masker
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – SUATU sore, Budi merasakan lapar sekali. Ia pun memilih sebuah warung mi ayam.
Budi memesan satu porsi mi ayam plus teh es.
Sambil menunggu pesanannya datang, Budi berselancar di dunia maya. Ia melihat berita soal kasus Covid-19 yang kini mulai kembali naik.
Budi langsung memeriksa maskernya.
"Ah… aman, masih pakai masker,"sebutnya tenang.
Lalu ia pun melihat ke sekililing dan mengetahui tak banyak orang di dalam warung itu.
Pesanan Budi pun datang.
Mata Budi masih ke arah handphone yang sengaja ia tegakkan dengan bantuan gelas. Ini agar ia bisa tetap melihat berita terkini melalui handphonenya sambil makan.
Tangannya mulai sibuk mengaduk mi ayam dan menambahkan cabai serta saos sambal.
Melihat mi ayamnya sudah siap untuk dimakan, dengan bantuan sumpit Budi memasukkan mi ayam ke dalam mulutnya.
Tapi, dia lupa belum melepaskan maskernya.
Alhasil, mi ayam itu gagal masuk ke mulut karena terhalang masker.
Maskernya pun menjadi kotor terkena mi.
Menyadari hal tersebut, Budi buru-buru melepaskan maskernya.
"Alamakk..!!! Untung nggak ada yang lihat," katanya sambil melihat ke sekeliling.(dof)
Kejati Riau telah menggeledah 11 lokasi terkait dugaan korupsi jasa kapal di Dumai dan menyita…
Bupati Rohul melepas 56 JCH Korpri menuju Tanah Suci. Jemaah diingatkan menjaga kesehatan, sikap, dan…
Polres Siak menangkap dua pelaku penyalahgunaan biosolar subsidi dengan modus mobil tangki modifikasi dan barcode…
Sebanyak 422 calon siswa berebut 252 kursi di SKO Riau. Seleksi ketat digelar untuk menjaring…
Sebanyak 48,39 ton komoditas pangan ilegal dimusnahkan di Inhil. Barang tanpa dokumen ini dinilai berbahaya…
Pemko Pekanbaru prioritaskan penertiban PKL di Jalan HR Soebrantas dengan pendekatan humanis demi menjaga ketertiban…