Senin, 7 April 2025
spot_img

Masyarakat Diminta Gerakkan 3 M Plus

SIAK (RIAUPOS.CO) — Masyarakat Perawang Kecamatan Tualang diminta untuk berperan aktif dalam upaya pemberantasan sarang nyamuk aedes aegypti atau demam berdarah. Yakni dengan melakukan gerakan menguras, menutup dan mengubur (3M) plus.

Apalagi Perawang salah satu daerah yang endemis demam berdarah denque (DBD) di Kabupaten Siak.

Permintaan diatas disampaikan Kepala Puskesmas Perawang Dr Nedra guna, mengingat kondisi cuaca saat ini tidak menentu.

"Peran serta masyarakat dalam upaya mencegah dan mengantisipasi demam berdarah sangat penting untuk memberantas sarang nyamuk aedes aegypti," ujar Nedra, Rabu (13/11).

Nedra menjelaskan, nyamuk demam berdarah suka hidup dan berkembang biak di air bersih dan jernih, bukan di tempat kotor. Dengan kondisi udara seperti sekarang ini dapat memicu perkembangan nyamuk. Maka hendaknya masyarakat membiasakan prilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  Pelaku Dugaan Penipuan Keluarga Sendiri Ditangkap

"Penyemprotan fogging tidak lah ampuh dalam memberantas nyamuk. Pencegahan yang paling penting dengan melakukan kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal dan harus rutin dilakukan,"  pesannya.(adv)

SIAK (RIAUPOS.CO) — Masyarakat Perawang Kecamatan Tualang diminta untuk berperan aktif dalam upaya pemberantasan sarang nyamuk aedes aegypti atau demam berdarah. Yakni dengan melakukan gerakan menguras, menutup dan mengubur (3M) plus.

Apalagi Perawang salah satu daerah yang endemis demam berdarah denque (DBD) di Kabupaten Siak.

Permintaan diatas disampaikan Kepala Puskesmas Perawang Dr Nedra guna, mengingat kondisi cuaca saat ini tidak menentu.

"Peran serta masyarakat dalam upaya mencegah dan mengantisipasi demam berdarah sangat penting untuk memberantas sarang nyamuk aedes aegypti," ujar Nedra, Rabu (13/11).

Nedra menjelaskan, nyamuk demam berdarah suka hidup dan berkembang biak di air bersih dan jernih, bukan di tempat kotor. Dengan kondisi udara seperti sekarang ini dapat memicu perkembangan nyamuk. Maka hendaknya masyarakat membiasakan prilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  Diperiksa Sembilan Jam, Rachel Vennya Belum Tersangka

"Penyemprotan fogging tidak lah ampuh dalam memberantas nyamuk. Pencegahan yang paling penting dengan melakukan kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal dan harus rutin dilakukan,"  pesannya.(adv)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Masyarakat Diminta Gerakkan 3 M Plus

SIAK (RIAUPOS.CO) — Masyarakat Perawang Kecamatan Tualang diminta untuk berperan aktif dalam upaya pemberantasan sarang nyamuk aedes aegypti atau demam berdarah. Yakni dengan melakukan gerakan menguras, menutup dan mengubur (3M) plus.

Apalagi Perawang salah satu daerah yang endemis demam berdarah denque (DBD) di Kabupaten Siak.

Permintaan diatas disampaikan Kepala Puskesmas Perawang Dr Nedra guna, mengingat kondisi cuaca saat ini tidak menentu.

"Peran serta masyarakat dalam upaya mencegah dan mengantisipasi demam berdarah sangat penting untuk memberantas sarang nyamuk aedes aegypti," ujar Nedra, Rabu (13/11).

Nedra menjelaskan, nyamuk demam berdarah suka hidup dan berkembang biak di air bersih dan jernih, bukan di tempat kotor. Dengan kondisi udara seperti sekarang ini dapat memicu perkembangan nyamuk. Maka hendaknya masyarakat membiasakan prilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  Cegah Covid-19, Mahasiswa KKN Hubbulwathan Sterilisisasi Masjid di Mandau

"Penyemprotan fogging tidak lah ampuh dalam memberantas nyamuk. Pencegahan yang paling penting dengan melakukan kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal dan harus rutin dilakukan,"  pesannya.(adv)

SIAK (RIAUPOS.CO) — Masyarakat Perawang Kecamatan Tualang diminta untuk berperan aktif dalam upaya pemberantasan sarang nyamuk aedes aegypti atau demam berdarah. Yakni dengan melakukan gerakan menguras, menutup dan mengubur (3M) plus.

Apalagi Perawang salah satu daerah yang endemis demam berdarah denque (DBD) di Kabupaten Siak.

Permintaan diatas disampaikan Kepala Puskesmas Perawang Dr Nedra guna, mengingat kondisi cuaca saat ini tidak menentu.

"Peran serta masyarakat dalam upaya mencegah dan mengantisipasi demam berdarah sangat penting untuk memberantas sarang nyamuk aedes aegypti," ujar Nedra, Rabu (13/11).

Nedra menjelaskan, nyamuk demam berdarah suka hidup dan berkembang biak di air bersih dan jernih, bukan di tempat kotor. Dengan kondisi udara seperti sekarang ini dapat memicu perkembangan nyamuk. Maka hendaknya masyarakat membiasakan prilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  Terapkan Protokol Kesehatan Secara Ketat

"Penyemprotan fogging tidak lah ampuh dalam memberantas nyamuk. Pencegahan yang paling penting dengan melakukan kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal dan harus rutin dilakukan,"  pesannya.(adv)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari