Categories: Nasional

Visa Umrah Kembali Terbit, Prokes Minta Diperketat

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Sempat ditutup sementara, akhirnya visa umrah untuk jamaah asal Indonesia kembali terbit, Kamis (19/11). Kementerian Agama (Kemenag) berpesan kepada travel umrah supaya lebih ketat dalam menjalankan protokol kesehatan. Supaya tidak ada jamaah umrah positif Covid-19 yang lolos sampai ke Makkah.

"Alhamdulillah. Kita tentu senang bahwa visa umrah telah dapat dikeluarkan lagi untuk jamaah Indonesia," kata Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Oman Fathurahman, Kamis (19/11). Oman mengingatkan keputusan Arab Saudi yang sempat menutup sementara permohonan visa umrah untuk Indonesia harus jadi perhatian dan pelajaran.

Sesuai hasil rapat Kemenag dengan Komisi VIII DPR, Oman mengatakan ada sejumlah pesan untuk penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU). Di antaranya adalah PPIU supaya lebih intensif dan segera melaporkan keberangkatan umrah kepada Kemenag.

Kemudian travel umrah diminta lebih ketat menerapkan protokol kesehatan sebelum keberangkatan. Baik itu soal uji swab maupun karantina. Diharapkan setelah karantina sebelum terbang ke Saudi, calon jamaah umrah menjalani karantina mandiri. Supaya tidak tertular Covid-19 dan diketahui saat berada di Saudi.

Secara khusus kepada para calon jamaah supaya lebih memperkuat dan meluruskan niat beribadah umrah. Sebab umrah kali ini dilaksanakan di tengah pandemi dengan sekian banyak keterbatasannya. Selain itu calon jamaah umrah harus mengetahui dan menerapkan secara disiplin protokol kesehatan yang ditetapkan Saudi.

"Seperti tetap menggunakan masker, sering mencuci tangan, dan menjaga jarak," katanya. 

Dengan disiplin menjaga protokol kesehatan itu, Oman berharap jamaah umrah asal Indonesia bisa menjalankan ibadahnya dengan nyaman, tetap sehat, dan selamat sampai kembali ke Tanah Air. Sebelumnya kabar dibukanya kembali penerbitan visa umrah untuk jamaah asal Indonesia disampaikan Kabid Umrah Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Zaky Zakariya, Kamis (19/11) pagi. Dia bahkan memberikan tangkapan layar visa umrah tersebut. Visa itu dikeluarkan oleh misi Arab Saudi di Jakarta. Dengan durasi aktif sampai 19 Desember 2020 nanti. Operator yang menerbitkan visa itu adalah Muasasah Masyair Al Haram.(wan/jpg)

 

Pesan Redaksi:
Mari bersama-sama melawan Covid-19. Riaupos.co mengajak seluruh pembaca ikut mengampanyekan gerakan 3M Lawan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. Ingat pesan Ibu, selalu Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak serta hindari kerumunan.

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Rumah Bulat dan Dua Kontrakan di Marpoyan Damai Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…

14 jam ago

Mangrove Desa Bokor Mendunia, 13 Spesies Jadi Magnet Wisatawan

Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…

14 jam ago

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

3 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

3 hari ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

3 hari ago

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

3 hari ago