Categories: Nasional

Suryawan: Satgas Karhutla Kecamatan Koto Gasib Pertama di Siak

SIAK (RIAUPOS.CO) — Kapolsek Koto Gasib menginisiasi dibentuknya Satgas Karhutla Kecamatan Koto Gasib dan semua pihak mendukung.

Satgas ini, murni untuk kepentingan masyarakat, makanya melibatkan semua pihak, tidak hanya Camat, Sekcam, Penghulu, MPA, BPBD Cluster 3, perusahaan serta masyarakat.

Demikian dikatakan Kapolsek Koto Gasib Ipda Suryawan di aula Kantor Camat Koto Gasib, Jumat (10/1) pagi.
Lebih jauh dikatakannya, karhutla adalah tanggung jawab bersama. Penanggulangan dan antisipasi karhutla dilakukan dengan cara mengimbau pemilik lahan,  baik itu lahan pribadi atau pun lahan perusahaan. Apabila membuka lahan atau membersihkan lahan tidak boleh dibakar.

“Saat ini tidak ada terjadi kebakaran di wilayah Koto Gasib, namun demikian kami harus melaksanakan patroli bersama ke titik rawan karhutla dan tempat yang pernah terjadi kebakaran pada 2019,” ungkapnya.

Kapolsek menjelaskan pada Aplikasi Lancang Kuning, dapat dilihat adanya hotspot dan fire spot melalui dasboard Lancang Kuning. Operator dasboard Lancang Kuning akan meneruskan informasi tersebut kepada pengguna aplikasi. Untuk pengguna aplikasi dapat melaporkan pada saat kejadian adanya firespot melalui aplikasi Lancang Kuning, sehingga dapat dilihat apa saja yg telah dilakukan pada saat di tempat kejadian perkara (TKP).

“Kita bentuk Satgas Karhutla menggunakan aplikasi Lancang Kuning di wilayah kita, agar bisa mencegah terjadinya kebakaran dan semua bisa terlaksana bila kita bekerja sama,” ucap Kapolsek.

Menurutnya, aplikasi Lancang Kuning merupakan unggulan aplikasi Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi.

Tentang siapa saja yang dilibatkan, tentunya semua pihak. Camat dan jajarannya, Penghulu dan jajarannya, BPBD Cluster 3, MPA kecamatan dan desa, pihak perusahaan yang ada di wilayah Koto Gasib, Puskesmas, TNI dan Polri.

Hadir dalam pembentukan Satgas Karhutla, Camat diwakili UPZ Baznas Muharam, perwakilan sejumlah perusahaan, perwakilan BPBD Cluster 3, MPA, dan semua mendukung dibentuknya Satgas Karhutla karena pencegahan lebih baik dari pada berkeringat dan harus berhari hari memadamkan lahan.(mng)

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

11 jam ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

11 jam ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

12 jam ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

12 jam ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

1 hari ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

1 hari ago