang sah, status hukum yang bersangkutan dinaikkan dari terlapor menjadi tersangka,” terang Iptu Thomas kepada Riaupos.co, Jumat (30/1/2026).
Menurutnya, tersangka diduga menggunakan ijazah milik orang lain saat mendaftarkan diri sebagai calon anggota legislatif ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pelalawan. Dugaan tersebut pertama kali terjadi pada tahapan pencalonan Pemilu 2019 dan kembali digunakan pada pencalonan Pemilu 2024.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 263 ayat (2) KUHP tentang penggunaan surat palsu. Penyidik juga menerapkan Pasal 391 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait penggunaan dokumen tidak sah.
Kasus ini tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/116/XI/2025/SPKT/Polres Pelalawan/Polda Riau tertanggal 4 November 2025. Penyidik juga telah melayangkan Surat Panggilan Tersangka Ke-1 untuk pemeriksaan pada Jumat, 30 Januari 2026.
“Saat ini tersangka sudah hadir dan menjalani pemeriksaan. Penyidik akan menangani perkara ini secara profesional dan transparan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Di sela pemeriksaan, Sunardi menyatakan menghormati proses hukum yang sedang berjalan. “Saya memenuhi panggilan penyidik Satreskrim Polres Pelalawan,” ujarnya singkat.
Hingga berita ini diturunkan, tersangka masih menjalani pemeriksaan. Penyidik belum memastikan apakah akan dilakukan penahanan terhadap yang bersangkutan. (amn)
Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…
Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.
Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.
Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…
Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…
SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.