Categories: Nasional

Pegadaian Ditipu dengan Emas Sepuh Imitasi Rp1 M

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Modus penipuan kian beragam. Warga diharapkan waspada dengan beberapa tindak kriminal yang marak terjadi. Salah satunya adalah penipuan dengan modus menyepuh emas. Karena, ada usaha Pegadaian yang ditipu emas imitasi dengan cara penyepuhan emas.

Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan berhasil menangkap  tujuh orang karena memalsukan perhiasan dengan modus menyepuh emas. Mereka adalah A, 20; R, 21; SD, 43; S, 52; LY, 19; F, 25;  FR, 23. Mereka melakukan aksi kejahatannya di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur.

Setelah membuat perhiasan palsu, pelaku memakainya untuk transaksi jual beli di dua kantor Pegadaian. Beberapa pelaku ternyata berhubungan keluarga satu sama lain. Tersangka A dan R merupakan pasangan suami istri yang berperan sebagai orang yang menggadaikan perhiasan.

Sedangkan, SD dan S merupakan orangtua dari R dan mertua A, sementara F orang yang mencari perhiasan palsu kemudian memberikan perhiasan tersebut ke FR yang tinggal di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, untuk disepuh. Kemudian, tersangka lainnya yaitu LY bertugas mengantarkan A dan R ke Pegadaian. Para pelaku diciduk di lokasi berbeda.

Tersangka A, R, SD diringkus di Jatijajar, Tapos, Depok, pada 27 Juni 2019. Lalu S, LY, F, dan FR dtangkap di Pekanbaru, Riau, pada 12 Juli 2019. “Mereka beli perhiasan imitasi yang harganya puluhan ribu rupiah,” ucap Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Andi Sinjaya Ghalib, Jumat (9/8).

Dua Pegadaian yang jadi korban mereka yaitu di kawasan Jagakarsa dan Ragunan. Karena tersangka datang beberapa kali dengan identitas berbeda, pihak Pegadaian pun curiga. Setelah tahu ditipu, pihak Pegadaian pun melapor ke polisi. Dengan cepat polisi menciduk para pelaku.

Akibat hal ini, dua pegadaian tersebut rugi mencapai Rp1 miliar. Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara. “Akhirnya Pegadaian melakukan tes lagi secara mendalam terhadap objek yang digadaikan itu,” pungkas dia.

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwir

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

19 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

20 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

1 hari ago