Categories: Pekanbaru

Pansus Gesa Pembahasan Ranperda SPALD-T

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Panitia khusus (Pansus) DPRD Kota Pekanbaru untuk Ranperda Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) menggesa pembahasan. Ditargetkan selesai Mei mendatang.

"Tadi kami rapat soal teknis pengolahan air limbah," kata anggota pansus Roni Pasla kepada wartawan.

Dalam rapat ini, disampaikan Roni, mengundang pihak-pihak terkait, dilaksanakan di ruang Banmus DPRD Kota Pekanbaru.

"Artinya juga, pansus melihat sejauh mana rencana pemko mengolah air limbah di Pekanbaru yang akan dibuat secara terpadu,"  paparnya.

Disampaikannya juga, bahwa, saat ini Pekanbaru dalam proses pengerjaan pembangunan instalasi SPALD-T. Diharapkan agar ada harmonisasi dalam pembangunannya.

"Dibangun dengan tanpa ada komplen dari masyarakat, seharusnya begini. Namun kenyataannya justru banyak keluhan yang sampai ke DPRD, ini tentu menjadi catatan,” pungkasnya.

Maka dari itu, disampaikan Roni, sebagai salah satu kota, yang menjadi pilot project, pembangunan SPALD-T, berharap Ranperda ini bisa segera tuntas dan bisa bermanfaat buat masyarakat.

"Perda pengolahan air limbah ini kita belum punya, makanya kita terus gesa dan paling lama bulan Mei sudah tuntas," pungkasnya lagi.

Disampaikan Roni lagi, untuk kepentingan bersama, dan sebagai kota besar, maupun kota maju, pemerintah harus bisa menjamin sistem limbahnya agar tidak mencemari lingkungan.

"Salah satu standar minimal yang wajib disediakan pemerintah kepada masyarakat kita, ya ini. Sekarang baru saluran induk, waktunya sudah dua tahun, belum lagi saluran dari rumah warga,"  kata politisi PAN ini.

Dilanjutkan Roni lagi, dari pembahasan pansus bersama pihak-pihak terkait dan bertanggungjawab, SPALD-T ini fungsinya adalah untuk saluran kotoran rumah tangga.

Dan pembangunnya sudah dilakukan. Di antaranya di kecamatan Sukajadi, Limapuluh, Pekanbaru Kota, dan Tenayan Raya, sebagai jalur pembuangan akhirnya menuju Sungai Siak.

"Kita berharap, kontraktor bisa bekerja maksimal, dan dapat meminimalisir keluhan. Caranya percepat pekerjaannya," tuturnya.

Ditegaskan Roni, Pansus kembali akan menggelar rapat pansus, dan juga akan bersama kontraktor turun ke lapangan melihat proses pekerjaan. "Kami maunya harus ada SOP lingkungan yang diperhatikan,” katanya.(lim)

Laporan AGUSTIAR, Kota

 

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

3 jam ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

4 jam ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

4 jam ago

Alasan Ketua Fraksi Golkar DPRD Riau Mundur, Nalladia Ayu Rokan Diganti Imustiar

nalladia ayu rokan, ketua fraksi golkar dprd riau mundur dari jabatannya dan digantikan imustiar sebagai…

19 jam ago

Ribuan Pil Ekstasi Berbagai Merek Disimpan dalam Lemari Rumah, Perempuan 27 Tahun Ditangkap di Pekanbaru, Pemasok Diburu

ribuan pil ekstasi ditangkap di pekanbaru, 1.226 butir esktasi berbagai merek disimpan dalam lemari rumah,…

19 jam ago

HSBL Selatpanjang 2026 Dimulai, Simak Daftar Sekolah yang Siap Bertarung

HSBL 2026 Selatpanjang Series kembali digelar setelah vakum enam tahun. Enam sekolah siap bersaing dalam…

23 jam ago