Categories: Nasional

Legislator PDIP Klarifikasi soal Video Porno

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Anggota Fraksi PDI Perjuangan Bambang Wuryanto menyatakan, pihaknya sudah mengklarifikasi kepada anggota Komisi IX DPR RI inisial HM yang diduga menonton video porno saat rapat. Pria yang karib disapa Bambang Pacul ini menyebut, HM mengklarifikasi kabar tersebut hingga menangis.

"Oh iya dong (mengklarifikasi) yang kayak-kayak gini kita cukup peka. Kan kasian dia yang bersangkutan sampai nangis. Sampai nangis. ‘saya ga pernah selama ini’ kok ada yang foto," kata Bambang di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/4).

Bambang menduga, ada unsur penjebakan terhadap HM. Karena itu, menyarankan para anggota dewan untuk tidak tergesa-gesa jika ingin melihat video yang didapat dari media sosial. "Maka bagi kita tolong anggota dewan mesti hati-hati kalau menerima WA kemudian isinya video jangan tergesa-gesa dibuka. Karena kalau ini bagian dari jebakan nanti difoto dari atas, dikatakan orang nonton video. Kan begitu nih," papar Bambang.

Meski demikian, Bambang menyebut pihaknya tidak menjatuhkan sanksi kepada HM. Karena diduga HM dijebak saat membuka video, yang kemudian fotonya ramai diperbincangkan publik.

"Sanksi itu opo? Ini proses opo? Kalau yang diceritakan tadi seperti yang bersangkutan kayak begitu, tega beri sanksi? Yang bener saja. Kita ini high profile pejabat tinggi negara. Hati-hati lah kepada seluruh teman-teman, hati-hati. Begitu kita kena sedikit kayak gini-gini aja luar biasa," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, sebuah video heboh viral di media sosial yang memperlihatkan seseorang diduga anggota DPR RI tertangkap kamera sedang menonton video syur saat rapat.

Dilihat dalam akun twitter @klikkompas, terlihat seorang pria yang diduga anggota DPR sedang memegang telepon genggam. Sesekali tangannya menyentuh layar yang sedang memutar video syur. Narasi video menyebutkan jika pria yang menonton video porno itu merupakan Anggota Komisi IX DPR. Terlihat juga ada berkas yang diduga logo dari BPOM RI.(jpg)

 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

2 hari ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

2 hari ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

2 hari ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

2 hari ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

2 hari ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

3 hari ago