Categories: Nasional

Pemko Dumai Gelar Rapat Rekonsiliasi

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota Dumai akan terus berupaya secara maksimal pencegahan penyakit stunting di tengah-tengah masyarakat Kota Dumai.

Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dalam pencegahan penyakit yang bisa berdampak terhadap intelejensi anak adalah dengan meningkatkan koordinasi bersama dinas-dinas terkait dengan mengadakan rapat rekonsiliasi.

Tujuan rapat rekonsiliasi ini guna meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya itu, Pemerintah Kota Dumai menggelar rapat rekonsiliasi program percepatan penurunan stunting tingkat Kota Dumai.

"Banyak dampak yang akan disebabkan oleh penyakit stunting ini di mana salah satunya adalah mempengaruhi perkembangan intejelensi penderita stunting. Memang dalam waktu dekat ini belum terasa dampaknya nanti beberapa tahun ke depan akan terasa dampaknya, mari kita tuntaskan segera masalah stunting ini," kata Wali Kota Dumai H Paisal dalam kegiatan rapat koordinasi pengentasan penyakit stanting, Kamis (19/5) lalu.

Lanjut Wako, Pemerintah Kota Dumai akan terus berupaya mencegah stunting secara maksimal. "Kita akan maksimalkan pencegahan stunting. Untuk itu instansi terkait agar menyusun program pencegahan stunting," pesan Wali Kota.

Lanjutnya, koordinasi antara dinas dan instansi terkait juga harus dilakukan untuk menekan angka stunting di Dumai.

Sementara Kepala Biro dan Humas BKKBN Pusat Putut Priyatno yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi kepada Kota Dumai dalam upaya pencegahan stunting yang sangat sistematis.

"BKKBN ditunjuk langsung oleh Presiden sebagai ketua dalam pencegahan stunting, kita juga akan memberikan pendampingan kepada tingkat provinsi dan kota. Tim yang telah ditunjuk diharapkan untuk bergerak sesuai tupoksinya masing-masing, semoga pelaksanaan pencegahan stuntung di Kota Dumai ini dapat berjalan dengan baik," katanya.(mx12/rpg)

 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

1 hari ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

1 hari ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

1 hari ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

1 hari ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

2 hari ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

2 hari ago