Minggu, 6 April 2025
spot_img

Pria Jepang Sengaja Tularkan Virus Corona

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Seorang pria Jepang berusia 50 tahun yang dites positif terkena virus corona jenis baru atau COVID-19 marah dan kecewa. Dia tak terima dinyatakan telah terinfeksi virus corona. Sebagai pelampiasan amarahnya, dia sengaja pergi ke bar yang banyak pengunjung untuk menyebarkan virus corona.

Sebelumnya pria Jepang itu tidak menunjukkan gejala terkena virus corona. Namun, dia kemudian diuji di sebuah rumah sakit di Kota Gamagori, Jepang pada Rabu (4/3). Itu dilakukan setelah kedua orang tuanya yang tinggal bersamanya terinfeksi virus corona. Dan, hasilnya pria tersebut positif terkena COVID-19. Hal ini seperti dilansir dari Mirror, Senin (9/3).

Setelah dites positif terkena virus corona, pria itu disuruh menunggu di rumah sampai dokter dapat menemukan ruang untuk fasilitas medis. Bukannya mengikuti saran dokter, pria itu justru memutuskan untuk naik taksi ke bar Izakaya (bar informal Jepang) yang menyajikan minuman beralkohol dan makanan ringan.

Baca Juga:  Biaya Mengobati Covid-19 per Orang Bisa Habiskan Rp184 Juta

"Saya akan menyebarkan virus," kata pria tersebut kepada keluarganya seperti dilansir Mirror.

Dia kemudian berjalan kaki ke bar setelah turun dari taksi. Pria yang tidak disebutkan namanya itu mengatakan kepada orang-orang di sana bahwa dia telah dites positif terkena virus corona. Setelah itu seorang anggota staf melaporkan kepada pusat kesehatan setempat.

Petugas dari Kantor Polisi Gamagori, mengenakan pakaian pelindung, tiba di bar untuk menangkap pria itu. Ternyata pria itu sudah pulang dengan taksi. Kini, bar tersebut disterilisasi. Karyawan serta pelanggan menjalani pemeriksaan medis.

Wali Kota Gamagori, Toshiaki Suzuki menyesalkan kejadian tersebut. "Sangat disesalkan bahwa pria itu tidak tinggal di rumah seperti yang diperintahkan petugas medis," ujarnya.

Baca Juga:  HIdayat Nur Wahid Ajak Para Dai Jaga Indonesia

Jumlah kasus positif virus corona di Jepang per Senin (9/3), 1.198. Dari total itu, 696 orang berasal dari kapal pesiar Diamond Princess yang dikarantina di pelabuhan Yokohama, selatan Tokyo. Banyak sekolah di kota-kota besar di Jepang menyediakan ruang kelas terbuka untuk siswa setelah pemerintah memutuskan untuk menutup semua sekolah dasar dan menengah mulai 2 Maret 2020.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Seorang pria Jepang berusia 50 tahun yang dites positif terkena virus corona jenis baru atau COVID-19 marah dan kecewa. Dia tak terima dinyatakan telah terinfeksi virus corona. Sebagai pelampiasan amarahnya, dia sengaja pergi ke bar yang banyak pengunjung untuk menyebarkan virus corona.

Sebelumnya pria Jepang itu tidak menunjukkan gejala terkena virus corona. Namun, dia kemudian diuji di sebuah rumah sakit di Kota Gamagori, Jepang pada Rabu (4/3). Itu dilakukan setelah kedua orang tuanya yang tinggal bersamanya terinfeksi virus corona. Dan, hasilnya pria tersebut positif terkena COVID-19. Hal ini seperti dilansir dari Mirror, Senin (9/3).

Setelah dites positif terkena virus corona, pria itu disuruh menunggu di rumah sampai dokter dapat menemukan ruang untuk fasilitas medis. Bukannya mengikuti saran dokter, pria itu justru memutuskan untuk naik taksi ke bar Izakaya (bar informal Jepang) yang menyajikan minuman beralkohol dan makanan ringan.

Baca Juga:  8000 Pengungsi Rusuh Wamena

"Saya akan menyebarkan virus," kata pria tersebut kepada keluarganya seperti dilansir Mirror.

Dia kemudian berjalan kaki ke bar setelah turun dari taksi. Pria yang tidak disebutkan namanya itu mengatakan kepada orang-orang di sana bahwa dia telah dites positif terkena virus corona. Setelah itu seorang anggota staf melaporkan kepada pusat kesehatan setempat.

Petugas dari Kantor Polisi Gamagori, mengenakan pakaian pelindung, tiba di bar untuk menangkap pria itu. Ternyata pria itu sudah pulang dengan taksi. Kini, bar tersebut disterilisasi. Karyawan serta pelanggan menjalani pemeriksaan medis.

Wali Kota Gamagori, Toshiaki Suzuki menyesalkan kejadian tersebut. "Sangat disesalkan bahwa pria itu tidak tinggal di rumah seperti yang diperintahkan petugas medis," ujarnya.

Baca Juga:  HIdayat Nur Wahid Ajak Para Dai Jaga Indonesia

Jumlah kasus positif virus corona di Jepang per Senin (9/3), 1.198. Dari total itu, 696 orang berasal dari kapal pesiar Diamond Princess yang dikarantina di pelabuhan Yokohama, selatan Tokyo. Banyak sekolah di kota-kota besar di Jepang menyediakan ruang kelas terbuka untuk siswa setelah pemerintah memutuskan untuk menutup semua sekolah dasar dan menengah mulai 2 Maret 2020.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Pria Jepang Sengaja Tularkan Virus Corona

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Seorang pria Jepang berusia 50 tahun yang dites positif terkena virus corona jenis baru atau COVID-19 marah dan kecewa. Dia tak terima dinyatakan telah terinfeksi virus corona. Sebagai pelampiasan amarahnya, dia sengaja pergi ke bar yang banyak pengunjung untuk menyebarkan virus corona.

Sebelumnya pria Jepang itu tidak menunjukkan gejala terkena virus corona. Namun, dia kemudian diuji di sebuah rumah sakit di Kota Gamagori, Jepang pada Rabu (4/3). Itu dilakukan setelah kedua orang tuanya yang tinggal bersamanya terinfeksi virus corona. Dan, hasilnya pria tersebut positif terkena COVID-19. Hal ini seperti dilansir dari Mirror, Senin (9/3).

Setelah dites positif terkena virus corona, pria itu disuruh menunggu di rumah sampai dokter dapat menemukan ruang untuk fasilitas medis. Bukannya mengikuti saran dokter, pria itu justru memutuskan untuk naik taksi ke bar Izakaya (bar informal Jepang) yang menyajikan minuman beralkohol dan makanan ringan.

Baca Juga:  Thailand Akan Pakai Semua Undang-Undang Lawan Demonstran 

"Saya akan menyebarkan virus," kata pria tersebut kepada keluarganya seperti dilansir Mirror.

Dia kemudian berjalan kaki ke bar setelah turun dari taksi. Pria yang tidak disebutkan namanya itu mengatakan kepada orang-orang di sana bahwa dia telah dites positif terkena virus corona. Setelah itu seorang anggota staf melaporkan kepada pusat kesehatan setempat.

Petugas dari Kantor Polisi Gamagori, mengenakan pakaian pelindung, tiba di bar untuk menangkap pria itu. Ternyata pria itu sudah pulang dengan taksi. Kini, bar tersebut disterilisasi. Karyawan serta pelanggan menjalani pemeriksaan medis.

Wali Kota Gamagori, Toshiaki Suzuki menyesalkan kejadian tersebut. "Sangat disesalkan bahwa pria itu tidak tinggal di rumah seperti yang diperintahkan petugas medis," ujarnya.

Baca Juga:  Nyari Lubang Kunci

Jumlah kasus positif virus corona di Jepang per Senin (9/3), 1.198. Dari total itu, 696 orang berasal dari kapal pesiar Diamond Princess yang dikarantina di pelabuhan Yokohama, selatan Tokyo. Banyak sekolah di kota-kota besar di Jepang menyediakan ruang kelas terbuka untuk siswa setelah pemerintah memutuskan untuk menutup semua sekolah dasar dan menengah mulai 2 Maret 2020.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Seorang pria Jepang berusia 50 tahun yang dites positif terkena virus corona jenis baru atau COVID-19 marah dan kecewa. Dia tak terima dinyatakan telah terinfeksi virus corona. Sebagai pelampiasan amarahnya, dia sengaja pergi ke bar yang banyak pengunjung untuk menyebarkan virus corona.

Sebelumnya pria Jepang itu tidak menunjukkan gejala terkena virus corona. Namun, dia kemudian diuji di sebuah rumah sakit di Kota Gamagori, Jepang pada Rabu (4/3). Itu dilakukan setelah kedua orang tuanya yang tinggal bersamanya terinfeksi virus corona. Dan, hasilnya pria tersebut positif terkena COVID-19. Hal ini seperti dilansir dari Mirror, Senin (9/3).

Setelah dites positif terkena virus corona, pria itu disuruh menunggu di rumah sampai dokter dapat menemukan ruang untuk fasilitas medis. Bukannya mengikuti saran dokter, pria itu justru memutuskan untuk naik taksi ke bar Izakaya (bar informal Jepang) yang menyajikan minuman beralkohol dan makanan ringan.

Baca Juga:  Thailand Akan Pakai Semua Undang-Undang Lawan Demonstran 

"Saya akan menyebarkan virus," kata pria tersebut kepada keluarganya seperti dilansir Mirror.

Dia kemudian berjalan kaki ke bar setelah turun dari taksi. Pria yang tidak disebutkan namanya itu mengatakan kepada orang-orang di sana bahwa dia telah dites positif terkena virus corona. Setelah itu seorang anggota staf melaporkan kepada pusat kesehatan setempat.

Petugas dari Kantor Polisi Gamagori, mengenakan pakaian pelindung, tiba di bar untuk menangkap pria itu. Ternyata pria itu sudah pulang dengan taksi. Kini, bar tersebut disterilisasi. Karyawan serta pelanggan menjalani pemeriksaan medis.

Wali Kota Gamagori, Toshiaki Suzuki menyesalkan kejadian tersebut. "Sangat disesalkan bahwa pria itu tidak tinggal di rumah seperti yang diperintahkan petugas medis," ujarnya.

Baca Juga:  Rencana Bazar di Atas Jembatan WFC Tuai Kontroversi

Jumlah kasus positif virus corona di Jepang per Senin (9/3), 1.198. Dari total itu, 696 orang berasal dari kapal pesiar Diamond Princess yang dikarantina di pelabuhan Yokohama, selatan Tokyo. Banyak sekolah di kota-kota besar di Jepang menyediakan ruang kelas terbuka untuk siswa setelah pemerintah memutuskan untuk menutup semua sekolah dasar dan menengah mulai 2 Maret 2020.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari