Categories: Pekanbaru

Siswa SMA Dominasi Pelanggaran Lalu Lintas

(RIAUPOS.CO) — Siapapun pengendara wajib mematuhi peraturan lalu lintas (lalin), baik roda dua, roda empat maupun bus. Jika tidak mematuhi aturan siap-siap terkena sanksi, tilang misalnya. Kerap pelanggaran lalu lintas terjadi akibat buru-buru maupun melawan arus.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru AKP Emil Eka Putra menjelaskan, pelanggaran lalu lintas didominasi oleh pengendara roda dua dari pada roda empat. “Pengendara pun banyak didominasi anak sekolah menengah atas (SMA),” sebutnya.
Katanya, data Juli 2019, terjadi sebanyak 2.056 pelanggaran lalu lintas. Dari total pelanggaran tersebut, jika digolongkan pendidikannya paling banyak adalah siswa-siswi SMA.
“Rincinya, anak SD yang melanggar lalu lintas ada 10 orang, SMP 36 orang, SMA 1.874 orang, perguruan tinggi 586 orang,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Satlantas Polresta Pekanbaru memang sedang gencar dan fokus melakukan tilang terhadap orang yang melawan arus serta kendaraan yang memakai lampu strobo. Menurutnya, lampu strobo tidak sembarang digunakan.
“Lampu berwarna biru lengkap dengan sirine digunakan oleh pihak kepolisian. Warna merah untuk kendaraan emergency dalam keadaan darurat. Dan yang berwarna kuning untuk kendaraan alat berat dan bermuatan berbahaya,” ucapnya.
Sebaiknya sebagai seorang pelajar harus bisa mencontohkan bahwa dirinya lebih baik, misalnya bagi yang sudah cukup umur dan memakai kendaraan agar mematuhi peraturan lalu lintas.
Ia mengimbau bagi anak sekolah yang menggunakan kendaraan baiknya yang sudah cukup umur, memiliki KTP dan surat izin mengemudi (SIM). “Jika belum memiliki syarat-syarat tersebut alangkah baiknya untuk tidak menggunakan kendaraan terlebih dahulu,” tuturnya.
“Di samping melakukan penegakan hukum kami pun melakukan pencegahan dengan memberi pendidikan lalu lintas kepada siswa-siswi sekolah pada setiap Seninnya,” jelasnya. (*3)

Laporan MUSLIM NURDIN, Pekanbaru

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Miris! Tiga Anak di Siak Setiap Hari Mengemis, Orang Tua Diberi Ultimatum

Tiga anak di Siak tak lagi sekolah dan setiap hari mengemis di jalan. Dinsos turun…

20 jam ago

Fazya-Halda Dinobatkan sebagai Bujang Dara Meranti 2026, Siap Melangkah ke Tingkat Riau

Muhammad Fazya Kurniawan dan Halda Mirsyanda terpilih sebagai Bujang Dara Meranti 2026 dan akan mewakili…

21 jam ago

MUI Ingatkan Warga Jelang Agustusan: Soal Pakaian Karnaval hingga Hadiah Lomba

MUI mengingatkan masyarakat soal ketentuan agama dalam karnaval dan lomba Agustusan, termasuk busana serta penggunaan…

21 jam ago

Target 100 Pohon per Gudep, Wali Kota Pekanbaru Libatkan Pramuka dalam Green City

Wali Kota Pekanbaru mendorong Pramuka menjadi pelopor green city dengan target setiap gudep menanam dan…

22 jam ago

23,6 Kilometer Jalan Rusak di Pekanbaru Sudah Diperbaiki, Ini Ruas yang Masih Digarap

Perbaikan jalan di Pekanbaru terus dikebut. Dari target lebih dari 42 kilometer, sebanyak 23,6 kilometer…

22 jam ago

Karhutla di Inhu Meluas hingga 50 Hektare, Api Mulai Merangsek ke Hutan Primer

Karhutla di Sungai Guntung Hilir, Inhu, meluas hingga 50 hektare dan sulit dipadamkan karena asap…

1 hari ago