Categories: Pelalawan

Mobil Konsumen Terbakar Saat di SPBU Pelalawan, Pertamina Amankan Lokasi dan Periksa CCTV

PELALAWAN (RIAUPOS.CO) — Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menghentikan sementara operasional SPBU 14.283.624 di Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan, setelah terjadi kebakaran pada salah satu kendaraan konsumen, Jumat (14/8/2026).

Saat kejadian berlangsung, operator dan kru SPBU langsung menjalankan prosedur tanggap darurat. Keselamatan konsumen dan seluruh orang yang berada di area SPBU menjadi prioritas dalam penanganan insiden tersebut.

Petugas segera melakukan pemadaman awal menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan Alat Pemadam Api Berat (APAB). Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api merambat ke area lain.

Di saat bersamaan, area SPBU diamankan dan sumber energi serta kegiatan operasional dihentikan. Penanganan kemudian mendapat dukungan dari petugas pemadam kebakaran hingga api berhasil dipadamkan dan kondisi lokasi kembali terkendali.

Petugas SPBU juga memberikan pertolongan awal kepada konsumen yang mengalami luka. Selanjutnya, koordinasi dilakukan untuk memastikan korban mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan penghentian operasional dilakukan sebagai bagian dari penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).

“Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan ruang bagi pengamanan lokasi serta pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana dan fasilitas sebelum SPBU dinyatakan aman untuk kembali melayani masyarakat,” ujarnya.

Pertamina Patra Niaga bersama aparat setempat dan tim HSSE kini melakukan pemeriksaan serta evaluasi terhadap insiden tersebut. Rekaman CCTV dan informasi dari lokasi juga telah diamankan untuk mendukung proses pemeriksaan.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Pertamina masih menunggu seluruh proses pemeriksaan selesai sebelum mengambil kesimpulan mengenai penyebab insiden.

Pertamina menegaskan keselamatan menjadi prioritas utama dalam seluruh kegiatan operasional. Kesigapan petugas dalam menjalankan prosedur tanggap darurat dinilai berperan dalam mengendalikan api sehingga tidak meluas ke sarana dan fasilitas lain.

Selama SPBU 14.283.624 berhenti beroperasi, masyarakat masih dapat memperoleh BBM di SPBU 14.283.116 yang berjarak sekitar 9 kilometer dan SPBU 14.283.690 dengan jarak sekitar 11 kilometer dari lokasi kejadian.

Pertamina memastikan kebutuhan BBM masyarakat di wilayah tersebut tetap dilayani. Operasional SPBU 14.283.624 akan kembali dibuka setelah seluruh pemeriksaan keselamatan dan kelayakan fasilitas dinyatakan memenuhi ketentuan.

Pertamina juga mengingatkan pengelola SPBU untuk memastikan kesiapan personel serta fasilitas tanggap darurat. Konsumen diminta mengikuti arahan petugas, termasuk mematikan mesin kendaraan selama pengisian BBM dan tidak menggunakan telepon seluler selama proses pengisian berlangsung.

Kepatuhan terhadap aturan keselamatan tersebut diharapkan dapat membantu mencegah risiko dan menjaga keamanan bersama di area SPBU. (*azr)

Redaksi

Recent Posts

Pamit Keluar Rumah, Gadis 19 Tahun di Pekanbaru Tak Bisa Dihubungi

Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…

45 detik ago

Gempa M7,7 Hantam NTT, 20 Orang Meninggal dan 2 Masih Tertimbun

Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…

10 menit ago

SMAN 1 Bangkinang Juara HSBL 2026, SMAN Plus Riau Takluk 60-45 di Final

SMAN 1 Bangkinang kembali juara HSBL 2026 Seri Bangkinang usai menaklukkan SMAN Plus Riau dengan…

1 jam ago

3 Hektare Lahan Gambut di Kampar Terbakar, Petugas Masih Berjuang Padamkan Api

Tiga kebakaran lahan terjadi di Kampar hingga Sabtu sore. Petugas gabungan masih menangani lahan gambut…

1 jam ago

45 Murid Sakit Usai Santap MBG, SPPG di Dumai Disuspend

Dugaan keracunan MBG di Dumai membuat SPPG disuspend dan kepala dapur dinonaktifkan. Sementara SPPG 3T…

2 jam ago

Abrasi Hantam 1.700 Hektare Kebun Warga, Pemerintah Siapkan Rehabilitasi Mangrove Besar-besaran

Abrasi berdampak pada 1.700 hektare kebun warga Kuala Selat. Pemerintah mendorong rehabilitasi hingga 1.000 hektare…

2 jam ago