masker
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – SUATU sore, Budi merasakan lapar sekali. Ia pun memilih sebuah warung mi ayam.
Budi memesan satu porsi mi ayam plus teh es.
Sambil menunggu pesanannya datang, Budi berselancar di dunia maya. Ia melihat berita soal kasus Covid-19 yang kini mulai kembali naik.
Budi langsung memeriksa maskernya.
"Ah… aman, masih pakai masker,"sebutnya tenang.
Lalu ia pun melihat ke sekililing dan mengetahui tak banyak orang di dalam warung itu.
Pesanan Budi pun datang.
Mata Budi masih ke arah handphone yang sengaja ia tegakkan dengan bantuan gelas. Ini agar ia bisa tetap melihat berita terkini melalui handphonenya sambil makan.
Tangannya mulai sibuk mengaduk mi ayam dan menambahkan cabai serta saos sambal.
Melihat mi ayamnya sudah siap untuk dimakan, dengan bantuan sumpit Budi memasukkan mi ayam ke dalam mulutnya.
Tapi, dia lupa belum melepaskan maskernya.
Alhasil, mi ayam itu gagal masuk ke mulut karena terhalang masker.
Maskernya pun menjadi kotor terkena mi.
Menyadari hal tersebut, Budi buru-buru melepaskan maskernya.
"Alamakk..!!! Untung nggak ada yang lihat," katanya sambil melihat ke sekeliling.(dof)
Festival Bakar Tongkang 2026 di Bagansiapiapi berlangsung lancar, namun jumlah pengunjung menurun. Tiang tongkang roboh…
Hari terakhir pendaftaran SPMB SD Negeri Pekanbaru diwarnai kedatangan wali murid ke sekolah untuk memastikan…
Plt Bupati Kuansing Muklisin mengeluarkan enam poin imbauan kepada OPD, meminta ASN tetap bekerja profesional…
KPK menetapkan Bupati Kuansing Suhardiman Amby sebagai tersangka dugaan suap jabatan Sekda. Kasus ini menyeret…
Keterlambatan mobil tangki membuat antrean BBM mengular di empat SPBU Pulau Bengkalis. Warga mendesak pemerintah…
Perbaikan Jembatan Desa Pasir Utama Rohul masih berlangsung. Kendaraan berat dilarang melintas sementara hingga pekerjaan…