Ilustrasi: Teknologi layar di panel instrumen mobil yang tengah dikembangkan Bosch (TECHCRUNCH)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Raksasa teknologi Jerman dan pemasok industri otomotif utama, Bosch mengungkapkan tengah menyiapkan teknologi baru. Teknologi tersebut akan mendukung tampilan atau layar digital 3D generasi ke depan untuk digunakan di dalam mobil.
Sebagaimana dilansir JawaPos.com dari TechCrunch, Selasa (10/9), perusahaan itu mengatakan telah menciptakan serangkaian produk baru untuk pabrikan otomotif yakni penerapan teknologi 3D pasif untuk menciptakan efek tiga dimensi nyata. Teknologi memungkinkan layar di mobil memprioritaskan informasi tertentu dan mengemas lebih banyak informasi dalam layar yang lebih kecil.
Bosch juga mengklaim bahwa teknologi 3D akan meningkatkan fungsi bantuan driver berbasis kamera. Misalnya, sistem kamera putar 3D dapat memberi pengemudi rasa keamanan dan kenyamanan yang lebih baik. Selain itu tampilan ruang di belakang kendaraan yang lebih realistis.
Perusahaan mengatakan bahwa teknologinya siap dan dapat diterapkan dalam semua bentuk dan ukuran. Namun, Bosch bukan yang pertama yang mengembangkan tampilan 3D untuk digunakan di kendaraan. Pemasok elektronik otomotif Amerika Serikat (AS) Visteon telah mengembangkan instrument cluster 3D yang akan memulai debutnya di Peugeot 208. Teknologi ini mengandalkan cermin untuk menciptakan efek holografik.
Bosch mengklaim bahwa teknologi 3D pasifnya lebih benar untuk membentuk penyiaran tiga dimensi melalui teknologi tampilan. Teknologi ini tidak memerlukan kacamata atau refleksi agar efek 3D dapat terlihat. Dengan teknologi tersebut, pengemudi bisa fokus pada jalan.
Bosch mengatakan ada beberapa alasan kuat dalam membuat teknologi ini. Pengemudi perlu peringatan. Selain itu, kamera parkir dapat menghadirkan tampilan 3D yang lebih akurat kepada pengemudi sehingga benar-benar memahami ruang tempat bekerja. Selama navigasi, panduan dapat menawarkan representasi 3D, di mana dan kapan harus berbelok.
Bosch dengan teknologi tersebut tampaknya juga sedang bersiap menyambut era kendaraan otonom. Dengan layar imersif dalam mobil bisa menjadi lebih banyak kesempatan untuk menghibur dan memberi informasi kepada penumpang.
Kendati teknologi tersebut tengah dikembangkan, perusahaan tidak mengatakan kapan akan hadir di mobil-mobil terbaru. Namun yang pasti, teknologi ini akan hadir pada mobil-mobil premium dengan segudang fitur canggih di dalamnya.
Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi
Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…
Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…
RSUD Arifin Achmad berhasil menangani kasus langka pasien tersedak paku hingga ke paru-paru tanpa operasi…
Polres Bengkalis menggerebek rumah di Bandar Laksamana yang diduga jadi penampungan PMI ilegal. Empat terduga…
Puluhan siswa SMP Global Andalan mengikuti outing class ke Riau Pos untuk belajar jurnalistik, mengenal…
Pemko Pekanbaru menyegel New Paragon KTV usai viral video pesta waria. Pemeriksaan masih berlangsung, izin…