bpbd-dumai-tingkatkan-patroli-di-kawasan-rawan-karhutla
DUMAI (RIAUPOS.CO) – Meski tidak terdapat titik api yang terpantau, namun cuaca panas ekstrim yang melanda Dumai beberapa pekan belakangan membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dumai tetap melaksanakan patroli. Menyasar daerah yang rawan kebakaran hutan dan lahan, kegiatan patroli ini dilakukan sebagai langkah pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dumai, Adyan mengungkapkan, kondisi karhutla di Dumai, titik api maupun titik panas nihil. "Hingga saat ini titik api di Kota Dumai nihil, walaupun begitu tim satgas tetap melakukan patroli di daerah rawan karhutla, mengingat cuaca panas pada hari ini bisa dibilang ekstrim," katanya, Ahad (22/5).
Adyan mengungkapkan, pihaknya masih terus memfokuskan pada patroli di kawasan rawan karhutla, agar ketika menemukan titik api bisa segera dipadamkan. Dirinya mengatakan saat ini tim Satgas Karhutla Kota Dumai, masih tetap fokus patroli karhutla dan melakukan langkah-langkah antisipasi terjadinya karhutla.
"Beberapa hari yang lalu sempat terpantau dari satelit ada titik panas di Sungai Sembilan, namun saat dicek oleh tim satgas darat ternyata tidak ada, diduga itu pusaran angin panas," jelasnya.
Dikatakan Adyan, kondisi lahan, gambut memang membuat lahan mudah terbakar, karena sore api sudah berhasil dipadam, namun saat malam api kembali menjalar sehingga saat pagi luas lahan terbakar semakin luas, ditambah angin kencang.
Selain itu, tambahnya, kepada camat dan lurah se-Kota Dumai beserta seluruh jajarannya agar proaktif menjaga lingkungan dan melaporkan jika ada hotspot/titik api kepada Posko Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan BPBD Kota Dumai agar dilakukan tindakan cepat pencegahan dan pemadaman.(mx12/rpg)
Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…
Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.
Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.
Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…
Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…
SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.