Categories: Nasional

Korban Gigitan Hewan Rabies Meningkat Tajam

MERANTI (RIAUPOS.CO) — Sejak dua tahun terakhir, kasus gigitan hewan menular rabies (HPR) di Kabupaten Kepulauan Meranti terus mengalami peningkatan. Dari catatan dinas terkait, sejak Januari hingga Agustus 2019 ini, jumlah korban gigitan HPR terus bertambah. Angka terakhir sebanyak 35 kasus.

“Meningkat jika dibandingkan dari tahun sebelumnya. Namun peningkatan kasus gigitan HPR tidak signifikan atau tidak tajam,” ungkap Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit Dinkes Kepulauan Meranti Muhammad Fahri SKM, Senin (5/8).

Pasalnya dari data 2017 lalu, kasus gigitan HPR terdapat 43 kasus. Sementara 2018 terdapat 78 kasus. Untuk 2018 masih belum tutup laporan, namun menurutnya hingga kemarin sudah terdapat 35 kasus gigitan HPR. 

Namun ia tidak menyangkal jika jumlah tersebut akan bertambah atau tetap hingga akhir tahun. Kendati HPR tersebut belum pasti positif mengidap rabies, namun korban gigitan HPR telah melalui proses perawatan pemberian vaksin rabies.

Hal itu untuk mengantisipasi jika hewan yang mengigit korban tersebut mengidap rabies.

“Kami kan tak tau apakah hewan tersebut rabies. Sebab, hewan tersebut tidak tertangkap usai menggigit korbannya,” ujar Fahri.

Fahri mengimbau warga yang terkena gigitan HPR segera melapor ke Puskesmas agar segera mendapatkan vaksinasi rabies. Jika terlambat mendapatkan pertolongan medis kata Fahri, bisa membahayakan nyawa korbannya.

“Bisa menyebabkan kematian bagi korbannya. Kalau digigit kucing, anjing dan kera, cepat ke Puskesmas,” ujarnya.(*4)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

290 Bilik Santri Ludes Terbakar, Bupati Kampar Langsung Turun ke Ponpes Syekh Burhanuddin

Kebakaran menghanguskan 290 bilik santri Ponpes Syekh Burhanuddin Kampar. Pemkab bergerak cepat mendirikan tenda dan…

24 menit ago

Harga Kelapa Anjlok, Ratusan Mahasiswa dan Petani Kepung Kantor Bupati Inhil

Ratusan mahasiswa dan petani kelapa menggelar aksi di Kantor Bupati Inhil. Mereka mendesak pemerintah memperjuangkan…

2 jam ago

7.341 PKH dan 10.428 Sembako Kemensos Proses Penyaluran, Terlibat Pinjol dan Judol Tak Lagi Mendapat Bantuan

Penerima bansos di Siak menurun pada triwulan III. Dinsos menyebut pindah, pinjol hingga judol sebagai…

2 jam ago

Pasien Koma Meninggal Usai Dirujuk ke Pekanbaru, Keluarga Ungkap Kronologinya

Video pasien koma viral di media sosial. Keluarga menyoroti lamanya proses rujukan, sementara RSUD Bagansiapiapi…

2 jam ago

14 Tim Basket Kampar dan Rohul Berebut Juara di Riau Pos-HSBL 2026

Sebanyak 14 tim basket pelajar Kampar dan Rohul siap bertarung di Riau Pos-HSBL 2026 Seri…

2 jam ago

Miris! Tiga Anak di Siak Setiap Hari Mengemis, Orang Tua Diberi Ultimatum

Tiga anak di Siak tak lagi sekolah dan setiap hari mengemis di jalan. Dinsos turun…

1 hari ago