ikts-terima-kunjungan-konsulat-jenderal-rrc-medan
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Guna mempererat jalinan kerja sama, Kamis (9/1) lalu Konsulat Jenderal (Konjen) Republik Rakyat Cina (RRC) Kota Medan, Qiu Weiwei mengunjungi Sekretariat Ikatan Keluarga Tionghoa Selatpanjang & Sekitarnya (IKTS) di Jalan Tanjung Datuk, Pekanbaru.
Suasana penuh keakraban tampak saat rombongan Konjen Tiongkok disambut langsung Ketua IKTS Armanto, bersama seluruh dewan penasehat serta pengurus IKTS lainnya.
Menurut Armanto, pihaknya sangat senang dan tersanjung dapat dikunjungi oleh Konjen Tiongkok ke Seketariat IKTS. Apalagi, kegiatan kunjungan ini juga sebagai langkah mempererat silaturahmi serta kerja sama antara Konjen Tiongkok dan IKTS ke depannya.
"Kami mengucapkan te- rima kasih kepada Konjen Cina yang telah meluangkan waktu untuk berkunjung. Semoga kedepan kita bisa membuat kerjasama sosial guna membantu kepada sesama yang membutuhkan," ucapnya.
Setelah usai berkeliling di gedung Seketariat IKTS, Sekretaris IKTS, Tohan tampak menjelaskan, secara singkat sejarah berdirinya IKTS, serta suasana Tahun Baru Imlek di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti yang terkenal dengan perang airnya.
"Kami akan promosikan segala bentuk tradisi yang khas di Selat Panjang, dengan pernag air yang kita miliki semoga dapat menjadi daya tarik pelancong untuk berkunjung ke Selatpanjang dan juga Provinsi Riau,"jelasnya.
Sementara itu, Konjen Cina Kota Medan, Qiu Weiwei dalam kunjungan perdana ke Pekanbaru mengaku senang bisa komunikasi dengan ormas Tionghoa, terutama dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek.(ayi)
Pemko Pekanbaru membongkar bangunan liar di aset pemerintah kawasan Jalan Sudirman Ujung, Rumbai, menggunakan alat…
Polda Riau mengungkap dugaan peredaran sabu di Rantau Kopar, Rohil. Seorang pria diamankan, lokasi penggerebekan…
Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…
Penampilan tim dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat sukses memeriahkan suasana Riau Pos-HSBL dan…
Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.
Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…